Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Mahasiswa PPG UNESA Kembangkan Aplikasi Pembelajaran Matematika dengan Ikon Kota Surabaya

Mahasiswa PPG UNESA Kembangkan Aplikasi Pembelajaran Matematika dengan Ikon Kota Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Sekelompok mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan dari Jurusan Matematika Universitas Negeri Surabaya (UNESA) telah menciptakan sebuah aplikasi pembelajaran matematika berbasis augmented reality (AR). Aplikasi yang dinamakan Ruang-Ruang Petualangan (RRP) ini diperkenalkan melalui uji coba di SMPN 1 Surabaya pada Jumat, 26 Agustus 2024.

Inovasi ini lahir dari kolaborasi mahasiswa, yaitu Hadyan Ihtifazhuddin, Binti Nur Hidayah, Bunga Cahyaning Atie, Afina Aulia Purnamaningtyas, Altafia Ainur Roihana, Heni Zulatifah, dan Delvi Yurvila Nada. Ketua tim, Hadyan Ihtifazhuddin, menjelaskan bahwa ide aplikasi ini muncul dari keprihatinan mereka terhadap minat belajar siswa terhadap matematika yang semakin menurun.

“Pengalaman kami saat menjalani PPL, ketika pelajaran matematika dimulai, siswa cenderung kurang bersemangat. Mungkin karena mereka merasa sulit memahami pelajaran yang banyak memuat perhitungan dan rumus,” katanya.

Untuk mengatasi tantangan ini, dalam proyek kepemimpinan PPG UNESA, tim tersebut merancang aplikasi pembelajaran berbasis AR yang menggabungkan materi matematika dengan ikon-ikon khas Kota Surabaya.

Ikon-ikon tersebut, seperti Tugu Pahlawan dan Bambu Runcing, direpresentasikan dalam bentuk objek tiga dimensi (3D) yang menyerupai bangunan aslinya. Selain itu, aplikasi ini juga menampilkan materi bangun ruang yang dikemas dalam bentuk petualangan interaktif.

“Aplikasi ini memudahkan siswa memahami konsep bangun ruang dengan menjelajah secara virtual dari satu ikon ke ikon lain, seperti Tugu Pahlawan hingga Bambu Runcing. Di setiap titik, terdapat konten pembelajaran bangun ruang yang sesuai dengan tujuan kurikulum,” ujar Hadyan.

Binti Nur Hidayah, anggota tim lainnya, menambahkan bahwa aplikasi ini memungkinkan siswa belajar sambil menjelajah. Contohnya, mereka bisa belajar tentang bentuk tabung melalui bangunan Bambu Runcing, limas dari Museum WR Soepratman, atau kerucut dari Kubah Masjid Al-Akbar.

Lebih lanjut, siswa dapat mempelajari lingkaran dari bollard, balok dari Pakuwon Mall, serta kubus dari miniatur Ka’bah di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).

“Pendekatan kami adalah menghadirkan pelajaran matematika yang lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Kami ingin menunjukkan bahwa matematika dapat dinikmati dan diterapkan dalam keseharian,” jelasnya.

Delvi Yurvila Nada, anggota lainnya, menambahkan bahwa aplikasi ini mulai dikembangkan sejak awal Juni lalu dan sudah digunakan di SMPN 1 Surabaya. Media pembelajaran ini diharapkan dapat membantu guru-guru dalam mengajarkan matematika dengan cara yang lebih menarik dan bermakna.

Aplikasi RRP, yang tersedia di platform Android dan bisa diunduh gratis, akan terus dikembangkan. “Kami berharap aplikasi ini dapat digunakan di lebih banyak sekolah. Kami juga akan melakukan sosialisasi dan pengembangan lebih lanjut, termasuk upaya agar bisa diunduh melalui Play Store,” ujar Delvi.

Inovasi ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SMPN 1 Surabaya, Eko Widayani, mengapresiasi aplikasi pembelajaran yang kreatif ini. “Ini adalah pertama kalinya ada aplikasi matematika yang mengintegrasikan ikon lokal. Semoga dapat memotivasi siswa untuk lebih tertarik pada matematika dan mungkin teknologi serupa dapat diadopsi untuk mata pelajaran lain,” katanya. (dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Survei Meningkat, Khofifah Optimis Raih Kemenangan di Pilgub Jatim 2024

    Hasil Survei Meningkat, Khofifah Optimis Raih Kemenangan di Pilgub Jatim 2024

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, optimis menghadapi Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2024 setelah hasil survei terbaru menunjukkan dukungan signifikan bagi pasangan Khofifah-Emil. Hal ini disampaikan Khofifah saat menyapa para pekerja PT Sekar Laut Tbk di Sidoarjo, rabu (20/11/2024).   “Kami sangat bersyukur melihat hasil survei yang menunjukkan tren positif. Dukungan ini […]

  • Performa Mengesankan Persebaya Surabaya di Akhir Tahun 2025 dengan Kemenangan atas Persijap Jepara

    Performa Mengesankan Persebaya Surabaya di Akhir Tahun 2025 dengan Kemenangan atas Persijap Jepara

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 153
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya menutup tahun 2025 dengan kemenangan telak melawan Persijap Jepara. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo berhasil dimenangkan oleh Green Force dengan skor 4-0. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi tim dan para pendukungnya, terutama setelah beberapa pertandingan sebelumnya menunjukkan performa yang kurang stabil. Pesta gol Persebaya dimulai pada menit ke-26 […]

  • DPRD Surabaya: Pertina Diimbau Adaptif Terhadap Perkembangan Olahraga dan Hiburan

    DPRD Surabaya: Pertina Diimbau Adaptif Terhadap Perkembangan Olahraga dan Hiburan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 61
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DPRD Surabaya mengajak Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Surabaya untuk lebih fleksibel dalam menghadapi perkembangan tren olahraga dan hiburan. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni, pihaknya menekankan pentingnya inovasi dalam membangun popularitas tinju sebagai olahraga yang mampu menarik perhatian generasi muda. Meningkatkan Minat Generasi Muda Salah satu fokus […]

  • Jukir Tanpa Identitas ,Taman Bungkul, Pemkot Surabaya

    Jukir Tanpa Identitas di Taman Bungkul, Pemkot Surabaya Tingkatkan Penjagaan Keamanan dan Pelayanan Publik di Surabaya

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama dalam hal pengelolaan parkir. Dalam rangka memastikan keberlangsungan program parkir non tunai yang telah diterapkan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan inspeksi langsung ke beberapa titik parkir strategis seperti Taman Bungkul dan Taman Apsari. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan […]

  • Meritum dan Kratos di Ujung Seleksi Sekdakab Sumenep

    Meritum dan Kratos di Ujung Seleksi Sekdakab Sumenep

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seleksi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep telah sampai pada babak terakhir. Enam nama tersisa, satu kursi puncak birokrasi diperebutkan. Di titik ini, proses seleksi tak lagi sekadar urusan administratif, melainkan telah menjelma menjadi cermin nilai dan arah tata kelola pemerintahan daerah. Jabatan Sekda adalah simpul strategis. Ia berada di antara dunia politik dan […]

  • Penundaan Penyegelan Kantor Ormas Madas di Surabaya: Alasan dan Dampak

    Penundaan Penyegelan Kantor Ormas Madas di Surabaya: Alasan dan Dampak

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penyegelan kantor organisasi kemasyarakatan (ormas) Madura Asli Daerah Anak Serumpun (Madas) di Jalan Raya Darmo, Surabaya, ditunda karena permintaan dari aparat kepolisian terkait situasi keamanan. Keputusan ini menjadi perhatian masyarakat setelah sebelumnya ada spekulasi bahwa tindakan penyegelan berkaitan dengan dugaan aktivitas ilegal yang dilakukan oleh ormas tersebut. Apa Itu Penyegelan dan Perbedaannya dengan Eksekusi? […]

expand_less