Keracunan MBG di Surabaya: DPRD Kritik Sistem Pengawasan dan Minta Evaluasi Total
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua DPRD Surabaya Syaifudin Zuhri.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kasus keracunan yang menimpa ratusan siswa di Surabaya setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya. Insiden ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan para pelajar, tetapi juga mengungkap kelemahan dalam sistem pengawasan program makanan gratis tersebut.
Ketua DPRD Surabaya: Program MBG Tetap Diperlukan, Tapi Sistem Kontrol Harus Diubah
Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri atau akrab disapa Ipuk, menyatakan bahwa meskipun program MBG memiliki manfaat penting bagi kesejahteraan siswa, evaluasi menyeluruh diperlukan untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan yang disajikan.
“Program MBG tetap harus dilanjutkan, tetapi sistem kontrol dan standar keamanan makanan harus dievaluasi total agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Ipuk.
Menurutnya, pemeriksaan makanan tidak cukup hanya melihat apakah makanan basi atau tidak. Proses pengolahan, higienitas dapur, kandungan bahan makanan, serta distribusi harus dipastikan aman sebelum disajikan kepada siswa.
Keracunan Berulang Bisa Sebabkan Trauma pada Siswa dan Orang Tua
Ipuk juga mengingatkan bahwa jika kasus keracunan terus berulang, hal ini bisa menyebabkan trauma pada siswa maupun orang tua. Kepercayaan terhadap program MBG akan berkurang, sehingga anak-anak cenderung takut mengonsumsi makanan yang disediakan.
“Kalau terus terjadi, orang tua pasti khawatir dan anak-anak takut makan MBG lagi,” tambahnya.
DPRD Siap Gelar Hearing Evaluasi Bersama Dinas Terkait
Sebagai langkah tindak lanjut, DPRD Surabaya akan menggelar hearing evaluasi bersama dinas terkait. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi sistem pengawasan dan menemukan solusi terbaik agar insiden serupa tidak terjadi lagi.
Evaluasi Menyeluruh: Mulai dari Proses Produksi Sampai Distribusi
Selain itu, DPRD juga menyarankan agar proses produksi makanan hingga distribusi diperiksa secara ketat. Hal ini mencakup pengecekan kualitas bahan baku, cara pengolahan, dan penyimpanan makanan sebelum disajikan.
Langkah-Langkah untuk Mencegah Keracunan MBG Berulang
Peningkatan Standar Higienitas
Pastikan semua tempat pengolahan makanan memenuhi standar kebersihan yang ditetapkan.Pelatihan Petugas
Laksanakan pelatihan berkala bagi tenaga pengolah makanan untuk meningkatkan kesadaran akan keamanan pangan.Sistem Pemantauan Berkala
Bentuk tim pemantau independen yang melakukan inspeksi rutin terhadap pusat-pusat pangan dan distribusi makanan.Keterlibatan Orang Tua dan Komunitas
Libatkan orang tua dan komunitas dalam pengawasan program MBG untuk memastikan transparansi dan kepercayaan publik.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Keracunan MBG
Apa itu MBG?
MBG adalah program pemerintah daerah yang memberikan makanan bergizi gratis kepada siswa SD dan SMP sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan dan kesehatan.
Mengapa keracunan MBG bisa terjadi?
Keracunan bisa terjadi karena adanya kesalahan dalam proses pengolahan, penyimpanan, atau distribusi makanan yang tidak sesuai dengan standar kesehatan.
Bagaimana DPRD menangani insiden ini?
DPRD akan menggelar hearing evaluasi bersama dinas terkait untuk menemukan solusi jangka panjang dan memperkuat sistem pengawasan.***
- Penulis: Diagram Kota

>
>

Saat ini belum ada komentar