Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Pemenuhan Hak Kesejahteraan Hakim Ad Hoc Jadi Fokus Pemerintah, Tunggu Tanda Tangan Prabowo

Pemenuhan Hak Kesejahteraan Hakim Ad Hoc Jadi Fokus Pemerintah, Tunggu Tanda Tangan Prabowo

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia kini tengah menyelesaikan proses penghitungan kenaikan gaji untuk para hakim ad hoc. Proses ini diharapkan segera rampung dan akan ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang menjelaskan bahwa peraturan terkait kenaikan gaji tersebut sudah dalam tahap akhir.

Penjelasan dari Mensesneg tentang Proses Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc

Menurut Prasetyo Hadi, seluruh angka dan perhitungan telah selesai. Ia juga menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Mahkamah Agung (MA) pekan lalu untuk finalisasi aturan sebelum akhirnya diteken oleh presiden. Meski demikian, ia belum memberikan detail jumlah kenaikan yang akan diterima oleh hakim ad hoc.

“Peraturan ini tinggal menunggu tanda tangan Bapak Presiden. Jadi sudah selesai perhitungan, sudah selesai angka-angkanya,” ujar Prasetyo.

Perbedaan Kenaikan Gaji Antara Hakim Ad Hoc dan Hakim Karir

Prasetyo tidak menjelaskan apakah kenaikan gaji untuk hakim ad hoc akan lebih besar atau lebih kecil dibandingkan hakim karir. Namun, ia menegaskan bahwa penyesuaian kenaikan gaji maupun tunjangan untuk hakim ad hoc tidak diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2025.

Penataan kenaikan gaji ini akan diatur dalam beleid lain yang sedang didetailkan. “Itu nanti akan dihitung tersendiri. Karena berkenaan dengan hakim ad-hoc itu perinciannya itu sedang didetailkan,” tambahnya.

Dialog dengan Para Hakim Ad Hoc

Selain itu, pemerintah juga telah membuka dialog dengan para hakim ad hoc. Tujuannya adalah untuk memahami kondisi dan harapan mereka secara lebih jelas. Prasetyo mengatakan bahwa hasil komunikasi tersebut sedang didetilkan karena setiap hakim memiliki situasi yang berbeda-beda.

“Sudah (buka dialog), kan kita berkomunikasi terus. (Hasil komunikasinya) Sedang didetilkan, karena masing-masing lain-lain. (Kenaikan tunjangan) nanti disesuaikan dengan yang hakim karir,” jelas Prasetyo.

Respons dari Komisi III DPR

Komisi III DPR juga turut merespons isu ini. Ketua Komisi III DPR menegaskan bahwa gaji hakim ad hoc akan naik, meskipun tidak diatur dalam PP Nomor 42 Tahun 2025. Ia menekankan bahwa pemerintah harus memperhatikan kesejahteraan hakim ad hoc agar bisa bekerja dengan optimal.

Masalah Awal yang Menyebabkan Mogok Sidang

Sebelumnya, para hakim ad hoc melakukan mogok sidang setelah mengetahui bahwa PP Nomor 42 Tahun 2025 tidak mencakup kenaikan gaji mereka. Namun, pihak Istana Kepresidenan memastikan bahwa kenaikan gaji ini akan segera diberlakukan.

Penyebab Kenaikan Gaji Ditetapkan Terpisah

Prasetyo menjelaskan bahwa kenaikan gaji dan tunjangan untuk hakim ad hoc memang tidak diatur dalam PP Nomor 42 Tahun 2025. Hal ini dilakukan karena perincian khusus untuk hakim ad hoc masih dalam proses penyelesaian.

“Karena berkenaan dengan hakim ad-hoc itu perinciannya itu sedang didetailkan,” tambahnya.

Dengan penyelesaian proses penghitungan dan koordinasi dengan MA, pemerintah diharapkan segera menyelesaikan aturan kenaikan gaji untuk hakim ad hoc. Proses ini menjadi penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan motivasi para hakim ad hoc dalam menjalankan tugasnya.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Pengeroyokan Bermotif Dendam Antar Kelompok Silat

    Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Pengeroyokan Bermotif Dendam Antar Kelompok Silat

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 208
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya melalui Unit Jatanras Satreskrim berhasil mengungkap kasus pengeroyokan brutal yang terjadi pada Sabtu dini hari, 21 Juni 2025, di depan Sentra Wiyung Kuliner (SWK), Jalan Raya Menganti, Surabaya. Peristiwa ini menambah daftar panjang konflik antar kelompok silat yang belakangan marak terjadi di Kota Pahlawan. dalam konferensi pers […]

  • Wisata Petualangan Di Hutan Tropis Indonesia

    Wisata Petualangan Di Hutan Tropis Indonesia

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 255
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wisata petualangan di hutan tropis IndonesiaLebih dari sekadar pemandangan hijau nan rimbun, hutan-hutan ini menyimpan rahasia alam yang menantang adrenalin dan menguji batas kemampuan fisik serta mental. Bagi para pencinta petualangan, Indonesia adalah surga tersembunyi yang menunggu untuk dieksplorasi. Hutan tropis Indonesia, yang membentang dari Sumatera hingga Papua, menawarkan beragam aktivitas petualangan. Trekking […]

  • Kehadiran Lucas Morelatto, Harapan Baru Persijap Jepara di Putaran Kedua BRI Super League

    Kehadiran Lucas Morelatto, Harapan Baru Persijap Jepara di Putaran Kedua BRI Super League

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 41
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Pemain asal Brasil, Lucas Morelatto da Cruz, resmi menjadi bagian dari skuat Persijap Jepara untuk menghadapi putaran kedua BRI Super League 2025/26. Kehadirannya menandai langkah strategis manajemen Laskar Kalinyamat dalam memperkuat tim yang masih berada di zona merah klasemen sementara. Lucas diproyeksikan sebagai pemain sayap kanan yang akan memberikan variasi serangan dari sisi […]

  • Tanggap Bencana, Polres Tuban Tangani Dampak Angin Puting Beliung

    Tanggap Bencana, Polres Tuban Tangani Dampak Angin Puting Beliung

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Tuban Polda Jatim bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban menurunkan personel untuk membantu masyarakat Desa Tegalrejo, Kecamatan Widang, yang terdampak bencana angin puting beliung, Senin (02/02/2026). Angin puting beliung tersebut menerjang dua dusun, yakni Dusun Mejeruk dan Dusun Brao pada Minggu (01/02). Akibatnya, puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat […]

  • Pantai Gemah Tulungagung

    Peningkatan Strategi Pariwisata di Pantai Gemah Tulungagung

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pantai Gemah, salah satu destinasi wisata utama di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menghadapi tantangan baru akibat perubahan aksesibilitas dan persaingan dengan destinasi lain. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Ardian Candra, menjelaskan bahwa penurunan jumlah kunjungan ke pantai ini tidak lepas dari adanya jalur lintas selatan (JLS) yang menghubungkan Tulungagung–Trenggalek. Jalur ini membuka […]

  • Pramono dan Rano Berjalan Santai Bersama 20.000 Warga di Jakarta Selatan dalam Fun Walk 2025

    Pramono dan Rano Berjalan Santai Bersama 20.000 Warga di Jakarta Selatan dalam Fun Walk 2025

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Gubernur Jakarta Ikut Serta Dalam Jakarta Selatan Fun Walk 2025 DIAGRAMKOTA.COM – Pada hari Minggu, 14 September 2025, pagi hari, Gubernur Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno hadir dalam acara Jakarta Selatan Fun Walk (JSFW) 2025. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20.000 warga dari 65 kelurahan yang ada di wilayah Jakarta Selatan. Rano Karno […]

expand_less