Pengembangan Wisata Goa Lowo di Trenggalek
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kawasan wisata Goa Lowo di Kabupaten Trenggalek akan menjadi fokus utama dalam rencana pengembangan pariwisata pada tahun depan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) setempat menyatakan bahwa kawasan ini perlu diperbaiki agar dapat menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.
Data Kunjungan Wisatawan yang Menurun
Berdasarkan data yang dirilis oleh Disparbud Trenggalek, jumlah kunjungan wisatawan ke Goa Lowo mengalami penurunan signifikan selama tiga tahun terakhir. Pada 2022, tercatat sebanyak 13.000 wisatawan, kemudian turun menjadi 10.539 pada 2023, dan mencapai 9.168 pada 2024. Angka ini menunjukkan bahwa kawasan wisata tersebut tidak mampu mempertahankan minat wisatawan seperti destinasi lainnya di wilayah ini.
Rencana Pengembangan Wisata
Plt Kepala Disparbud Trenggalek, Edi Santoso, menjelaskan bahwa pengembangan akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal fokus pada kawasan luar ruang (outdoor) Goa Lowo. Proyek ini akan melibatkan pihak ketiga sebagai operator wisata, yaitu PT Assalam yang merupakan mitra dari Jatimpark. Rencananya, akan ada penambahan fasilitas seperti cafetaria, wahana permainan, dan permainan cahaya yang menggabungkan teknologi dengan konsep geopark.
Langkah Awal dan Target
Pengembangan kawasan dalam ruang (indoor) Goa Lowo memerlukan riset lebih lanjut dari sisi sains dan geologi. Oleh karena itu, pihak Disparbud memulai dari kawasan luar ruang. Tujuannya adalah agar wisata Goa Lowo bisa aktif dari pagi hingga malam hari. Jika proyek ini berhasil meningkatkan kunjungan, Pemkab Trenggalek akan berupaya menjajaki kerjasama dengan Jatimpark pusat untuk investasi lebih besar.
Rencana Pengembangan Lainnya
Selain Goa Lowo, Disparbud Trenggalek juga berencana melakukan pengembangan wisata di beberapa lokasi lain, antara lain kawasan Pasir Putih Simbaronce, Prigi 360, dan Hotel Prigi. Meskipun rencana ini sudah disiapkan, anggaran yang akan digunakan masih dalam proses perhitungan dan belum dapat diungkapkan secara detail.
Strategi Promosi dan Pengembangan
Disparbud Trenggalek berkomitmen untuk gencar melakukan promosi wisata. Ada tiga lokus utama yang akan dikembangkan pada tahun depan. Meski anggaran masih dinamis, pihak terkait tetap optimis bahwa pengembangan ini akan membawa dampak positif bagi pariwisata di Trenggalek.
Tantangan dan Harapan
Meskipun ada tantangan dalam hal pengelolaan dan peningkatan kunjungan, pihak Disparbud tetap berkomitmen untuk memperkuat eksistensi Goa Lowo sebagai salah satu icon wisata Kabupaten Trenggalek. Dengan pendekatan yang lebih inovatif dan kolaborasi dengan pihak swasta, diharapkan kawasan ini dapat kembali menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar