Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Jelang tenggat OJK, Takaful jajaki penambahan modal melalui investor

Jelang tenggat OJK, Takaful jajaki penambahan modal melalui investor

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Asuransi Takaful Umum membuka kesempatan bagi investor baru, sementara para pemegang saham lama bersiap meningkatkan kepemilikan sahamnya menjelang tenggat waktu penyelesaian modal minimum sebesar Rp150 miliar pada Desember 2026 sesuai ketentuan POJK 20/2023,

Saat ini Kospin Jasa memiliki 95% saham di Asuransi Takaful Umum.

Direktur Utama Asuransi Takaful Umum Ihrom Bayu Aji menyampaikan bahwa peningkatan modal merupakan tindakan krusial bagi perusahaan guna memenuhi standar kesehatan dasar.

“Salah satu caranya adalah dengan mengajak investor atau pemegang saham lama yang sebenarnya sudah siap untuk menambah kepemilikan saham,” katanya saat diwawancarai media, Kamis (4/12/2025).

Ia menekankan bahwa tindakan ini sesuai dengan ketentuan dalam POJK Nomor 20 Tahun 2023 mengenai produk asuransi dan jaminan syariah.

Upaya mencari mitra strategis sebenarnya telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Direktur Kepatuhan R. Melda Maesarach menyampaikan bahwa minat dari calon mitra cukup besar, bahkan Takaful telah melakukan dua kali proses penelitian mendalam.

“Namun negosiasi antara para pemimpinnya tidak membuahkan hasil. Mereka juga perlu memiliki visi dan misi yang sama, itu adalah semangat yang sama dalam mengembangkan syariah,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa pasar asuransi syariah sendiri cukup menarik bagi para investor, terbukti dari banyaknya pihak yang telah melakukan negosiasi sejak beberapa tahun belakangan. Sektor ini dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang besar seiring dengan meningkatnya permintaan akan produk-produk syariah, sehingga minat dari investor lokal maupun asing sebenarnya sudah ada.

Di sisi lain, Takaful Umum juga merupakan salah satu perusahaan yang menerima portofolio pengalihan dari beberapa UUS yang ingin mengembalikan izin menjelang kewajiban spin off pada 2026. Sampai saat ini, pengalihan dari Asuransi Bintang dan Pan Pacific telah selesai, sedangkan proses dari Asuransi Maximus diharapkan selesai pada tahun ini.

Ihrom menyampaikan bahwa portofolio transfer ini berdampak langsung terhadap kontribusi, keuntungan, serta perkembangan dana tabarru perusahaan.

“Dua-duanya kita dapat kontribusi dan data baru kita dapat, profit juga dapat meskipun tidak besar. Tapi yang paling utama itu dana tabarru kita dapat,” ujarnya.

Namun, perusahaan tetap perlu melakukan evaluasi mendalam guna memastikan cukupnya cadangan dan kewajiban dari portofolio yang diterima. Meski memberikan kontribusi tambahan, Ihrom menegaskan bahwa portofolio yang dialihkan belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan modal untuk mencapai standar tahun 2026.

Asuransi Takaful Umum membukukan kontribusi bruto sebesar Rp168 miliar hingga Oktober 2025, sedikit menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp175 miliar.

Ihrom menyampaikan bahwa perlambatan ini disebabkan oleh penyesuaian regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap lini pembiayaan syariah yang sempat mengalami hambatan sejak akhir 2024 hingga pertengahan 2025.

“Izin tersebut kembali kami dapatkan pada pertengahan tahun 2025,” katanya.

Saat ini, perusahaan menitikberatkan pengembangan portofolio pada empat bidang utama, yakni pembiayaan, properti, kendaraan bermotor, dan jaminan syariah. Dari keempat bidang tersebut, sektor pembiayaan masih menjadi kontributor terbesar dengan kontribusi sekitar 30% dari keseluruhan portofolio.

Takaful Umum terus memperluas operasional bisnis suretyship syariah yang meliputi bid bond, performance bond, maintenance bond, hingga advance payment bond. Ihrom menganggap produk-produk yang berlandaskan akad kafalah ini menjadi salah satu pendorong utama keuntungan perusahaan karena kontribusinya langsung tercatat sebagai pendapatan.

Ia mengatakan bahwa jaminan syariah ini sepenuhnya langsung masuk ke laba perusahaan dan berkontribusi terhadap kinerja keuntungan. Ia juga menyebutkan bahwa perusahaan lebih mengutamakan peningkatan kualitas portofolio melalui seleksi risiko yang lebih ketat di seluruh lini bisnis. Takaful umum tidak hanya mengejar pertumbuhan volume, tetapi juga memperhatikan kontribusi, rasio klaim, serta tingkat keuntungan. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OTT di Dinas PUPR Riau: KPK Temukan “Jatah Preman” Anggaran, Gubri Diperiksa

    OTT di Dinas PUPR Riau: KPK Temukan “Jatah Preman” Anggaran, Gubri Diperiksa

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 153
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah menetapkan tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Senin (3/11). Namun, identitas serta jumlah tersangka akan diumumkan secara resmi pada Rabu (5/11) hari ini. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menerangkan, modus tindak pidana korupsi yang ditemukan berkaitan dengan pembagian “bagian preman” ataujapremdari […]

  • Menjelang Musim Hujan, Waspadai Ancaman Penurunan Produksi Cabai

    Menjelang Musim Hujan, Waspadai Ancaman Penurunan Produksi Cabai

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 178
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang musim penghujan, Kementerian Pertanian (Kementan) memprediksi penurunan produksi cabai pada bulan Desember mendatang. Hal ini menjadi perhatian mengingat kebutuhan cabai di dalam negeri diperkirakan akan meningkat pada bulan yang sama. “Untuk cabai langsung saja ini tadi dari sisi prognosa. Jadi memang ada di Desember itu nanti prediksinya akan sedikit menurun,” ucap Pelaksana […]

  • Banjir Rob, Pesisir Pasuruan

    Banjir Rob Melanda Wilayah Pesisir Pasuruan, 11 Desa Terdampak

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banjir rob kembali mengancam wilayah pesisir Kabupaten dan Kota Pasuruan, Jawa Timur. Fenomena alam ini telah melanda sebanyak 11 desa dan kelurahan selama empat hari terakhir. Genangan air mencapai ketinggian antara 10 hingga 20 sentimeter, yang memengaruhi jalur transportasi di sejumlah titik. Dalam laporan terbaru, banjir rob ini mulai terjadi pada malam hari dan […]

  • DPRD Surabaya Ingatkan Dinkes Soal Program Pelayanan Puskesmas 24 Jam

    DPRD Surabaya Ingatkan Dinkes Soal Program Pelayanan Puskesmas 24 Jam

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 270
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DPRD Surabaya menyoroti pernyataan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nanik Sukristina menyebut bahwa seluruh puskesmas di Surabaya telah beroperasi selama 24 jam, meskipun tanpa kehadiran dokter yang standby, hanya perawat.

  • Panduan Lengkap Mengisi SPT Tahunan 2026 dengan Coretax, Siap Lapor?

    Panduan Lengkap Mengisi SPT Tahunan 2026 dengan Coretax, Siap Lapor?

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOA.COM – Wajib pajak di Indonesia kini harus mempersiapkan diri untuk melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh. Kewajiban ini menjadi momen penting bagi setiap individu atau perusahaan yang memiliki kewajiban perpajakan. Proses pelaporan ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Persyaratan Utama dalam Pengisian SPT Setiap wajib pajak diwajibkan […]

  • Menteri Keuangan Purbaya Ubah RAPBN 2026, Ini Perubahan Pentingnya

    Menteri Keuangan Purbaya Ubah RAPBN 2026, Ini Perubahan Pentingnya

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Perubahan Postur RAPBN 2026 yang Menyebabkan Melebarnya Defisit Anggaran DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah melakukan perubahan signifikan terhadap postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2026. Perubahan ini dilakukan setelah sebelumnya disusun pada masa Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Dalam rapat yang diadakan oleh Banggar DPR bersama pemerintah dan Gubernur Bank Indonesia (BI), usulan revisi RAPBN […]

expand_less