Jamalludin Munthoha, Juara 1 Putra Putri Tari Jawa Timur: Berkomitmen Memperkenalkan Tari Asli Bojonegoro ke Panggung Nasional
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Juara 1 Putra Putri Tari Jawa Timur Berkomitmen Perkenalkan Kesenian Daerah ke Tingkat Nasional
DIAGRAMKOTA.COM – Seorang pemuda asal Bojonegoro, Jamalludin Munthoha, berhasil meraih gelar juara pertama dalam ajang Putra Putri Tari Jawa Timur 2025. Ia menorehkan prestasi gemilang dengan menggabungkan bakat seni dan semangat untuk memperkenalkan tarian khas daerahnya ke panggung nasional.
Awal Mula Cinta pada Seni
Kisah cinta Jamalludin terhadap seni dimulai sejak ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Di masa itu, ia tertarik pada berbagai bentuk seni seperti karawitan, teater, dan musik. Namun, ketertarikan tersebut berkembang menjadi lebih spesifik saat ia memasuki masa SMA. Pemuda yang kini berusia 18 tahun ini memilih tari sebagai medium ekspresi dirinya.
“Memilih tari karena ingin mencoba hal baru dan membuktikan kemampuan saya,” ujarnya. Bagi Jamal, tari bukan hanya sekadar gerakan, tetapi juga sarana untuk mengekspresikan emosi, menjaga kesehatan, serta membangun hubungan sosial.
Kiprah dalam Komunitas Seni
Jamalludin tidak hanya aktif dalam penampilan, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan seni. Ia pernah menjadi anggota komunitas seni Smaranandita Bojonegoro, yang terbagi menjadi tiga divisi: tari, teater, dan musik. Selain itu, ia juga turut serta dalam penyelenggaraan pentas kontingen Bojonegoro dalam Jambore Taruna Budaya Jawa Timur.
Prestasi ini membuatnya menjadi putra Bojonegoro pertama yang mewakili daerahnya dalam ajang bergengsi tersebut.
Pengalaman Berharga dalam Kompetisi
Proses seleksi yang panjang dan persyaratan yang rumit tidak menyurutkan semangat Jamal. Ia berhasil mengalahkan peserta dari berbagai kabupaten di Jawa Timur. Menurutnya, pengalaman ini sangat berharga karena memberinya kesempatan untuk bercerita tentang Bojonegoro kepada banyak orang.
“Saya merasa seru karena logat dan budaya Bojonegoro berbeda dari daerah lain. Ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan daerah saya,” katanya.
Harapan untuk Masa Depan
Setelah meraih gelar juara, Jamal berencana melanjutkan langkahnya ke tingkat nasional pada Desember mendatang. Ia memiliki harapan sederhana namun penuh makna: memperkenalkan tari asli Bojonegoro ke seluruh Nusantara.
“Tujuan saya adalah mengenalkan kesenian daerah, khususnya tari Bojonegoro, baik di Jawa Timur maupun ke skala nasional,” ujarnya.
Dukungan dari Masyarakat
Keberhasilan Jamal juga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Banyak yang percaya bahwa ia bisa menjadi wajah baru dalam dunia seni tari Jawa Timur. Dengan semangat dan tekad yang kuat, Jamal siap membawa nama Bojonegoro ke panggung yang lebih luas.

>
>
Saat ini belum ada komentar