Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pemkab Sidoarjo Fasilitasi Kemudahan Perijinan dan Dagulir 2025 Bagi UMKM

Pemkab Sidoarjo Fasilitasi Kemudahan Perijinan dan Dagulir 2025 Bagi UMKM

  • account_circle Adis
  • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagramkota.comBantuan Permodalam UMKM akan diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kepada pelaku UMKM pada tahun 2025 mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Ketua TP PKK Kab Sidoarjo, Sriatun Subandi saat membuka acara pelatihan UMKM bersama KPP Pratama Sidoarjo Utara dan IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) di Gedung Klinik UKM Dinas Koperasi Jatim pada Selasa (10/9).

 

Program permodalan menjadi salah satu bentuk komitmen Pemkab sidoarjo dalam mendukung pengembangan UMKM di wilayahnya. Nominal pemberian bantuan modal akan disesuaikan dengan tingkatan kelas UMKM.

 

Melalui program permodalan yang diberikan, pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo diharapkan mampu berkembang lebih pesat dan memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan ekonomi lokal. “Program ini akan menjadi motor penggerak bagi pelaku UMKM di Sidoarjo dalam mengembangkan usahanya” ucap dr Sriatun.

 

dr. Sriatun juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada penyelenggara acara KPP Pratama Sidoarjo Utara dan IWAPI atas terselenggaranya kegiatan pelatihan tadi pagi. “Dengan keterampilan yang semakin terasah, peluang akan semakin terbuka lebar, dan tentunya, keberhasilan yang diraih dapat menjadi berkah tidak hanya bagi pengusaha, tetapi juga bagi masyarakat sekitar” imbuh Sriatun.

 

Disamping itu, Pemkab Sidoarjo juga akan terus hadir dalam memberikan dukungan yang optimal bagi para pelaku usaha kecil baik melalui permodalan maupun permudahan ijin usaha. (Dk/di)

  • Penulis: Adis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persebaya Surabaya Menghadapi Tantangan Besar Akibat Aturan Bosman

    Persebaya Surabaya Menghadapi Tantangan Besar Akibat Aturan Bosman

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 143
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, klub sepak bola ternama di Indonesia, kini menghadapi situasi yang sangat menantang. Empat pemain utamanya berpotensi pergi secara gratis pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Hal ini tidak lepas dari dampak aturan Bosman, yang telah mengubah wajah sepak bola modern sejak diberlakukan pada 1995. Aturan ini memberi kekuatan penuh kepada […]

  • Polres Jember Hadirkan Layanan Publik yang Cepat – Transparan dan Humanis Lewat Program Polantas Menyapa

    Polres Jember Hadirkan Layanan Publik yang Cepat – Transparan dan Humanis Lewat Program Polantas Menyapa

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 207
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember Polda Jatim terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan humanis. Melalui program unggulan bertajuk “Polantas Menyapa”, jajaran Satlantas Polres Jember kini aktif turun langsung ke pusat-pusat layanan masyarakat untuk memberikan edukasi serta memastikan pelayanan kepolisian berjalan sesuai prinsip profesionalisme dan akuntabilitas. Program yang […]

  • Pertumbuhan Uang Beredar Melambat UMP Jakarta dan Jabar 2026

    Warga Keluhkan Penyaluran Bansos, Antre Lima Jam dan Susahkan Lansia

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 136
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Warga penerima manfaat bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng mengeluhkan mengenai sistem pendistribusian bansos di satu titik di tingkat kelurahan, yang kini harus dijalani oleh pihak penyalur bansos. Sistem pendistribusian bansos tersebut berbeda dengan cara sebelumnya, yang bisa disalurkan hingga ke tingkat RW. Akibatnya, terjadi kerumunan warga dan antrean panjang para penerima […]

  • Presiden Prabowo, Kemiskinan Ekstrem

    Visi Presiden Prabowo: Menghilangkan Kemiskinan Ekstrem pada 2029

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Joko Widodo, dalam berbagai kesempatan, menyampaikan visi yang ambisius terkait pengurangan kemiskinan di Indonesia. Salah satu target utamanya adalah menghapus kelompok masyarakat yang termasuk dalam kategori kemiskinan ekstrem. Dalam pidatonya di acara peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, ia menegaskan bahwa tujuan tersebut akan dicapai pada tahun 2029. Kategori Kemiskinan Ekstrem dan […]

  • Ajeng Wira Wati : Momentum Hari Ibu Harus Dimanfaatkan untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

    Ajeng Wira Wati : Momentum Hari Ibu Harus Dimanfaatkan untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 337
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember selalu menjadi momen istimewa bagi bangsa Indonesia, terutama bagi para perempuan Indonesia. Peringatan Hari Ibu tidak hanya menjadi momen untuk mengucapkan terima kasih atas peran dan jasa luar biasa perempuan serta ibu bagi masyarakat Indonesia. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati, menekankan […]

  • Tunjangan DPRD Banyumas Capai Rp42 Juta, Pakar: Tanpa Transparansi Berisiko Skandal

    Tunjangan DPRD Banyumas Capai Rp42 Juta, Pakar: Tanpa Transparansi Berisiko Skandal

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Perdebatan Terkait Tunjangan Perumahan Anggota DPRD Banyumas DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah pakar dan pejabat di Kabupaten Banyumas sedang memperhatikan isu tunjangan perumahan yang diberikan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Penetapan besaran tunjangan ini dinilai terlalu besar oleh masyarakat, sehingga menimbulkan berbagai pertanyaan dan kecurigaan. Prof. Slamet Rosyadi, seorang pakar kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman […]

expand_less