Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPRD Surabaya: Desil Naik Bansos Hilang, Ketika Data Lebih Cepat Kaya dari Warganya

DPRD Surabaya: Desil Naik Bansos Hilang, Ketika Data Lebih Cepat Kaya dari Warganya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya kembali menghadirkan ironi klasik: data kemiskinan yang “terlihat rapi di atas kertas”, tapi berantakan di dunia nyata. Dalam rapat dengar pendapat antara DPRD Surabaya, Badan Pusat Statistik (BPS), dan sejumlah OPD, Senin (6/4/2026).

Satu fakta mengemuka—status miskin kini bisa berubah secepat update aplikasi, tapi nasib warga? Tetap di tempat.

Ketika Desil Bisa Loncat, Tapi Hidup Tetap Melarat

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Imam Syafii, mengungkap fenomena yang nyaris absurd: warga yang sebelumnya masuk desil 1 atau 2—kategori paling miskin—tiba-tiba “naik kelas” ke desil 6.

Naik? Iya. Sejahtera? Belum tentu.

“Sekali data berubah, bantuan langsung hilang. Beasiswa lenyap, bansos putus,” kritiknya.

Di titik ini, sistem desil tak ubahnya palu sidang: sekali diketok, nasib warga diputus. Bedanya, ini bukan ruang sidang—ini soal perut.

Punya Motor = Tidak Miskin? Logika Siapa Ini?

Masalah lain muncul dari indikator yang digunakan.

Punya sepeda motor? Punya HP? Selamat, Anda dianggap “cukup mampu”.

Padahal di lapangan, motor bisa jadi hasil kredit 3 tahun, HP hasil cicilan 12 bulan, dan dompet tetap kosong di akhir pekan.

Logika ini seperti menilai kesehatan dari baju yang dipakai—rapi di luar, belum tentu baik di dalam.

Pengeluaran Tinggi, Dibilang Mampu? DPRD Surabaya: Bisa Jadi Itu Utang

Pendekatan berbasis pengeluaran juga tak kalah problematis.

Dalam teori, pengeluaran besar = ekonomi kuat. Dalam realita, pengeluaran besar bisa berarti:

“Kalau hanya melihat pengeluaran, ini bisa menyesatkan,” tegas Imam.

Dan memang, di kota besar seperti Surabaya, bertahan hidup saja sudah mahal—apalagi dianggap mampu hanya karena terlihat “aktif belanja”.

Data Rapi, Bantuan Nyasar: Realita yang Terus Berulang

Ironi paling nyata terlihat di lapangan.

Di kawasan Moro Krembangan, seorang lansia yang sudah masuk desil 1—alias kategori paling miskin—justru belum menerima bantuan permakanan.

Statusnya miskin. Datanya ada.
Bantuannya? Entah di mana.

Masalah klasik: administrasi dan anggaran.

Masalah yang sama, cerita yang berulang.

DTKS: Antara Harapan dan Lubang Kebijakan

Secara nasional, persoalan ini bukan hal baru.

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) masih kerap jadi “kitab suci” yang tak selalu sesuai dengan kondisi riil masyarakat.

Akibatnya, yang butuh justru terlewat.
Yang terdata, belum tentu terbantu.

Miskin Baru: Tidak Terdata, Tidak Terlihat, Tidak Terbantu

Kelompok paling rentan saat ini adalah “miskin baru”.

Mereka yang tiba-tiba jatuh secara ekonomi—PHK, usaha bangkrut, atau biaya hidup melonjak—namun belum masuk sistem.

Dalam sistem, mereka tidak ada.
Di dunia nyata, mereka kesulitan.

Saatnya Data Turun ke Jalan, Bukan Warga yang Dipaksa Masuk Sistem

DPRD Surabaya mendesak evaluasi total sistem desil.

Bukan sekadar memperbaiki angka, tapi memastikan kebijakan benar-benar menyentuh manusia di balik data.

“Kebijakan harus adaptif. Jangan sampai yang butuh justru tersingkir karena data,” tegas Imam.

Karena jika tidak, kita akan terus melihat paradoks yang sama: data membaik, tapi perut tetap kosong. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tren Peminat Tinggi di Jalur SNBP Kampus Negeri Surabaya

    Tren Peminat Tinggi di Jalur SNBP Kampus Negeri Surabaya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk perguruan tinggi negeri di Surabaya, Jawa Timur, menunjukkan peningkatan yang signifikan pada tahun akademik 2026. Hal ini mencerminkan kembali minat calon mahasiswa terhadap pendidikan tinggi swasta dan nirlaba, khususnya di wilayah ibu kota provinsi tersebut. Surabaya memiliki 12 perguruan tinggi negeri (PTN), termasuk empat institusi pendidikan kedinasan […]

  • Super Bowl LX, Bad Bunny

    Perayaan Super Bowl LX: Bad Bunny dan Kekuatan Budaya yang Mengguncang

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 115
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Super Bowl LX menjadi perhelatan olahraga terbesar di Amerika Serikat, tetapi malam ini lebih dari sekadar pertandingan sepak bola. Acara ini menjadi panggung bagi seniman ternama seperti Bad Bunny, yang menghadirkan pertunjukan luar biasa selama interval pertandingan. Dengan kehadiran bintang-bintang besar seperti Lady Gaga, acara ini menunjukkan betapa pentingnya peran budaya dalam olahraga besar. […]

  • Pengemudi Lexus RI 25 Viral Arus Balik Nataru 2026

    Puncak Arus Balik Nataru 2026 Masih Berlangsung di Bandara Indonesia, Hingga Hari Senin 5 Januari 2026

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 masih terjadi hingga Senin, 5 Januari 2026. Prediksi ini dikeluarkan oleh PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), yang mengelola sejumlah besar bandara di Indonesia. Puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada dua hari berturut-turut, yaitu 3 dan 4 Januari 2026. Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad […]

  • Ulasan Film Nia 2025: Kisah Tragis Penjual Gorengan Sumatera Barat

    Ulasan Film Nia 2025: Kisah Tragis Penjual Gorengan Sumatera Barat

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 149
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Film Nia merupakan film drama Indonesia yang diadaptasi dari kisah nyata dan dirilis bersamaan pada 4 Desember 2025. Film ini menceritakan kisah hidup Nia Kurnia Sari, seorang remaja perempuan berusia 18 tahun dari Padang Pariaman yang harus menjadi tulang punggung keluarga setelah orang tuanya berpisah. Setiap hari ia menjual makanan gorengan untuk memenuhi kebutuhan […]

  • Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 53 Korban Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

    Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 53 Korban Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 168
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mencatat kemajuan signifikan dalam proses identifikasi korban peristiwa robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo. Hingga Minggu (12/10/2025), Dua korban kembali berhasil diidentifikasi setelah melalui serangkaian pemeriksaan DNA, medis, dan properti. Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki menyampaikan, dua kantong jenazah […]

  • Dearly Djoshua tentang Hubungan dengan Ari Lasso: Kita Sudah Berpisah

    Dearly Djoshua tentang Hubungan dengan Ari Lasso: Kita Sudah Berpisah

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Dearly Djoshua Akui Hubungan dengan Ari Lasso Telah Berakhir Dearly Djoshua, seorang pengusaha ternama di Bali, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait hubungannya dengan musisi ternama Ari Lasso. Melalui unggahan di media sosial, ia menegaskan bahwa keduanya telah berpisah dan tidak akan kembali bersama. Pernyataan ini menjadi jawaban bagi banyak pihak yang mempertanyakan status hubungan mereka. […]

expand_less