Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Rencana Besar Presiden Terpilih Prabowo Subianto: Reformasi Penerimaan Negara

Rencana Besar Presiden Terpilih Prabowo Subianto: Reformasi Penerimaan Negara

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Presiden terpilih Prabowo Subianto telah mengumumkan rencana besar untuk melakukan reformasi dalam sistem penerimaan negara. Rencana ini, yang diumumkan oleh Burhanuddin Abdullah, Dewan Penasihat Presiden Terpilih, akan dimulai pada Januari 2025.

Reformasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penerimaan negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Burhanuddin Abdullah menjelaskan bahwa reformasi ini salah satu langkah utama adalah pembentukan Badan Penerimaan Negara yang akan menggabungkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).

Lembaga baru ini akan dipimpin oleh Menteri Penerimaan Negara yang bertanggung jawab atas pengelolaan pajak, cukai, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Burhanuddin menekankan bahwa perubahan kelembagaan ini penting untuk meningkatkan kapasitas dan efektivitas dalam menjalankan program strategis. “Political will melulu nggak bisa, harus ada capacity to implement will itu,” tegasnya.

Selain reformasi di bidang penerimaan negara, Prabowo juga berencana untuk melakukan transformasi kelembagaan di Kementerian BUMN.

Hal ini didasari oleh fakta bahwa BUMN memiliki aset yang besar, namun kontribusinya terhadap perekonomian masih perlu ditingkatkan. Transformasi yang direncanakan meliputi aspek bisnis, kultural, dan manajemen.

Reformasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan penerimaan negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Dengan menggabungkan DJP dan DJBC, diharapkan akan terjadi sinergi yang lebih baik dalam pengumpulan pajak dan bea cukai.

Transformasi di Kementerian BUMN juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Prabowo untuk membangun sistem pemerintahan yang lebih efektif dan berorientasi pada hasil.

Badan Penerimaan Negara untuk Tingkatkan Rasio Perpajakan; Badan Penerimaan Negara sendiri masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025. Dalam dokumen rancangan awal RKP 2025 yang disusun Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, lembaga itu diberi nama sebagai Badan Otorita Penerimaan Negara.

Badan Otorita Penerimaan Negara dibentuk untuk meningkatkan rasio penerimaan perpajakan hingga 12% terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2025, dari 10,21% pada 2023.

Upaya meningkatkan penerimaan perpajakan dilakukan untuk mencapai target rasio penerimaan perpajakan sebesar 10-12% PDB pada 2025, melalui pembenahan kelembagaan perpajakan melalui pembentukan Badan Otorita Penerimaan Negara

“Yaitu untuk meningkatkan tax ratio sehingga APBN dapat menyediakan ruang belanja yang memadai bagi pelaksanaan pembangunan dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” dikutip dari dokumen RKP 2025, Senin (22/4/2024).

Di RKP 2025 tercantum peningkatan rasio penerimaan perpajakan juga akan dilakukan dengan percepatan implementasi core tax system dengan mengoptimalkan pengelolaan data yang berbasis risiko dan interoperabilitas data, serta mendorong sistem perpajakan lebih compatible dengan struktur perekonomian.

Penguatan kegiatan ekstensifikasi pajak dan pengawasan atas Wajib Pajak High Wealth Individual juga akan diterapkan pada 2025, seiring dengan upaya penegakan hukum yang berkeadilan melalui optimalisasi pengungkapan ketidakbenaran perbuatan dan pemanfaatan kegiatan digital forensic.

Terakhir, melalui penajaman tax incentive tepat sasaran untuk mendorong sektor prioritas seperti pertanian, manufaktur, pariwisata, dan usaha mikro kecil dan menengah. (red/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persebaya Surabaya

    Persebaya Surabaya Berada di Posisi Ketujuh Klasemen Liga 1

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya kini berada di posisi ketujuh klasemen Liga 1 dengan total 39 poin. Meski belum sepenuhnya aman, peluang untuk menembus empat besar tetap terbuka jika tim mampu menjaga konsistensi performa hingga akhir musim. Pengamat sepak bola, Kukuh Ismoyo, mengatakan bahwa ada perubahan signifikan dalam taktik permainan Persebaya. Ia menyebutkan bahwa meskipun permainan […]

  • Takjil Ramadhan

    Ide Jualan Takjil Ramadhan Paling Laku dan Menguntungkan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Mengapa Takjil Menjadi Pilihan Jualan di Bulan Ramadhan DIAGRAMKOTA.COM – Takjil ramadhan merupakan pilihan jualan yang sangat diminati selama bulan suci ini, dan ada beberapa alasan di balik popularitasnya. Pertama, takjil memiliki nilai tradisional yang kuat dalam budaya Islam. Selama bulan Ramadhan, umat Muslim dianjurkan untuk berbuka puasa dengan makanan dan minuman yang manis, sehingga […]

  • DPRD Kalteng Soroti Ketidakseimbangan Pembangunan DAS Barito

    DPRD Kalteng Soroti Ketidakseimbangan Pembangunan DAS Barito

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 196
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Habib Sayid Abdurrahman mengkritik, masih tidak seimbangnya pembangunan infrastruktur di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, yang termasuk dalam Daerah Pemilihan (Dapil) IV. Keseimbangan pembangunan di wilayah tersebut dianggap masih menjadi tantangan yang perlu diselesaikan oleh pemerintah setempat. Habib Sayid Abdurrahman menyampaikan, isu pemerataan pembangunan menjadi keluhan utama masyarakat […]

  • KPU Surabaya

    KPU Surabaya Bahas Wacana Penambahan Dapil, Tunggu Regulasi dari Pusat

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 271
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya mulai menjalin silaturahmi sekaligus komunikasi politik dengan lintas partai politik peserta Pemilu di Surabaya. Salah satunya, kunjungan politik ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya, Selasa siang (7/10/2025). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penjajakan awal menjelang tahapan pemilu berikutnya, termasuk menyerap aspirasi terkait wacana […]

  • Komisi B DPRD Surabaya Beri Peringatan Tegas Terhadap Penjualan Es Krim Beralkohol

    Komisi B DPRD Surabaya Beri Peringatan Tegas Terhadap Penjualan Es Krim Beralkohol

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 251
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Temuan es krim beralkohol yang dijual secara bebas di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya memicu reaksi keras dari Komisi B DPRD Kota Surabaya. Dalam keterangannya, Ketua dan Anggota Komisi B menyatakan keprihatinan dan menegaskan pentingnya penindakan tegas serta pengawasan ketat terhadap peredaran produk pangan yang berpotensi membahayakan generasi muda. Ketua Komisi B […]

  • Sepak Bola Indonesia, Sanksi FIFA

    Pelatih Nova Arianto: Laga Uji Coba Lawan China U-17 sebagai Ajang Evaluasi Kekurangan Timnas U-17

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga uji coba antara Timnas Indonesia U-17 dan China U-17 menjadi momen penting bagi pelatih Nova Arianto. Dalam pertandingan yang digelar di Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu (8/2) dan Rabu (11/2), ia berharap bisa menemukan kekurangan dalam permainan tim Garuda Muda. Hal ini dilakukan sebagai persiapan menjelang Piala Asia U-17 2026, yang akan segera […]

expand_less