Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Pegawai Pajak Kena OTT KPK di Jakarta Utara: Modus “All In” yang Menguras Pendapatan Negara

Pegawai Pajak Kena OTT KPK di Jakarta Utara: Modus “All In” yang Menguras Pendapatan Negara

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kasus korupsi pajak yang terjadi di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara mengungkapkan modus operasi yang sangat merugikan negara. Dugaan suap dalam proses pemeriksaan pajak PT Wanatiara Persada (PT WP) berhasil diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada 9–10 Januari 2026. Peristiwa ini menunjukkan betapa rentannya sistem pengawasan pajak yang seharusnya menjaga keadilan dan keberlanjutan pendapatan negara.

Proses Pengungkapan Kasus

Perkara ini bermula dari pemeriksaan pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dilakukan terhadap PT WP untuk tahun pajak 2023. Setelah menerima laporan kewajiban PBB, tim pemeriksa dari KPP Madya Jakarta Utara melakukan pemeriksaan untuk menelusuri potensi kekurangan pembayaran pajak. Hasil awal menunjukkan adanya temuan potensi kurang bayar sekitar Rp75 juta. Namun, kasus ini kemudian berubah menjadi dugaan suap setelah PT WP menyampaikan beberapa kali sanggahan terhadap hasil temuan awal.

Permintaan “All In” yang Tidak Sah

Dalam proses sanggahan tersebut, KPK menduga terjadi permintaan pembayaran pajak secara tidak sah. Salah satu pejabat, Agus Syaifudin (AGS), selaku Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi (Waskon) KPP Madya Jakarta Utara, meminta agar PT WP melakukan pembayaran pajak secara “all in” sebesar Rp23 miliar. Kata “all in” dalam konteks ini merujuk pada total jumlah yang diminta, termasuk biaya yang akan dibagikan kepada pihak-pihak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.

Permintaan ini disebut sebagai upaya untuk mengurangi potensi kerugian negara. Namun, PT WP hanya bersedia membayar fee sebesar Rp4 miliar. Akhirnya, setelah kesepakatan tercapai, pada Desember 2025, tim pemeriksa menerbitkan Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) dengan nilai kewajiban pajak PT WP sebesar Rp15,7 miliar. Angka ini turun sekitar Rp59,3 miliar atau sekitar 80 persen dari nilai awal temuan kekurangan pembayaran pajak.

Penyembunyian Fee Melalui Kontrak Fiktif

Untuk memenuhi permintaan fee sebesar Rp4 miliar, KPK menduga PT WP mencairkan dana melalui skema kontrak fiktif jasa konsultasi keuangan. Skema ini digunakan untuk menyembunyikan alur uang yang sebenarnya. Tindakan ini menunjukkan bagaimana sistem pajak bisa dimanipulasi untuk keuntungan pribadi, bahkan dengan mengorbankan kepentingan negara.

Dampak pada Pendapatan Negara

Menurut KPK, penurunan nilai kewajiban pajak tersebut menyebabkan pendapatan negara berkurang dalam jumlah yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa korupsi pajak bukan hanya sekadar masalah etika, tetapi juga memiliki dampak langsung terhadap keuangan negara. Dengan demikian, kasus ini memperkuat pentingnya pengawasan ketat terhadap proses administrasi pajak.

Tanggapan dari Pejabat Pajak

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa KPK terus berupaya untuk memberantas praktik korupsi di berbagai sektor, termasuk di bidang perpajakan. Ia menegaskan bahwa KPK akan terus mengambil langkah-langkah tegas untuk menjaga integritas sistem perpajakan nasional.

Kasus korupsi pajak di Jakarta Utara menunjukkan betapa pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam sistem perpajakan. Dugaan “all in” yang dilakukan oleh pejabat pajak mencerminkan kelemahan dalam pengawasan internal dan perlunya reformasi lebih lanjut. Dengan penangkapan dan penyelidikan yang dilakukan KPK, diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperbaiki sistem perpajakan Indonesia dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sopir Mobil MBG Tabrak SD di Jakut Masih Diperiksa, Penyebab Didalami

    Sopir Mobil MBG Tabrak SD di Jakut Masih Diperiksa, Penyebab Didalami

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Penyebab Kecelakaan Mobil MBG yang Menabrak Siswa SD Masih Dalam Pemeriksaan Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait insiden mobil operasional yang menabrak sejumlah siswa dan guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara. Peristiwa ini terjadi pada pukul 06.39 WIB, saat para murid sedang berada di halaman sekolah. Proses Penyelidikan Terus […]

  • Reses Bersama Warga,Enny Minarsih Fokus Selesaikan Masalah Masyarakat

    Reses Bersama Warga,Enny Minarsih Fokus Selesaikan Masalah Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Masa Reses kesatu tahun sidang kesatu dimanfaatkan anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKS Hj. Enny Minarsih untuk menyerap aspirasi masyarakat di dapilnya. Reses dilakukan hari selasa (29/10/24), Enny Minarsih bersama ratusan warga di wilayah Tegalsari, Surabaya. Reses diikuti oleh pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, karang taruna, dan juga pengurus ormas keagamaan. […]

  • Virus Nipah Gerindra Surabaya

    Waspada Virus Nipah, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis Jelang HUT ke-18

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kewaspadaan terhadap ancaman penyakit menular kembali menguat seiring meningkatnya perhatian global terhadap Virus Nipah yang dikenal memiliki tingkat kematian tinggi. Di tengah situasi tersebut, kegiatan cek kesehatan gratis digelar menjelang peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra sebagai upaya pencegahan dini sekaligus penguatan kesadaran kesehatan masyarakat. Gerindra Gelar Cek Kesehatan Gratis Jelang HUT ke-18 Ketua […]

  • Pakaian Bekas Impor Ilegal Dimusnahkan, Menkeu Purbaya: Saya Nggak Dapat Duit

    Pakaian Bekas Impor Ilegal Dimusnahkan, Menkeu Purbaya: Saya Nggak Dapat Duit

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan menerapkan sanksi denda terhadap importir pakaian dan tas bekas ilegal yang terbukti melanggar aturan. Ia menilai penindakan selama ini belum memberikan manfaat bagi negara karena seluruh barang sitaan hanya dimusnahkan tanpa adanya sanksi finansial kepada pelaku. “Rupanya selama ini hanya dimusnahkan dan yang impor masuk penjara. […]

  • FC Bayern Munich , Liga Champions

    FC Bayern Munchen Terancam Suasana Laga yang Mencekam di Liga Champions

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Selama bertahun-tahun, FC Bayern Munchen telah menjadi salah satu kekuatan dominan dalam sepak bola Eropa. Namun saat ini, klub pemegang rekor juara tersebut menghadapi situasi yang tidak biasa, yang tidak hanya mengkhawatirkan bagi para penggemar, tetapi juga bagi klub itu sendiri. Pertandingan kandang Bayern Munchen di Liga Champions melawan Union Saint-Gilloise berpotensi berlangsung […]

  • Dua Pembobol Gudang Rokok kabur Ditembak Polda Jatim

    Dua Pembobol Gudang Rokok kabur Ditembak Polda Jatim

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 220
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Aksi pengejaran Koboy dramatis berujung maut terjadi di ruas Tol Japanan, Senin (2/6) malam. Dua orang pelaku spesialis pembobolan gudang distributor rokok asal Magelang, Jawa Tengah, tewas ditembak petugas setelah berupaya kabur secara membahayakan. Kedua pelaku berinisial E dan A diketahui telah dibuntuti oleh tim gabungan sejak keluar dari Pulau Bali. Petugas dari […]

expand_less