Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Pelebaran Sungai Kalianak Tahap II Dipertanyakan, DPRD Surabaya Minta Penandaan Bangunan Dihentikan

Pelebaran Sungai Kalianak Tahap II Dipertanyakan, DPRD Surabaya Minta Penandaan Bangunan Dihentikan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, meminta Pemerintah Kota Surabaya menahan sementara penandaan bangunan warga yang terdampak rencana pelebaran Sungai Kalianak tahap II.

Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama warga Morokrembangan yang mempertanyakan kejelasan dasar hukum proyek pelebaran sungai hingga mencapai 18,6 meter.

“Saya minta sebaiknya pihak pemkot jangan melakukan penandaan kepada bangunan yang terdampak pelebaran sungai sebelum semuanya jelas dan disepakati bersama,” ujar politisi Partai Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe.

DPRD Pertanyakan Perubahan Lebar Sungai

Cak Yebe menyoroti adanya perubahan signifikan terkait lebar ruang manfaat Sungai Kalianak. Ia mempertanyakan dasar penetapan angka 18,6 meter, mengingat data sebelumnya menyebutkan lebar sungai hanya sekitar 8 meter.

“Kalau dari surat BPKAD Jatim dan Dinas Perikanan dan Kelautan disebutkan ruang manfaat sungai itu 8 meter dan saat ini menyempit jadi 1 sampai 1,5 meter, maka harus jelas kenapa dalam proyek ini menjadi 18,6 meter,” tegasnya.

Menurutnya, perubahan tersebut perlu dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Data Historis Sebut Lebar Sungai 8 Meter

Berdasarkan surat Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tertanggal 15 September 2014, disebutkan bahwa tanah eks tambak di kawasan Jalan Tambak Asri merupakan aset Pemprov Jawa Timur seluas sekitar 23,2 hektare.

Dalam dokumen tersebut juga dijelaskan bahwa Sungai Kalianak mengalami penyempitan dari lebar awal sekitar 8 meter menjadi hanya 1 hingga 1,5 meter.

“Artinya secara historis ruang manfaat sungai itu 8 meter, bukan 18,6 meter. Ini yang perlu kita dudukkan bersama supaya tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” kata Cak Yebe.

Status Aset Pemprov Jatim Jadi Sorotan

Selain persoalan lebar sungai, DPRD Surabaya juga menyoroti status kepemilikan lahan di sekitar kawasan tersebut.

Berdasarkan surat Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Timur pada Agustus 2014, lahan seluas 231.920 meter persegi tersebut masih merupakan aset Pemprov Jatim dan belum pernah dilepas kepada pihak ketiga.

“Kalau aset itu milik Pemprov dan belum pernah dilepas, maka setiap langkah di atas lahan tersebut harus jelas koordinasinya. Jangan sampai ada tindakan di lapangan yang dasar hukumnya belum sinkron,” tegasnya.

Warga Keberatan, Hitungan Dinilai Tidak Masuk Akal

Warga Morokrembangan sebelumnya menyampaikan keberatan terhadap rencana pelebaran sungai yang dinilai terlalu besar.

Mereka menilai, jika lebar ruang manfaat sungai mencapai 18,6 meter dan ditambah garis sempadan sungai minimal 10 meter di sisi kiri dan kanan, maka total lebar yang terdampak bisa mencapai 38,6 meter.

“Kalau ruang manfaatnya 18,6 meter lalu ditambah sempadan kiri dan kanan masing-masing 10 meter, berarti totalnya bisa 38,6 meter. Ini angka yang besar dan harus benar-benar jelas payung hukumnya,” ujar Cak Yebe.

DPRD Minta Sinkronisasi Data Pelebaran Sungai Kalianak

DPRD Surabaya menegaskan bahwa sebelum langkah eksekusi dilakukan, Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus terlebih dahulu menyamakan data dan dasar regulasi.

Sinkronisasi dinilai penting agar program penanganan banjir tetap berjalan tanpa mengabaikan kepastian hukum serta hak masyarakat terdampak.

“Kita ingin penanganan banjir tetap jalan, tapi data dan dasar hukumnya harus sejelas-jelasnya. Sinkronisasi antara Pemprov dan Pemkot itu wajib sebelum mengambil keputusan,” pungkasnya.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Kedua Pelatih Bali United dan Persebaya dalam BRI Super League

    Strategi Kedua Pelatih Bali United dan Persebaya dalam BRI Super League

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026, pertandingan antara Bali United dan Persebaya Surabaya menjadi salah satu laga yang paling dinantikan. Pekan ke-20 akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada hari Sabtu (7/2/2026). Selain persaingan antara pemain, adu strategi antara pelatih juga menjadi fokus utama. Gaya Permainan yang Mirip Baik Bali United maupun […]

  • Surabaya Tingkatkan Keamanan Malam, Polrestabes Gelar Patroli Gabungan Tiga Pilar

    Surabaya Tingkatkan Keamanan Malam, Polrestabes Gelar Patroli Gabungan Tiga Pilar

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 206
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Untuk menjaga kondusivitas malam hari di Kota Pahlawan, Polrestabes Surabaya melaksanakan patroli besar-besaran yang melibatkan sinergi Tiga Pilar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari (27/7/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk respon terhadap keresahan warga terkait maraknya balap liar, aksi geng motor, dan gesekan antar kelompok masyarakat. Patroli gabungan ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes […]

  • PSIS Semarang Berusaha Bangkit Hadapi PSS Sleman

    PSIS Semarang Berusaha Bangkit Hadapi PSS Sleman

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Laga Berat Menanti PSIS Semarang di Kandang DIAGRAMKOTA.COM – PSIS Semarang akan menghadapi laga yang sangat berat saat menjamu PSS Sleman dalam pekan keenam Pegadaian Championship 2025/26. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Minggu (19/10) malam WIB. Bagi Mahesa Jenar, laga ini menjadi momen penting karena mereka masih terpuruk di dasar klasemen Grup […]

  • Oppo Find N5: Ponsel Lipat Premium dengan Layar Luas dan Kamera Setara DSLR!

    Oppo Find N5: Ponsel Lipat Premium dengan Layar Luas dan Kamera Setara DSLR!

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 215
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Oppo kembali menggegerkan pasar ponsel dunia dengan meluncurkan Oppo Find N5, smartphone lipat terbaru yang menawarkan kombinasi sempurna antara inovasi desain, kinerja tinggi, dan kemampuan pengambilan gambar yang profesional. Sebagai penerus dari seri Find N sebelumnya, Find N5 membawa banyak peningkatan signifikan, baik dalam hal layar, kamera, maupun efisiensi baterai. Layar Premium: Tampilan yang […]

  • Eduardo Perez Pecahkan Rekor Djadjang Nurdjaman! Persebaya Kalahkan Bali United 5-2

    Eduardo Perez Pecahkan Rekor Djadjang Nurdjaman! Persebaya Kalahkan Bali United 5-2

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 320
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Persebaya Surabaya meraih kemenangan telak melawan Bali United dengan skor 5-2. Hasil ini terasa luar biasa karena mengulangi rekor serupa yang pernah dibuat Djadjang Nurdjaman tujuh tahun silam. Pada tanggal 18 November 2018, Green Force berhasil membuat Serdadu Tridatu malu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. David da Silva tampil sebagai bintang dengan […]

  • Pemkot Perkuat Infrastruktur Cegah Banjir Rob Surabaya

    Pemkot Perkuat Infrastruktur Cegah Banjir Rob Surabaya

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur berupaya memaksimalkan penggunaan infrastruktur sebagai langkah untuk mengatasi kenaikan air laut (rob) di wilayah setempat. “Pada saat ini, Pemkot Surabaya lebih mengutamakan optimalisasi rumah pompa, pintu air, dan bozem sebagai upaya pengendalian banjir,” ujar Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Syamsul Hariadi, Senin (9/12/2025). […]

expand_less