Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Polisi dan Demonstran Perlu Evaluasi Diri

Polisi dan Demonstran Perlu Evaluasi Diri

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tindakan Kepolisian Dalam Demonstrasi Di Jayapura

DIAGRAMKOTA.COM – Demonstrasi yang berlangsung di Abepura, Kota Jayapura pada hari Rabu (15/10) menimbulkan banyak kecaman dari masyarakat. Hal ini terjadi setelah aparat kepolisian menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa. Namun, tindakan tersebut dinilai tidak tepat karena arah tembakan mengenai kawasan pemukiman yang dihuni oleh banyak anak-anak dan orang tua.

Kepala Sekretariat Komnas HAM RI di Papua, Frits Ramandey, menyampaikan kekecewaannya terhadap situasi tersebut. Ia mengatakan bahwa banyak orang tua dan anak-anak yang harus dirawat di rumah sakit atau diungsikan akibat paparan gas air mata.

”Kami menyayangkan ada orang tua dan anak-anak yang dilarikan ke rumah sakit atau diungsikan akibat gas air mata,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (16/10).

Frits menilai bahwa tindakan yang dilakukan oleh polisi adalah upaya untuk menangani tindakan anarkis. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tindakan diskresi yang dilakukan perlu dipertimbangkan dengan matang agar dampaknya tidak terlalu luas.

”Ketika terjadi chaos, maka polisi tidak bisa membiarkan begitu saja. Harus mengambil tindakan diskresi, masalahnya, dampak diskresi itu menjadi luas. Misalnya tembakan gas air mata untuk mendorong pendemo bubar, dan efeknya adalah mata perih dan efek lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, polisi memang harus mengambil tindakan tersebut untuk mencegah tindakan yang tidak diinginkan. Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam penyampaian kebebasan berekspresi. Hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 9, baik para pendemo maupun pihak kepolisian sebaiknya patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan.

”Pendemo juga harus tahu bahwa kita memperjuangkan HAM namun tidak boleh menabrak HAM orang lain,” tegasnya.

Frits juga menyoroti DPR dan MRP, yang menurutnya lembaga tersebut terisolir dan menutup diri. Ia menilai bahwa selama ini lembaga-lembaga tersebut tidak membuka diri untuk menerima aspirasi para pendemo. Ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan dalam proses komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Peran Lembaga Legislatif dalam Menyikapi Demonstrasi

DPR dan MRP memiliki peran penting dalam menampung aspirasi rakyat. Namun, dalam kasus demonstrasi ini, tampaknya lembaga-lembaga tersebut kurang responsif terhadap keluhan masyarakat. Hal ini dapat memicu ketidakpuasan di kalangan masyarakat, terutama jika mereka merasa tidak didengar.

Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh DPR dan MRP antara lain:

  • Membuka ruang dialog dengan para pendemo untuk memahami keluhan mereka.
  • Meningkatkan transparansi dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan isu-isu sosial dan politik.
  • Memastikan bahwa hak asasi manusia dijaga, termasuk dalam situasi demonstrasi.
  • Mendorong penegakan hukum yang adil dan proporsional, tanpa melanggar hak-hak dasar warga negara.

Kesimpulan

Demonstrasi yang berlangsung di Jayapura menunjukkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan perlindungan hak asasi manusia. Tindakan yang diambil oleh aparat kepolisian harus disesuaikan dengan prinsip hukum dan etika, serta mempertimbangkan dampak terhadap masyarakat umum.

Selain itu, peran DPR dan MRP sebagai lembaga legislatif sangat penting dalam memastikan bahwa aspirasi rakyat diakomodasi secara layak dan adil. Dengan lebih terbuka dan responsif, lembaga-lembaga ini dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, sehingga tercipta harmoni dan kedamaian dalam masyarakat.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tetap Saling Hormat Meski Pilih Politik Berbeda

    Tetap Saling Hormat Meski Pilih Politik Berbeda

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 237
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – “Serius kamu mendukung dia?” Tanya itu awalnya hanya sekadar lelucon di grup WhatsApp keluarga dan teman, namun akhirnya berubah menjadi perdebatan sengit. Beberapa orang keluar dari grup, sementara yang lain diam-diam menjaga jarak dalam kehidupan nyata. Di media sosial pun hal yang sama terjadi, perbedaan pilihan politik bisa membuat orang saling memblokir, bahkan lupa […]

  • Dinas Pendidikan Siapkan Perubahan Sistem Penerimaan Murid Baru di Surabaya

    Dinas Pendidikan Siapkan Perubahan Sistem Penerimaan Murid Baru di Surabaya

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang dikenal sebagai pusat pendidikan dan perkembangan, kini tengah menghadapi perubahan signifikan dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB). Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya telah merancang skema baru untuk jalur prestasi akademik. Skema ini tidak hanya mengandalkan nilai rapor siswa, tetapi juga memasukkan hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai indikator utama. Persentase Nilai Rapor […]

  • 7 Kontroversi Figur Publik Korea Selatan Paling Heboh 2025

    7 Kontroversi Figur Publik Korea Selatan Paling Heboh 2025

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 140
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada tahun 2025, yang dianggap sebagai Tahun Ular Tanah, terjadi ketidakstabilan yang memengaruhi banyak orang. Negara Korea Selatan pun tidak terlepas dari situasi ini. Mulai dari kekacauan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya hingga gelombang skandal yang mengguncang dunia hiburan, negara tersebut kini menghadapi masa pengawasan masyarakat yang intensif, pertanggungjawaban lembaga, serta perubahan dalam […]

  • Khofifah ,IPA SPAM Mojolagres Swaniti Initiative Gubernur Khofifah, Bansos , Pamekasan

    Pengembangan Infrastruktur Air Bersih di Mojokerto, Khofifah Resmikan IPA SPAM Mojolagres

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengembangan infrastruktur air bersih menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan akses air yang layak. Di Kabupaten Mojokerto, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, resmi meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) SPAM Mojolagres dengan kapasitas 100 liter per detik. Proyek ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan […]

  • Pansus penanganan banjir politisi golkar

    Kebijakan Efisiensi Anggaran: Perhatian Serius dari Komisi C DPRD Surabaya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran dan kebutuhan masyarakat. Anggota Komisi C, Achmad Nurdjayanto, menyampaikan bahwa meski penghematan dana menjadi prioritas, pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik tidak boleh terganggu. Hal ini menjadi fokus utama dalam penyusunan APBD 2026 yang mencakup alokasi sebesar Rp […]

  • BKN Umumkan Kebijakan Baru CPNS 2026: Digitalisasi dan Jabatan Strategis!

    BKN Umumkan Kebijakan Baru CPNS 2026: Digitalisasi dan Jabatan Strategis!

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setelah penghentian rekrutmen CASN tahun ini, isu mengenai seleksi CPNS 2026 mulai menjadi topik yang banyak dibicarakan. Banyak pencari kerja penasaran: kapan pendaftaran dimulai, berapa jumlah formasi yang tersedia, dan apakah kesempatan masih besar? Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan, keputusan akhir mengenai penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 masih menunggu usulan […]

expand_less