Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Erles Rareral: Tangkap Oknum Advokat di Kupang Diduga Ancam Warga 

Erles Rareral: Tangkap Oknum Advokat di Kupang Diduga Ancam Warga 

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kasus viral oknum Advokat berinisial JD di Kota Kupang yang dilaporkan oleh MT (46) ke Polda NTT pada Minggu, (29/09/2024), kini menjadi sorotan publik.

MT, seorang buruh harian lepas, melaporkan JD bersama dua rekannya yang merupakan anggota polisi atas dugaan tindak pidana.

Laporan MT tercatat di SPKT Polda NTT dengan nomor laporan polisi Nomor : STTLP/B/271/IX/2024/SPKT/POLDA NUSA TENGGARA TIMUR.

Sementara laporan terhadap dua oknum anggota polisi di Propam Polda NTT tercatat dengan nomor laporan Nomor : SPSP2/33/IX/2024/YANDUAN.

Fakta mengejutkan terungkap pada Kamis, (03/10/2024), ketika MT mengungkapkan bahwa JD sempat mengaku-ngaku sebagai anggota polisi di Polresta Kupang Kota dan mengancam akan membawa mobil patroli untuk menjemputnya.

Perilaku oknum Advokat JD ini mendapat kecaman keras dari Erles Rareral, S.H., M.H., seorang Lawyer dan ahli hukum asal NTT ini. Erles mendesak Polda NTT untuk menangkap dan menahan JD serta memprosesnya secara hukum.

“Saya mengecam tindakan brutal ini! Siapa pengacara ini? Tangkap dan tahan serta proses,” kata Erles geram saat dikonfirmasi diagramkota.com melalui pesan WhatsApp nya, Minggu (6/10/2024)

Erles pertanyaan tentang profesionalitas dan etika di kalangan Advokat. Tindakan JD yang diduga melakukan intimidasi dan penipuan dengan mengaku sebagai anggota polisi menunjukkan pelanggaran serius terhadap hukum dan kode etik profesi.

Publik berharap Polda NTT dapat menindak tegas oknum Advokat JD dan memberikan keadilan bagi MT. Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan profesi hukum.

Kejadian ini bermula ketika sepupu MT yang meninggal dunia sekitar dua bulan lalu. Keluarga almarhum kemudian meminta MT untuk menjaga dan merawat rumah tersebut karena sepupu MT tidak mempunyai Isteri maupun anak.

Namun, pada Sabtu, 28 September 2024, MT ditelepon oleh seorang oknum advokat bernama JD yang memintanya untuk mengosongkan rumah dan mengancam akan membawa mobil patroli polisi untuk menjemputnya.

Sesampainya di rumah, MT menemukan pintu rumah telah dirusak dan dibuka paksa. Barang-barangnya dikeluarkan dan dimuat ke mobil patroli polisi bersama dua anggota polisi bersenjata lengkap.

Yang lebih mengejutkan, MT tidak ditunjukkan satu pun bukti surat yang menjadi dasar pengusiran paksa tersebut. Mirisnya lagi korban dipaksa untuk naik ke mobil patroli polisi lalu diturunkan secara paksa di Kelurahan Namosain kemudian ditinggalkan begitu saja.

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai legalitas tindakan pengusiran tersebut. Apakah oknum advokat JD dan anggota polisi yang terlibat memiliki dasar hukum yang kuat untuk mengusir MT dari rumah warisan sepupunya?

Menurut Erles, kejadian seperti MT ini menjadi bukti bahwa masih banyak warga yang rentan terhadap tindakan sewenang-wenang dan ketidakadilan.

“Penting bagi kita untuk terus mengawal dan memperjuangkan hak-hak setiap warga agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tambah Erles. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisata Budaya Dan Kearifan Lokal Yang Perlu Kamu Rasakan Sendiri

    Wisata Budaya Dan Kearifan Lokal Yang Perlu Kamu Rasakan Sendiri

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 343
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lebih dari sekadar pemandangan alam yang menakjubkan, Indonesia menawarkan pengalaman mendalam yang menyentuh jiwa dan memperkaya wawasan. Wisata budaya dan kearifan lokal bukan hanya tentang melihat, tetapi tentang merasakan, berinteraksi, dan memahami nilai-nilai yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Mengapa Wisata Budaya dan Kearifan Lokal Penting? Di tengah arus globalisasi yang deras, […]

  • Polri Untuk Masyarakat : Polres Situbondo Patroli di Pelabuhan Jangkar Bantu Penumpang Kapal

    Polri Untuk Masyarakat : Polres Situbondo Patroli di Pelabuhan Jangkar Bantu Penumpang Kapal

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 217
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelayan masyarakat ditunjukkan oleh jajaran Satuan Samapta Polres Situbondo Polda Jatim saat melaksanakan patroli dan pengamanan di Pelabuhan Jangkar, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jum’at (11/7/2025). Dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan, S.H., M.M. sejumlah personel Samapta turut membantu para penumpang membawa barang bawaan saat […]

  • Ramalan Shio Minggu 21 September 2025: Tikus, Kerbau, Macan, dan Kelinci

    Ramalan Shio Minggu 21 September 2025: Tikus, Kerbau, Macan, dan Kelinci

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Ramalan Shio untuk Hari Minggu 21 September 2025 DIAGRAMKOTA.COM – Setiap tahun, ramalan shio sering menjadi panduan bagi banyak orang dalam menghadapi hari-hari mereka. Tidak hanya sebagai hiburan, beberapa orang juga mempercayai bahwa informasi ini bisa membantu mereka dalam membuat keputusan penting. Berikut adalah ramalan shio untuk hari Minggu, 21 September 2025, yang khusus ditujukan kepada […]

  • Gelar Aksi di Balai Kota, LSM MAPEKKAT Sorot Kebijakan Gaji OS Pemkot Surabaya

    Gelar Aksi di Balai Kota, LSM MAPEKKAT Sorot Kebijakan Gaji OS Pemkot Surabaya

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 278
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Aksi demonstrasi yang digelar oleh LSM MAPEKKAT pada Rabu, 3 Juni 2024, menarik perhatian publik terkait kebijakan gaji tenaga outsourcing (OS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Demonstrasi tersebut mengkritisi dasar acuan yang digunakan oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dalam menentukan gaji para pekerja OS yang saat ini berada di bawah Upah Minimum […]

  • Muchtar Hadi Firdaus Terpilih sebagai Ketua Senkom Surabaya, Siap Perkuat Sinergi Organisasi

    Muchtar Hadi Firdaus Terpilih sebagai Ketua Senkom Surabaya, Siap Perkuat Sinergi Organisasi

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 467
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Musyawarah Kota IV Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri Kota Surabaya menetapkan Muchtar Hadi Firdaus, S.H., sebagai Ketua Senkom Mitra Polri Kota Surabaya untuk masa bakti 2024-2029. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: Kep/10/Muskot IV.M.11/SK.MP/XII/2024 yang dibacakan dalam Persidangan usai proses pemilihan. Pemilihan ini berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan pada Minggu (15/12/2024) di […]

  • Menyembuhkan TBC dengan Menghapus Hak Warga?

    Menyembuhkan TBC dengan Menghapus Hak Warga?

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 330
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wacana Pemerintah Kota Surabaya untuk memberlakukan “sanksi sosial” kepada pasien tuberkulosis (TBC) yang tidak taat berobat rutin, dengan cara membekukan NIK dan BPJS, sungguh sebuah ironi kebijakan publik yang terbungkus rapi atas nama “kesehatan bersama”. Alih-alih mengedukasi dan membina warga, Pemkot tampak lebih memilih menjadi algojo administratif: memblokir akses identitas dan layanan kesehatan dasar […]

expand_less