Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Penyebab Pemanasan Global Bumi Bukan Sekadar Polusi, Ini Penjelasannya

Penyebab Pemanasan Global Bumi Bukan Sekadar Polusi, Ini Penjelasannya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemanasan global yang terus meningkat selama beberapa tahun terakhir tidak sepenuhnya disebabkan oleh polusi udara seperti yang sering dipercaya masyarakat. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa faktor utama pemanasan global adalah perubahan awan dan peningkatan panas yang terperangkap di sistem iklim bumi. Fenomena ini dikenal sebagai ketidakseimbangan energi Bumi, yaitu kondisi ketika energi dari Matahari yang masuk ke Bumi lebih besar dibandingkan energi panas yang dilepaskan kembali ke luar angkasa.

Perubahan Awan dan Energi yang Terakumulasi

Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Rosenstiel School of Marine, Atmospheric, and Earth Science, University of Miami, menggunakan data satelit jangka panjang serta catatan atmosfer global untuk memahami dinamika pemanasan global. Hasilnya menunjukkan bahwa perubahan aerosol, partikel kecil di udara yang berasal dari polusi maupun peristiwa alam, tidak sepenuhnya menjelaskan tren pemanasan terbaru.

Dalam studi ini, para peneliti menemukan bahwa perubahan awan dan penurunan reflektivitas permukaan Bumi akibat berkurangnya es dan salju menjadi penyebab utama peningkatan ketidakseimbangan energi global. Hal ini menyebabkan lebih banyak panas yang terperangkap di lautan, daratan, dan atmosfer.

Dampak Berbeda di Belahan Bumi Utara dan Selatan

Di belahan Bumi utara, kebijakan kualitas udara berhasil mengurangi polusi sulfat, sehingga jumlah partikel pembentuk awan berkurang. Akibatnya, awan menjadi kurang reflektif dan memungkinkan lebih banyak sinar Matahari mencapai permukaan Bumi, yang mempercepat pemanasan.

Sebaliknya, di belahan Bumi selatan, peristiwa alami seperti kebakaran hutan besar di Australia pada 2019-2020 dan letusan gunung api di dekat Tonga pada 2022 meningkatkan jumlah partikel di atmosfer. Partikel ini membuat awan lebih cerah dan meningkatkan pantulan sinar Matahari, sehingga memicu efek pendinginan.

Efek pemanasan di belahan utara dan pendinginan di belahan selatan saling menyeimbangkan. Secara global, dampak aerosol terhadap pemanasan hampir nol.

Peran Variabilitas Iklim Alami

Selain itu, variabilitas iklim alami seperti perubahan suhu laut turut memengaruhi pola pembentukan awan. Perubahan-perubahan ini menjadi bagian penting dalam memahami dinamika pemanasan global.

Chanyoung Park, penulis utama studi, mengatakan bahwa pemahaman ini membantu masyarakat fokus pada penyebab sebenarnya dari pemanasan global. “Perubahan perilaku awan yang terkait dengan pemanasan permukaan dan variabilitas iklim alami, bukan keliru menyalahkan udara yang lebih bersih,” ujarnya.

Penelitian Menjadi Indikator Penting

Brian Soden, salah satu penulis penelitian dan profesor di Departemen Ilmu Atmosfer Rosenstiel School, menegaskan bahwa ketidakseimbangan energi Bumi menjadi indikator utama seberapa cepat panas terakumulasi dalam sistem iklim. Menurutnya, temuan ini menunjukkan perlunya meninjau ulang asumsi lama yang terlalu menitikberatkan peran udara bersih dalam pemanasan global.

“Artinya, kita perlu mencermati perubahan awan dan variabilitas iklim alami untuk memahami mengapa planet ini terus menyerap panas,” tegasnya.

Masa Depan Lingkungan

Studi ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana pemanasan global terjadi dan apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampaknya. Meskipun polusi tetap menjadi isu penting, penelitian ini menunjukkan bahwa fokus utama harus pada perubahan iklim yang lebih luas dan kompleks. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSG vs Marseille: Adu Strategi Agresif Dalam Laga Derbi, Luis Enrique Fokus Dominasi Permainan

    PSG vs Marseille: Adu Strategi Agresif Dalam Laga Derbi, Luis Enrique Fokus Dominasi Permainan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 200
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Luis Enrique, pelatih Paris Saint-Germain (PSG), mengungkapkan strategi yang akan diterapkan dalam laga melawan Olympique de Marseille (OM) di Koweit. Meskipun pertandingan ini bukan bagian dari kompetisi liga domestik, atmosfernya tetap penuh dengan ketegangan dan ambisi. Dalam konferensi pers, Enrique menegaskan bahwa ini bukanlah kesempatan untuk membalas kekalahan sebelumnya, melainkan kesempatan untuk meraih gelar […]

  • Subandi bupati Sidoarjo

    Pemkab Sidoarjo Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik se-Jawa Timur Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 222
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kabupaten Sidoarjo kembali menorehkan prestasi gemilang dalam bidang pembangunan daerah. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Timur yang digelar di Hotel Shangri-La Surabaya, Selasa (29/4/2025), Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., menerima langsung penghargaan Terbaik I Kategori Kabupaten dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2025 dari Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah […]

  • Asami Shio Di Balik Layar, Apa Rahasianya Selalu Memikat?

    Asami Shio Di Balik Layar, Apa Rahasianya Selalu Memikat?

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 3.011
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Asami Shio di Balik Layar, Apa Rahasianya Selalu Memikat? Asami Shio, nama yang tak asing lagi di dunia hiburan Jepang, khususnya di industri film dewasa. Lebih dari sekadar aktris, ia adalah fenomena yang memikat jutaan penggemar dengan karisma, profesionalisme, dan aura unik yang sulit ditandingi. Namun, di balik layar, siapakah Asami Shio sebenarnya? […]

  • Tiga Tahun Menikah, Go Won Hee Akhirnya Putus

    Tiga Tahun Menikah, Go Won Hee Akhirnya Putus

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 215
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setelah kabar bahagia dari para artis Korea di sepanjang tahun ini, kabar kurang menyenangkan juga turut menghiasi. Di akhir tahun ini, Go Won Hee menambah daftar panjang para artis yang bercerai. Setelah tiga tahun menikah, bintang King The Land itu memilih untuk berpisah dengan suaminya. Kabar tersebut juga sudah dikonfirmasi langsung oleh agensi sang […]

  • Pemkot Surabaya Pentingnya Validasi Data Sosial Ekonomi Nasional

    Pemkot Surabaya Pentingnya Validasi Data Sosial Ekonomi Nasional

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan layanan publik dan program pemerintah. Di Kota Surabaya, pihak berwenang terus mengajak warga untuk memastikan keakuratan data yang mereka miliki. Hal ini bertujuan agar akses terhadap layanan dasar tetap terjaga, termasuk bantuan sosial, kesehatan, dan fasilitas umum lainnya. Peran DTSEN dalam […]

  • Dampingi Posyandu, TNI Peduli Terhadap Kesehatan Anak

    Dampingi Posyandu, TNI Peduli Terhadap Kesehatan Anak

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Babinsa Kelurahan Karangwaru Serka Junaedi, anggota Koramil Tipe B 0807/01 Tulungagung, melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Balita di Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (12/1/2026). Kegiatan Posyandu Balita tersebut meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, serta pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang balita. Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan ini […]

expand_less