Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Reaksi Publik atas Penolakan Praperadilan Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula

Reaksi Publik atas Penolakan Praperadilan Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPutusan hakim tunggal PN Jakarta Selatan pada Selasa (26/11/2924) yang menolak praperadilan Thomas Trikasih Lembong dalam kasus dugaan korupsi impor gula memicu reaksi beragam.

Pendukung Lembong, sebagian besar ibu-ibu, menyatakan ketidaksetujuan mereka di luar ruang sidang, menyebut putusan tersebut sebagai politisasi dan kasus pesanan.

Mereka bahkan menyerukan pembebasan Lembong dan menyinggung mantan Presiden Joko Widodo. Meskipun protes berlangsung singkat, hal ini menunjukkan adanya sentimen publik yang kuat terkait kasus ini.

Hakim beralasan bahwa keberatan Lembong masuk dalam materi pokok perkara yang harus dibuktikan di pengadilan Tipikor. Bukti-bukti yang diajukan pun dinilai relevan dengan materi pokok perkara, sehingga tidak dipertimbangkan dalam praperadilan.

Hakim juga menyatakan proses penegakan hukum oleh Jampidsus Kejaksaan Agung telah sesuai prosedur. Proses penyidikan telah melibatkan 29 saksi, termasuk Lembong sendiri, tiga ahli, dan penyitaan barang bukti.

Dimulainya penyelidikan pada 31 Juli 2023 dan penyidikan pada 23 Oktober 2023 menunjukkan adanya proses hukum yang sistematis. “Mengadili: tentang pokok perkara: menolak permohonan praperadilan untuk seluruhnya,” ucap hakim saat membacakan amar putusan.

Sebelumnya Kejagung RI menetapkan mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Tom Lembong bersama CS selaku Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) diproses hukum Jampidsus Kejaksaan Agung atas kasus dugaan korupsi impor gula tahun 2015-2016.

Menurut Kejaksaan, kasus tersebut menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp400 miliar. Tom Lembong dan CS sudah ditahan untuk waktu 20 hari pertama terhitung sejak Selasa (29/10) setelah menjalani pemeriksaan. Selama penahanan, Tom Lembong ditempatkan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Reaksi publik ini menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses penegakan hukum. Kepercayaan publik terhadap sistem peradilan menjadi taruhannya. Meskipun putusan praperadilan ditolak, proses hukum akan berlanjut di pengadilan Tipikor, di mana diharapkan akan terungkap kebenaran dan keadilan.

Diharapkan proses hukum selanjutnya dapat berjalan transparan dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak. Peristiwa ini juga mengingatkan akan pentingnya pengawasan publik terhadap proses penegakan hukum di Indonesia. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Surabaya Tegaskan Kebijakan Parkir Nontunai, Ancam Sanksi Jukir yang Melanggar

    Pemkot Surabaya Tegaskan Kebijakan Parkir Nontunai, Ancam Sanksi Jukir yang Melanggar

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya kembali memperkuat kebijakan parkir nontunai dengan mengancam sanksi berat bagi juru parkir (jukir) yang masih menerima pembayaran tunai. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya digitalisasi sistem parkir yang mulai diterapkan sejak Mei 2026. Kebijakan ini dilakukan setelah Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya resmi meluncurkan sistem pembayaran parkir menggunakan voucher digital. […]

  • 7 Shio yang Rezeki Meningkat dan Utang Lunas Tahun Ini Menurut Fengshui

    7 Shio yang Rezeki Meningkat dan Utang Lunas Tahun Ini Menurut Fengshui

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Tahun Ini, Tujuh Shio Akan Mengalami Pelunasan Beban dan Peningkatan Rezeki DIAGRAMKOTA.COM – Banyak orang merasa hidupnya stagnan karena beban keuangan yang terus menumpuk. Dalam tradisi Tionghoa, setiap shio memiliki siklus energi rezekinya sendiri. Ada masa sulit dan ada pula masa kelegaan di mana beban mulai terangkat dan rezeki mengalir lebih lancar. Tahun ini disebut sebagai […]

  • Teknologi masa depan

    Prediksi Teknologi Masa Depan Apa Yang Sudah Menjadi Kenyataan Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 643
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam beberapa dekade terakhir, dunia teknologi terus berkembang pesat, dan banyak prediksi mengenai teknologi masa depan yang dibuat oleh para ahli, ilmuwan, dan futuris. Beberapa di antaranya menargetkan tahun 2024 sebagai titik di mana teknologi tertentu akan menjadi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Namun, apakah semua prediksi tersebut benar-benar terealisasi? Mari kita telusuri lebih […]

  • Andik Vermansah ,Persebaya Surabaya

    Kembalinya Andik Vermansah ke Persebaya Surabaya: Impian yang Masih Tertunda

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 143
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Andik Vermansah, pemain sepak bola berusia 34 tahun asal Jember, kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan keinginannya untuk kembali memperkuat klub kesayangannya, Persebaya Surabaya. Meski pernyataan ini disampaikan dengan nada santai, isu kepulangan sang pemain menuai pro dan kontra di kalangan penggemar sepak bola Indonesia, terutama para Bonek—pendukung setia Persebaya. Kepulangan yang Tak Sekadar Romantis […]

  • RUU Pendidikan Nasional Harus Serap Nilai-Nilai Lokal, Kata Rasiyo

    RUU Pendidikan Nasional Harus Serap Nilai-Nilai Lokal, Kata Rasiyo

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 261
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, menekankan pentingnya mengakomodasi nilai-nilai lokal dalam Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) yang saat ini tengah digodok di tingkat pusat. Menurutnya, pendidikan nasional yang ideal harus berakar kuat pada budaya dan kearifan lokal agar mampu membentuk karakter peserta didik yang unggul dan berkepribadian. “Pendidikan bukan […]

  • Sahurun 30K : Polres Magetan Wadahi Komunitas Pelari di Bulan Ramadhan

    Sahurun 30K : Polres Magetan Wadahi Komunitas Pelari di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Magetan Polda Jatim terus menunjukkan dukungannya terhadap berbagai kegiatan positif masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H. Salah satunya dengan memberikan perizinan serta layanan pengamanan penuh pada kegiatan lari malam bertajuk Sahurun 30K yang digelar oleh Komunitas Playon Magetan yang digelar Sabtu malam (7/3/26) yang lalu. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 220 peserta […]

expand_less