Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Kontroversi Debat Publik Tanpa Kotak Kosong, Pilwali Surabaya 2024 Memperlemah Esensi Demokrasi Deliberatif

Kontroversi Debat Publik Tanpa Kotak Kosong, Pilwali Surabaya 2024 Memperlemah Esensi Demokrasi Deliberatif

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMDebat publik dalam pemilihan wali kota (Pilwali) Surabaya 2024, merupakan instrumen penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait visi, misi, dan program kerja dari kandidat yang bersaing. Namun, ketika KPU memutuskan untuk menyelenggarakan debat tanpa kehadiran pendukung “kotak kosong”, hal ini menimbulkan beberapa pertanyaan penting terkait dengan aspek partisipasi pemilih, prinsip demokrasi, dan kesetaraan dalam kompetisi elektoral.

Salah satu tantangan utama adalah ketidaksetaraan akses informasi dan pendidikan politik di seluruh lapisan masyarakat. Sebuah studi yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia pada tahun 2020 menunjukkan bahwa tingkat literasi politik di Indonesia masih rendah. Secara ilmiah, kita dapat menelaah situasi ini melalui beberapa sudut pandang:

1. Partisipasi Pemilih dan Prinsip Demokrasi

Kotak kosong adalah opsi legal dalam sistem demokrasi Indonesia yang dirancang untuk memberikan alternatif bagi pemilih ketika hanya terdapat satu pasangan calon. Pemilih yang memilih kotak kosong pada dasarnya sedang mengekspresikan ketidakpuasan atau ketidaksetujuan terhadap satu-satunya pasangan calon yang maju. Dalam konteks ini, pemilih kotak kosong memiliki hak yang sama untuk didengar dan diwakili dalam arena diskusi politik, termasuk dalam debat publik.

Menjauhkan pendukung kotak kosong dari debat dapat dilihat sebagai pengurangan representasi bagi kelompok pemilih yang menolak calon tunggal. Hal ini berpotensi mengurangi partisipasi politik dan memperlemah esensi demokrasi deliberatif, di mana berbagai pandangan harus diberikan ruang yang setara dalam diskusi politik.

2. Debat Publik, Keadilan dalam Kompetisi

Debat publik tanpa kehadiran perwakilan atau suara bagi kotak kosong dapat menciptakan bias dalam persepsi pemilih. Publik hanya akan mendengar narasi tunggal dari pasangan calon yang ada tanpa adanya kritik atau perspektif alternatif. Dari perspektif fairness atau keadilan dalam kompetisi, ini dapat memunculkan ketidakseimbangan, karena debat menjadi platform eksklusif untuk mempromosikan satu calon tanpa pengawasan yang kritis.

Padahal, dalam teori demokrasi, kompetisi yang adil (fair competition) menuntut adanya ruang bagi kritik dan tantangan terhadap setiap calon. Jika debat publik sepenuhnya mendukung satu calon, publik tidak akan mendapatkan pandangan yang utuh atau peluang untuk mempertanyakan kebijakan dan janji yang ditawarkan.

3. Fungsi Debat sebagai Edukasi Publik

Debat kandidat bukan hanya soal persaingan antar kandidat, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi politik bagi pemilih. Penyelenggaraan debat tanpa peran kotak kosong melemahkan fungsi ini, karena debat berisiko menjadi ajang propaganda daripada diskusi yang memaparkan berbagai alternatif pemikiran politik.

Dalam debat yang melibatkan kotak kosong, meskipun tidak ada figur atau tim kampanye resmi yang mewakili kotak kosong, publik dapat teredukasi mengenai alasan di balik keberadaan opsi tersebut. Ini bisa mencakup pertanyaan kritis mengenai sistem politik, kompetisi yang tidak merata, atau kurangnya calon alternatif yang kuat. Tanpa ini, diskusi politik menjadi satu arah dan terbatas.

4. Implikasi Terhadap Kepercayaan Publik

Secara psikologis, eksklusi pendukung kotak kosong dapat mempengaruhi kepercayaan publik terhadap integritas proses pemilu. Pemilih yang merasa aspirasinya tidak dihargai cenderung merasa frustasi dan apatis terhadap sistem politik. Penurunan tingkat partisipasi pemilih atau munculnya ketidakpercayaan terhadap pemilu bisa menjadi dampak jangka panjang dari keputusan seperti ini. Dalam jangka panjang, mengesampingkan kotak kosong dapat melemahkan legitimasi hasil pemilu.

Dari perspektif ilmiah, KPU seharusnya mempertimbangkan untuk memberikan ruang representasi atau mekanisme partisipasi yang lebih adil bagi pemilih kotak kosong dalam debat publik. Meskipun tidak mungkin menghadirkan tokoh perwakilan kotak kosong, format debat bisa dirancang untuk mengakomodasi pertanyaan atau isu yang mencerminkan kekhawatiran para pemilih kotak kosong. Hal ini akan memberikan keseimbangan naratif dan menjaga integritas serta kesetaraan dalam debat publik.

Debat publik yang diadakan tanpa keterlibatan atau representasi bagi pendukung kotak kosong dapat mengganggu prinsip keadilan dalam demokrasi, melemahkan fungsi edukatif debat, dan menimbulkan bias dalam persepsi publik. Oleh karena itu, penting bagi penyelenggara untuk memastikan adanya mekanisme yang inklusif, sehingga setiap suara—termasuk suara yang menolak calon tunggal—dapat didengar dan dihargai dalam proses pemilihan. Wallahu A’lam Bishowab. (@)

*Redaksi Diagramkota.com

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Hari Bhayangkara ke-78: Polres Gresik Naikkan Pangkat 51 Anggota

    Semarak Hari Bhayangkara ke-78: Polres Gresik Naikkan Pangkat 51 Anggota

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 168
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka merayakan Hari Bhayangkara ke-78, Polres Gresik menggelar upacara kenaikan pangkat bagi sejumlah personelnya. Upacara yang berlangsung di halaman Pemkab Gresik ini memberikan penghargaan kepada 51 personel, terdiri dari 49 anggota Polri dan 2 pegawai negeri sipil (PNS), yang menerima kenaikan pangkat. Kenaikan pangkat ini didasarkan pada Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor: […]

  • KW 12 Rock Band Sukses Hibur Rakerwil Pegadaian Kanwil XII Surabaya di penghujung tahun

    KW 12 Rock Band Sukses Hibur Rakerwil Pegadaian Kanwil XII Surabaya di penghujung tahun

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 191
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya sukses menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2025 di Grand Ballroom Hotel Sheraton Surabaya selama dua hari, Selasa hingga Rabu (10-11/12/2024). Acara ini dihadiri sekitar 200 peserta dari Kantor Wilayah XII Surabaya, termasuk Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan, serta Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan (Dirjop) Eka Pebriansyah, […]

  • Semakin Menegangkan, Lee Junho Berjuang Selamatkan CEO di Drama Typhoon Family

    Semakin Menegangkan, Lee Junho Berjuang Selamatkan CEO di Drama Typhoon Family

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kini penampilan aktor Lee Junho 2PM dalam drama Korea Typhoon Family semakin dinantikan oleh penggemarnya. Dilansir dari Soompi, telah merilis potongan gambar, di episode berikutnya, ia akan berupaya menyelamatkan nyawa seorang CEO yang sedang putus asa. Drama ini menceritakan Lee Junho memainkan peran Kang Tae Poong, seorang pria yang hidupnya mengalami perubahan besar ketika […]

  • Produksi Susu Jawa Timur

    Produksi Susu Jawa Timur Menjadi Pilar Penting bagi Kebutuhan Nasional

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jawa Timur tercatat sebagai provinsi yang memiliki peran vital dalam memenuhi kebutuhan susu nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, provinsi ini telah menjadi sentra utama produksi sapi perah dan susu. Populasi sapi perah di Jawa Timur mencapai 292.260 ekor, yang merupakan 60 persen dari total populasi nasional. Sementara itu, produksi susu di Jawa Timur mencapai […]

  • Mengapa Pemilik Toko Jual Rokok Ilegal

    Mengapa Pemilik Toko Jual Rokok Ilegal

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Peredaran Rokok Ilegal Masih Marak di NTB DIAGRAMKOTA.COM – Peredaran rokok ilegal di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) masih terjadi secara masif hingga saat ini. Banyak toko dan kios yang menjual berbagai merek rokok ilegal, baik itu merk lokal maupun internasional. Fenomena ini tidak hanya terjadi di satu atau dua tempat, tetapi tersebar di berbagai daerah […]

  • VIETNAM,Piala Asia U23 2026

    Konsistensi Pembinaan Pemain Muda Bawa Vietnam Tampil Mengesankan di Piala Asia U23 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Piala Asia U23 2026 menjadi ajang yang menarik perhatian banyak pihak, terutama setelah timnas U23 Vietnam tampil memukau dalam laga pembuka. Meskipun Timnas U23 Indonesia tidak ambil bagian dalam turnamen ini, performa Vietnam memberikan gambaran bahwa negara tersebut memiliki fondasi kuat dalam pengembangan bakat muda. Kesuksesan Awal Vietnam di Grup A Vietnam berhasil mengalahkan […]

expand_less