Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kerugian Kerusakan Taman Nasional Gunung Salak Capai Rp 350 Miliar, dari Tambang Emas Hingga Vila

Kerugian Kerusakan Taman Nasional Gunung Salak Capai Rp 350 Miliar, dari Tambang Emas Hingga Vila

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKementerian Kehutanan menyebutkan kerugian akibat kerusakan kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) mencapai Rp 350 miliar. Sedangkan luas area yang telah diukur dan ditertibkan mencapai 439 Hektare.

“Kerusakan hutan TNGHS, selain oleh para penambang ilegal dan pengguna vila serta wisata,” ujar Direktur Penindakan Pidana Kehutanan Rudianto Saragih Napitu saat menutup lubang Pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Blok Cirotan Kawasan Konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak wilayah Kabupaten Lebak, Rabu.

Kerugian akibat kerusakan hutan TNGHS dipastikan lebih besar setelah operasi selesai.

Karena itu, kerusakan lingkungan ekologis belum dihitung secara menyeluruh, dan potensi kerugian negara akan dihitung oleh Badan Pengawas Keuangan Pembangunan.

“Kami memastikan kerugian akibat kerusakan hutan TNGHS bisa meningkat di atas Rp350 miliar,” ujar Rudianto.

Menurutnya, operasi penertiban PETI sebelumnya dilakukan dengan menutup area di Blok Cibuluh, Ciheang, dan Gunung Pedih yang terletak di Kabupaten Sukabumi serta Bogor.

Sementara itu, periode ketiga di Kabupaten Lebak dilakukan penutupan PETI di Blok Cirotan, Cisopa, dan Cimari sebanyak 55 titik.

Total penutupan lubang PETI di wilayah TNGHS hingga saat ini mencapai 281 lokasi dari target sebanyak 1.400 lokasi.

“Kami bersama Tim PKH terus melakukan pembersihan dan penutupan lubang PETI, karena dapat menyebabkan kerusakan hutan dan lingkungan alam, sehingga berpotensi memicu bencana alam,” ujarnya menjelaskan.

Ia menyampaikan, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap investor yang mendanai penambang ilegal, dan di Blok Cibuluh sebanyak 7 orang, serta di Blok Gunung Pedih sebanyak 5 orang.

Penindakan dan penegakan hukum juga nanti dilakukan untuk penggunaan merkuri dan sianida, karena merusak lingkungan.

“Kami belum dapat memberikan informasi mengenai jumlah penambang ilegal di Blok Cirotan yang akan diperiksa, karena baru penutupan lubang PETI tersebut,” katanya.

Kepala Komando Satuan Tugas PKH Garuda Mayjen Dody Trywinarto menyatakan bahwa kawasan hutan konservasi TNGHS berada di Kabupaten Sukabumi, Bogor, dan Lebak dengan luas 105,72 hektar dan sejak awal tahun 1990-an mulai dimasuki serta merusak oleh para pelaku PETI-PETI tersebut.

Oleh karena itu, Satgas PKH kembali melakukan penertiban PETI di kawasan hutan konservasi TNGHS sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2022 yang bertujuan untuk menata hutan-hutan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Karena, menurutnya, kerusakan ekosistem bisa diperkirakan dari satu titik jika lubangnya mencapai 20 meter dan jaraknya hingga 5 kilometer, serta data terbaru di TNGHS hampir 1.400 titik tersebar di tiga kabupaten.

Sementara itu, Kemenhut dan Satgas PKH telah menertibkan lubang PETI hampir di 439 titik, sehingga terus berupaya keras agar target tersebut tercapai. “Kami akan terus melakukan operasi dan penertiban terhadap PETI yang merusak kawasan hutan agar dapat dihentikan,” ujarnya. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Residivis Curanmor Mojokerto Ditangkap di Ngawi, Polisi Sita 5 Motor dan Uang Rp558 Ribu

    Residivis Curanmor Mojokerto Ditangkap di Ngawi, Polisi Sita 5 Motor dan Uang Rp558 Ribu

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 149
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi kembali berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor lintas wilayah. Tersangka dengan inisial ES (41), warga Mojokerto, ditangkap pada 13 Agustus 2025 saat melintasi Jalan Raya Ngawi–Solo, tepatnya di depan Bengkel Sejuk AC Desa Grudo. Dari penangkapan tersebut, pihak kepolisian mengamankan beberapa barang bukti, termasuk lima unit sepeda […]

  • Akhirnya Terungkap Pelaku Penganiaya ART Zaskia Adya Mecca, Istri Hanung Bramantyo Patah Hati

    Akhirnya Terungkap Pelaku Penganiaya ART Zaskia Adya Mecca, Istri Hanung Bramantyo Patah Hati

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Penelusuran Pelaku Penganiayaan yang Mengaku Sebagai “Anggota” DIAGRAMKOTA.COM – Pihak kepolisian telah berhasil melacak terduga pelaku penganiayaan terhadap karyawan artis Zaskia Adya Mecca. Kejadian ini terjadi saat Faisal, salah satu staf rumah tangga Zaskia, sedang mengantar putrinya, Kala, ke sekolah. Dalam unggahan Instagramnya, Zaskia mengungkapkan rasa terkejut dan sedih setelah mengetahui identitas pelaku. Menurut informasi yang […]

  • Tak Terima Putusan Pengadilan, Oknum DPRD Surabaya Ancam Mantan Istri

    Tak Terima Putusan Pengadilan, Oknum DPRD Surabaya Ancam Mantan Istri

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 264
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Putusan sidang Pengadilan Agama Sidoarjo dengan nomor perkara 1955/Pdt G/2024/PA.Sda telah menetapkan hak asuh anak, Samudra Alfarizky Putra Prabowo, kepada ibu kandungnya, Fitri Afriana Devi. Namun, Henry Prabowo, ayah dari anak tersebut yang juga merupakan pegawai DPRD Surabaya, dikabarkan tidak dapat menerima keputusan tersebut. Menurut informasi yang diperoleh, Henry diduga melakukan berbagai cara untuk […]

  • Lecce , Parma

    Pelatih Lecce Mengakui Kesalahan Tim Setelah Kekalahan dari Parma

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih Lecce, Eusebio Di Francesco, mengakui bahwa kekalahan timnya dari Parma adalah akibat dari kesalahan yang dilakukan oleh para pemain. Ia menyatakan bahwa hasil tersebut bisa menjadi pelajaran berharga bagi tim untuk memperbaiki diri di masa depan. Kesalahan yang Menyebabkan Kekalahan Di Francesco mengungkapkan bahwa kalahnya Lecce dalam pertandingan melawan Parma terjadi karena kesalahan […]

  • Gempa Bumi Hari Ini, Maluku, BMKG

    Gempa Bumi Hari Ini Mengguncang Wilayah Maluku, BMKG Melaporkan Data Terkini

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gempa bumi hari ini dengan kekuatan magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Seram Bagian Timur, Maluku, pada hari Minggu (22/2/26) sekitar pukul 09:17:52 WIB. Meskipun gempa ini tergolong kecil, informasi yang diberikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa peristiwa tersebut tetap menjadi perhatian masyarakat setempat. Detail Lokasi dan Kedalaman Gempa Berdasarkan data dari […]

  • Bupati Sidoarjo subandi

    Bupati Sidoarjo Himbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak Usai Balita Tewas Tercebur di Sungai Avour

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 292
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Bupati Sidoarjo menghimbau tegas kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama balita, menyusul insiden tragis yang menewaskan seorang anak berusia 2 tahun yang tercebur ke sungai Avour di Dusun Kanigoro, Desa Keboharan, Kecamatan Krian. “Termasuk kemarin yang balita tercebur di sungai Avour Dusun Kanigoro, Desa Keboharan, Kecamatan Krian. Ini menjadi […]

expand_less