Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Kasus Korupsi Pengadaan Barang di BGN: Kejagung Ungkap Markup Hingga Rp 1 Triliun

Kasus Korupsi Pengadaan Barang di BGN: Kejagung Ungkap Markup Hingga Rp 1 Triliun

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 32 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap adanya praktik markup dalam pengadaan barang dan jasa di program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, serta dua tersangka lainnya. Dalam jumpa pers, Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan secara melawan hukum dan menyebabkan kerugian negara.

Pengadaan Tidak Sesuai Kebutuhan Lapangan

Menurut Syarief, pelaku tidak membuat kerangka acuan kerja (KAK) yang sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Hal ini menyebabkan pengadaan barang dan jasa tidak mendukung operasional MBG. Selain itu, terdapat peningkatan harga yang tidak wajar dalam anggaran pengadaan.

“Dalam penyusunan KAK pengadaan barang dan jasa pada BGN tidak disusun sesuai kebutuhan riil di lapangan dan adanya markup harga pengadaan,” ujarnya.

Contoh Pengadaan yang Diduga Melanggar

Beberapa pengadaan yang ditemukan tidak sesuai aturan antara lain:

  • 21.801 unit motor listrik dengan total nilai sekitar Rp 1 triliun.
  • 32 ribu pasang sepatu yang tidak sesuai ketentuan dan diduga ada markup.
  • 31 ribu unit tablet yang tidak sesuai ketentuan dan adanya markup.
  • 5.400 unit televisi 75 inci yang juga tidak sesuai aturan dan terjadi markup harga.

Dampak Kerugian Negara

Perbuatan para tersangka berdampak signifikan pada kerugian keuangan negara. Pengadaan barang dan jasa yang tidak transparan serta tidak sesuai kebutuhan menunjukkan adanya indikasi korupsi yang merugikan masyarakat dan program pemerintah.

Narasi dari Ahli Hukum

Dalam keterangannya, [Nama] menekankan bahwa tindakan seperti ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak tujuan utama dari program MBG yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pangan bergizi. “Korupsi dalam pengadaan barang adalah bentuk kejahatan terhadap rakyat,” ujarnya.

Analisis dan Rekomendasi

Kasus ini menjadi peringatan bagi lembaga pemerintah agar lebih teliti dalam proses pengadaan barang dan jasa. Pemantauan yang ketat dan transparansi dalam anggaran sangat penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Tindakan Hukum Lanjutan

Kejagung akan terus memproses kasus ini dan memastikan para tersangka mendapatkan hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku. Proses hukum ini juga menjadi langkah penting dalam memberikan keadilan kepada masyarakat yang terkena dampak dari praktik korupsi ini.

FAQ

Apa itu markup dalam pengadaan barang?
Markup adalah peningkatan harga barang atau jasa yang tidak wajar, biasanya dilakukan untuk keuntungan pribadi atau kelompok tertentu.

Mengapa pengadaan barang harus sesuai kebutuhan lapangan?
Agar dana yang digunakan efisien dan benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk keuntungan pribadi.

Apa konsekuensi dari korupsi pengadaan?
Korupsi pengadaan menyebabkan kerugian negara, merusak program pemerintah, dan merugikan masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RPH Surabaya, pemotongan hewan kurban Surabaya, Iduladha 1447 H, sapi kurban Surabaya, layanan kurban higienis, PT RPH Surabaya Perseroda, Kesehatan Hewan Kurban,

    RPH Surabaya Pastikan Pemotongan Hewan Kurban Higienis dan Sesuai Syariat, 166 Sapi Sudah Terdaftar

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 50
    • 0Komentar

    RPH Surabaya Fokus Hadirkan Layanan Kurban Aman dan Profesional DIAGRAMKOTA.COM — PT Rumah Potong Hewan Surabaya Perseroda menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pemotongan hewan kurban yang amanah, transparan, profesional, dan memenuhi standar higienitas menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular sekaligus memastikan daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat […]

  • PPN 12 persen

    Terbongkar PPN 12 Persen: Nasdem Kritik PDIP atas Sikap Tidak Konsisten!

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 429
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Partai Nasdem, salah satu anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM Plus), melontarkan kritik tajam terhadap sikap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terkait kebijakan Pajak Pertambahan Nilai PPN 12 persen yang akan mulai berlaku pada 1 Januari 2025. Menurut Nasdem, sikap PDIP yang belakangan menolak kebijakan tersebut dianggap tidak konsisten dengan kesepakatan sebelumnya. Wakil Ketua […]

  • Schjelderup Dihukum Penjara Percobaan Setelah Sebar Video Asusila Anak Di Bawah Umur

    Schjelderup Dihukum Penjara Percobaan Setelah Sebar Video Asusila Anak Di Bawah Umur

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Atlet sepak bola Norwegia Andreas Schjelderup menghadapi tekanan terbesar dalam kariernya setelah dihukum oleh pengadilan Denmark atas tindakan menyebarkan materi seksual yang melibatkan dua anak laki-laki di bawah umur 18 tahun. Putusan tersebut dijatuhkan di Pengadilan Copenhagen pada Rabu (19/11), tempat ia menjalani persidangan karena perbuatannya dilakukan saat masih bermain untuk klub Denmark, FC […]

  • Renungan Harian Katolik 20 Oktober 2025: Kekayaan Tak Dibawa Mati, Tapi Kebaikan Abadi di Hati Sesama

    Renungan Harian Katolik 20 Oktober 2025: Kekayaan Tak Dibawa Mati, Tapi Kebaikan Abadi di Hati Sesama

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Renungan Harian Katolik: Menghadirkan Kekayaan yang Tidak Pernah Hilang DIAGRAMKOTA.COM – Renungan harian Katolik pada hari Senin, 20 Oktober 2025, mengajak umat untuk tidak terlena oleh harta kekayaan dan hal-hal duniawi. Dalam bacaan Kitab Suci Roma 4:20-25 dan Injil Lukas 12:13-21, pesan yang disampaikan menekankan pentingnya berbagi kepada sesama serta menumbuhkan iman sebagai harta sejati dalam […]

  • Miris !! Keluarga Mantan Paspampres Dikriminalisasi

    Miris !! Keluarga Mantan Paspampres Dikriminalisasi

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 329
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Drg. David Andreasmito, tokoh Jawa Timur sekaligus Ketua Dewan Pembina GRIB Jaya Jatim, tampil tegas mengecam praktik kriminalisasi terhadap Arya Sjahreza Bayu Lesmana. Dalam pernyataan resminya, ia menegaskan bahwa kasus yang menimpa Arya bukanlah sekadar persoalan sengketa rumah, tetapi cerminan dari rusaknya sistem hukum akibat intervensi mafia tanah dan mafia peradilan. Menurut David, […]

  • DPW PPP Jawa Barat Dukung Agus Jadi Ketum 2025-2030

    DPW PPP Jawa Barat Dukung Agus Jadi Ketum 2025-2030

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 221
    • 0Komentar

    PPP Siap Gelar Muktamar X dan Dukung Agus Suparmanto sebagai Ketua Umum DIAGRAMKOTA.COM – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar Muktamar X pada akhir September 2025. Sebagai persiapan, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP di berbagai daerah telah menyatakan dukungan terhadap sosok yang dianggap mampu membawa perubahan bagi partai. Salah satu tokoh yang mendapat dukungan kuat adalah […]

expand_less