TikTok UpScrolled, Platform Media Alternatif Muncul sebagai Solusi Kepatuhan Konten
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah pengguna media sosial di seluruh dunia mulai beralih ke platform alternatif setelah munculnya kekhawatiran terkait kebijakan penyensoran dan moderasi konten. Salah satu platform yang sedang naik daun adalah UpScrolled, sebuah layanan media sosial yang menawarkan pengalaman tanpa sensor dan tanpa pembatasan tertentu. CEO sekaligus pendirinya, Issam Hijazi, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pengguna terjadi secara signifikan setelah pengumuman akuisisi TikTok oleh perusahaan asing.
Pengguna Mengalir ke UpScrolled Setelah Akuisisi TikTok
UpScrolled, yang diluncurkan pada Juli 2025, menawarkan berbagai fitur seperti unggahan teks, foto, video pendek, dan cerita. Platform ini menegaskan bahwa tidak ada sensor atau pembatasan konten yang diterapkan. Dalam beberapa hari setelah akuisisi TikTok, jumlah pengguna UpScrolled meningkat drastis, sehingga menyebabkan crash pada server mereka. Pada Senin, platform ini menduduki peringkat 10 besar aplikasi gratis di Apple App Store, serta nomor dua di antara aplikasi jaringan sosial.
Alasan Beralih dari TikTok
Hijazi menjelaskan bahwa banyak pengguna merasa tidak nyaman dengan kebijakan moderasi konten TikTok, khususnya terkait isu Palestina. Ia menyatakan bahwa konten pro-Palestina sering kali diberi peringatan atau dibatasi jangkauannya. Hal ini memicu pengguna untuk mencari alternatif yang lebih bebas. “Kami melihat lonjakan pengguna sekitar 30.000 hingga 40.000 orang dalam beberapa hari terakhir,” ujarnya.
Latar Belakang Pendirian UpScrolled
Hijazi, yang merupakan warga Palestina-Australia, mengungkapkan bahwa ia memutuskan untuk membangun UpScrolled setelah menjadi bagian dari perusahaan teknologi besar. Ia merasa tidak bisa lagi diam saat konflik di Gaza terus berlangsung. “Saya kehilangan anggota keluarga di Gaza dan tidak ingin terlibat dalam sistem yang tidak adil,” katanya. Ia melihat celah pasar yang cukup besar dan memutuskan untuk membangun platform sendiri.
Kebijakan Moderasi Konten yang Berbeda
Perbedaan utama antara UpScrolled dan platform lainnya adalah kebijakan moderasi konten yang lebih transparan dan adil. Hijazi menegaskan bahwa platform ini hanya akan memoderasi konten yang ilegal, seperti penjualan narkoba. Namun, pengguna tetap bebas menyampaikan pendapat tentang Palestina atau topik lainnya. “Kami tidak melakukan sensor terhadap kelompok tertentu, berbeda dengan platform lain yang mengklaim sebagai tempat kebebasan berbicara tetapi berlaku berbeda ketika membahas Palestina,” ujarnya.
Tantangan dan Visi Masa Depan
Meski banyak platform alternatif gagal, Hijazi percaya bahwa UpScrolled memiliki peluang sukses. “Kami belajar sambil berkembang, tapi satu hal yang kami pahami adalah bahwa orang-orang ingin merasa diperhatikan dan bukan sekadar produk perusahaan besar,” katanya. UpScrolled tidak menggunakan algoritma untuk membuat pengguna terjebak dalam penggunaan berlebihan. “Ini disengaja, karena saya tahu dampaknya terhadap mental, terutama bagi generasi muda,” tambahnya.

>

Saat ini belum ada komentar