Gadis Madiun Hilang Saat Mengaji di Oro-Oro Ombo
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

(ilustrasi)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pasangan suami istri Mulawardana-Linda Purwati, warga RT 23, RW 6, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun sedang cemas. Karena, Renanda Maharani Kharisma Wardana, 20 tahun, putrinya menghilang dan belum kembali sejak Senin (3/11/2025) lalu.
Linda menceritakan bahwa putrinya yang satu-satunya pergi mengaji di Jalan Trengguli, Kelurahan Oro-oro Ombo pada hari Senin pagi sekitar pukul 08.30.
“Ia memakai baju gamis berwarna merah maron, menggunakan tas berwarna abu-abu dan membawa sepeda motor listrik berwarna hijau toska,” katanya.
Saat pergi mengaji, Risma memanggil putrinya dengan sopan untuk pamit. Setelah selesai mengaji, dia juga meminta izin untuk pergi ke salah satu supermarket di Kota Madiun agar bisa membeli sabun.
“Saya juga mengatakan, nanti pukul 11.00 ada ILP (Posyandu Integrasi Layanan Primer), dia menyetujui akan ikut,” ujarnya.
Namun hingga pelaksanaan Posyandu berlangsung, Risma belum juga kembali. Bahkan sampai saat ini, Risma masih belum pulang. “Saya juga membantu di Posyandu, tapi kok (Rizma) belum datang,” katanya.
Dari sana, Linda dan suaminya mulai mencari keberadaan putri mereka. “Saya mencari di tempat belajar agama, awalnya dia sempat pergi ke sana (tempat ngaji),” katanya.
Namun, setelah itu keberadaan Risma tidak diketahui. “Saya juga mencari di area parkiran Samudra (supermarket), di Alun-alun, di Taman Bantaran, di Masjid Besar (Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun), saya mencari ke mana-mana tetapi belum juga menemukannya,” tegasnya.
Pencarian yang dilakukan Linda tidak hanya terbatas pada wilayah Kota Madiun, tetapi juga mencakup Kabupaten Madiun. Selain itu, bersama suaminya Mulawardana, dia juga mencari keluarga dan teman-teman sekolah Risma dulu, namun tidak ada yang mengetahui informasi tersebut.
Saya bertanya kepada adik saya, kepada saudara, apakah mereka tahu (Risma), tapi semuanya juga tidak tahu. Saya juga sudah menanyakan kepada teman-temannya.
Namun karena upayanya belum memberikan hasil yang memuaskan, pada Selasa (4/11/2025) Linda melaporkan kehilangan putrinya kepada Polsek Kartoharjo, Kota Madiun.
Linda menyebutkan, putrinya tidak bersikap sembarangan. Setiap hari, dia juga terbiasa membantu pekerjaan rumah.
“Ia selalu meminta izin jika ingin pergi kemana saja, jika saya ada di rumah, ia meminta izin ke saya, dan jika ayahnya yang ada di rumah, maka ia meminta izin kepada ayahnya,” katanya.
Sampai saat ini, lanjut Linda, putrinya juga tidak menggunakan media sosial, atau memiliki teman laki-laki.
“Ia selalu menjaga diri, jika berjabat tangan dengan laki-laki tidak mau (bersentuhan). Ia juga sudah tidak menggunakan ponsel selama beberapa bulan terakhir,” katanya.
Di sisi lain, Kanit Reskrim Polsek Kartoharjo AKP Satrio Teguh Pranowo menyampaikan bahwa saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pencarian terhadap Risma. “Setelah menerima laporan, kami melakukan pemetaan dan menyebarkan informasi mengenai orang yang hilang”.
Berdasarkan informasi yang beredar, beberapa warga juga menyampaikan laporan. “Ada yang mengatakan ke arah Jiwan (Kabupaten Madiun), ada yang menyebut ke timur”.
Menurutnya, saat ini tim di lapangan juga telah turun. “Selain dari laporan (warga) kami juga melakukan perjalanan melalui jalan darat, tim turun ke lokasi untuk melakukan pencarian.”
Satrio juga mengimbau, apabila masyarakat mengetahui keberadaan Risma, segera hubungi nomor 110 atau pos polisi terdekat. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar