Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Orang Tua Bisa Konsultasi Anak Kecanduan Game Gratis via DARA Komdigi

Orang Tua Bisa Konsultasi Anak Kecanduan Game Gratis via DARA Komdigi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


DIAGRAMKOTA.COM – Layanan Digital Addiction Response Assistance (DARA) yang diluncurkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada akhir Februari lalu, memberikan solusi bagi para orang tua yang merasa kesulitan menghadapi anak-anak yang kecanduan bermain game. DARA hadir sebagai layanan konsultasi digital yang dapat membantu orang tua dalam mengenali tanda-tanda adiksi gim sejak dini serta menangani masalah tersebut dengan cara yang tepat.

Menurut Menteri Komdigi Meutya Hafid, layanan ini muncul sebagai respons terhadap kegelisahan masyarakat, khususnya orang tua, yang merasa kewalahan menghadapi perubahan perilaku anak akibat paparan game online secara berlebihan. Ia menyampaikan bahwa meskipun game bisa memicu kreativitas, negara tetap harus hadir untuk membantu anak-anak yang terpapar adiksi.

DARA juga terintegrasi dengan Indonesia Game Rating System (IGRS) dan bekerja sama dengan Riliv. Layanan ini dirancang untuk membantu orang tua mengenali tanda adiksi, memahami penyebabnya, serta menemukan cara penanganan yang efektif. Fitur-fitur utama dari DARA antara lain edukasi dan modul penanganan adiksi, asesmen awal untuk mengukur tingkat adiksi, serta konsultasi daring satu-satu dengan konselor profesional.

Orang tua yang ingin menggunakan layanan DARA dapat mengakses situs resmi di https://adiksi.igrs.id/. Berikut langkah-langkahnya:

  • Klik situs resmi layanan digital DARA
  • Klik tombol “konsultasi gratis”
  • Selanjutnya, orangtua akan dialihkan melalui pesan WhatsApp
  • Setelah itu, orangtua langsung berada di ruang chat dengan kontak IGRS 0811806860
  • Mulai berkonsultasi dengan mengikuti langkah-langkah yang tersedia

Selain itu, pemerintah telah melakukan pembatasan kategori game sesuai usia anak. Pembatasan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP Tunas yang mulai berlaku sejak Maret 2026. Indonesia menggunakan acuan kategori usia yang sudah dipakai dalam IGRS, yaitu:

  • 3+: Semua Usia: Konten aman untuk anak kecil, tanpa rokok, narkoba, kekerasan, darah, atau bahasa kasar. Tidak ada pornografi, humor dewasa, perjudian, atau horor.
  • 7+: Anak Sekolah Dasar: Boleh mengandung elemen fantasi ringan, masih tanpa darah, rokok, alkohol, narkoba, atau kekerasan berlebih. Tidak mengandung humor dewasa atau horor. Masih dilarang interaksi online langsung.
  • 13+: Remaja Awal: Boleh menampilkan darah ringan dan kekerasan animasi terbatas. Memungkinkan humor dewasa ringan. Dapat memiliki fitur percakapan online dengan filter bahasa.
  • 15+: Remaja Menengah: Kekerasan moderat dan interaksi online dengan filter diperbolehkan. Humor dewasa non-seksual diizinkan. Masih dilarang menampilkan pornografi, ketelanjangan, perjudian, atau horor ekstrem.
  • 18+: Dewasa: Boleh mengandung unsur rokok, alkohol, narkoba, dan kekerasan berat. Humor dewasa atau tema seksual ringan diperbolehkan (tanpa pornografi eksplisit). Fitur percakapan online bebas.

Komdigi juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 sebagai aturan pelaksana PP Tunas. Regulasi ini memuat pedoman teknis bagi platform digital dalam menjalankan kewajiban perlindungan anak di ruang digital. Dengan demikian, DARA menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengedukasi dan melindungi generasi muda dari risiko adiksi game.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Destinasi Wisata Banyuwangi 2025

    10 Destinasi Wisata Banyuwangi 2025: Surga Alam di Ujung Timur Jawa!

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mencari destinasi liburan di Banyuwangi yang sedang populer dan terbaru pada tahun 2025 yang patut dikunjungi saat berlibur bersama keluarga? Mulai dari api biru langka, savana khas Afrika, hinggaspotsurfing terbaik, berikut adalah 10 destinasi wisata terbaru dan paling wajib dikunjungi di Banyuwangi tahun 2025 ini! Siap-siap terpukau! 1. Dialog Banyuwangi: Oase di Pinggir Pantai […]

  • Polres Tanjung Perak Amankan Remaja Kelompok Gangster SSTB dan All Star yang Terlibat Bentrokan di Kalilom Lor Surabaya

    Polres Tanjung Perak Amankan Remaja Kelompok Gangster SSTB dan All Star yang Terlibat Bentrokan di Kalilom Lor Surabaya

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Video viral di media sosial aksi kelompok gangster saling menyerang dengan menggunakan senjata tajam dan bom molotov langsung ditindaklanjuti Polsek Kenjeran bersama Unit Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Peristiwa itu terjadi pada Senin, (8/9) sekitar pukul 01.00 Wib di Jalan Kalilom Lor Gang 3, Surabaya. Dari lokasi kejadian, polisi menemukan tiga bilah […]

  • Permintaan Air Bersih di Tulungagung Menurun, Hanya Satu Desa

    Permintaan Air Bersih di Tulungagung Menurun, Hanya Satu Desa

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 201
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG – Permintaan bantuan air bersih di Kabupaten Tulungagung mengalami penurunan signifikan sepanjang tahun 2025. Hingga pertengahan Oktober, hanya satu desa yang mengajukan permohonan distribusi air bersih. Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana sebanyak 15 desa dari delapan kecamatan mengalami kesulitan air akibat musim kemarau. Penyebab Penurunan Permintaan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD […]

  • Cek NIK DTSEN 2025

    Cek NIK DTSEN 2025: Pemahaman Dasar tentang Desil dalam Sistem Bantuan Sosial

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Desil merupakan sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan yang digunakan oleh pemerintah dalam menentukan prioritas penerima bantuan sosial. Sistem ini membagi penduduk ke dalam 10 tingkatan, mulai dari desil 1 hingga desil 10. Setiap tingkatan menggambarkan kondisi ekonomi keluarga, dengan desil 1 menjadi kelompok paling rentan dan desil 10 sebagai kelompok yang dianggap lebih […]

  • Serap Aspirasi Warga Surabaya Barat, Agus Mashuri Di Waduli Soal Pendidikan Hingga Insfrastruktur

    Serap Aspirasi Warga Surabaya Barat, Agus Mashuri Di Waduli Soal Pendidikan Hingga Insfrastruktur

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 240
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Reses masa sidang I tahun 2025 dimanfaatkan oleh Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Agus Mashuri, dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan ini menyasar beberapa titik di wilayah barat Surabaya, di antaranya Desa Sememi, Kelurahan Pakal, Raci Benowo, serta Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal. Dalam dialog bersama warga, […]

  • Interpol Terbitkan Red Notice Muhammad Riza Chalid, Polri Pastikan Keberadaan Terpantau

    Interpol Terbitkan Red Notice Muhammad Riza Chalid, Polri Pastikan Keberadaan Terpantau

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Divisi Humas Polri bersama Divhubinter Polri menyampaikan perkembangan terbaru terkait penerbitan Interpol Red Notice terhadap buronan kasus dugaan tindak pidana korupsi, Muhammad Riza Chalid (MRC). Penyampaian tersebut disampaikan dalam kegiatan doorstop di Lobi Divhumas Polri, Minggu (1/2/2026). Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan komitmen Polri dalam penegakan hukum, termasuk […]

expand_less