Kunjungan Ibas ke Pacitan: Fokus pada Pemerataan Infrastruktur dan Pelestarian Budaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, melakukan kunjungan ke Desa Donorojo, Kecamatan Donorojo, Pacitan. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta memperkuat silaturahmi kebangsaan melalui tema ‘Rumah Layak, Keluarga Sejahtera’.
Ibas menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan infrastruktur di Pacitan. Selain fokus pada pembangunan jalan-jalan besar, ia menekankan pentingnya perhatian terhadap jalan desa dan akses perumahan yang layak. Ia menyebutkan bahwa Pacitan kembali mendapatkan dukungan besar dari pemerintah pusat melalui alokasi BSPS yang mencakup hingga 1.000 rumah.
Upaya Pemerataan Pembangunan dan Peningkatan Kesejahteraan
Kunjungan Ibas diikuti oleh sekitar 500 warga setempat. Selain fokus pada pemerataan pembangunan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga prasejahtera melalui hunian layak. Di samping itu, Ibas juga berupaya membangkitkan talenta seni pedalangan yang tumbuh dari masyarakat desa.
Selama kunjungan, Ibas bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan sembako kepada penerima BSPS. Ia mengimbau masyarakat agar bantuan tersebut dirawat dan dimanfaatkan dengan baik.
“Masih banyak yang menunggu, masih banyak juga yang menginginkan. Jadi tolong betul-betul dijaga dan dirawat ya, Bapak Ibu,” ujar Ibas.
Pertunjukan Seni Wayang Kulit yang Menginspirasi
Di tengah peninjauan salah satu rumah yang telah selesai dibangun melalui BSPS, suasana haru dan bangga mengemuka ketika seorang anak laki-laki berusia 11 tahun, Affan Harikuncoro, tampil mempersembahkan pertunjukan wayang kulit singkat. Dengan suara dan gerak yang penuh percaya diri, Affan membawakan cuplikan lakon ‘Lagu Daerah Bertapa’ yang mengundang decak kagum dari semua yang hadir, termasuk Ibas.
Ibas bahkan melakukan gestur ‘menanggap wayang’, sebuah bentuk penghormatan khas masyarakat Jawa kepada dalang. Ibas menghampiri Affan, menyapa, memberi apresiasi, dan menyemangati sang dalang cilik untuk terus menekuni bakatnya.
“Wah luar biasa, masih 11 tahun tapi sudah pandai memainkan banyak karakter wayang,” ujar Ibas.
Dia menyampaikan harapannya agar kemampuan Affan akan menjadi bagian dari regenerasi pelestari budaya Pacitan. “Terus berlatih ya, tapi ingat sekolah tetap nomor satu. Masa depanmu cerah kalau bakat dan pendidikan bisa berjalan bersama,” pesannya.
Rumah Layak sebagai Ruang Tumbuh Impian Anak
Momen tersebut menjadi penegasan bahwa rumah layak bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang tumbuhnya impian dan talenta anak bangsa. Ibas menekankan bahwa rumah ini harus menjadi tempat yang nyaman untuk anak-anak belajar, tumbuh, dan menggapai cita-citanya. Termasuk untuk anak berbakat seperti Affan.
“Mari kita dukung bersama,” ucapnya.
Komitmen Ibas dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Budaya
Menutup pertemuan, Ibas memastikan perjuangannya di MPR RI akan terus berpihak pada kesejahteraan rakyat, baik dalam hal infrastruktur maupun pembangunan sumber daya manusia dan pelestarian budaya.
“Mari menjadi bagian besar untuk berkolaborasi, meningkatkan kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan. Semoga keluarga-keluarga di Pacitan semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Kegiatan di Donorojo turut dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan daerah seperti Bupati Pacitan, Camat Donorojo, Sekretaris Daerah Pacitan, para kepala dinas terkait, serta jajaran unsur TNI dan Polri yang terdiri dari Dandim 0801, Danlanal Pacitan, Danramil Donorojo, dan Sat Radar 221 Pacitan. Turut hadir pula Ketua DPRD Pacitan, Ketua Pengadilan Negeri Pacitan, serta Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan. ***





Saat ini belum ada komentar