Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Di Balik Target 200 Ribu Pengunjung, KBS Masih Bergelut dengan Parkir dan Isu Satwa

Di Balik Target 200 Ribu Pengunjung, KBS Masih Bergelut dengan Parkir dan Isu Satwa

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM– Sejumlah pengunjung Kebun Binatang Surabaya (KBS) melontarkan kritik tajam terhadap pengalaman berwisata di salah satu ikon wisata kota tersebut.

Keluhan paling banyak disuarakan terkait akses parkir yang dinilai minim dan semrawut, terutama saat akhir pekan, serta kondisi satwa yang dianggap kurang terawat, salah satunya monyet yang terlihat kurus di dalam kandang. Beberapa pengunjung mengaku harus memutar cukup jauh hanya untuk mencari lahan parkir resmi.

Kepadatan kendaraan di sekitar Jalan Setail hingga kawasan sekitar pintu masuk membuat kenyamanan berkunjung berkurang.

“Kurang banyak aja si tempat sampahnya, karena banyak tadi botol berserakan dan sampah lain juga, terus tadi lihat monyet  agak kurus,” tutur Allison (23) salah satu pengunjung KBS.

Menanggapi kritik tersebut, Direktur Keuangan dan SDM Kebun Binatang Surabaya, Nahroni, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan menyambut lonjakan pengunjung, khususnya pada momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Tanggal 10 kemarin kami sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan jajaran internal dan pihak-pihak terkait. Ada Polsek, Polres, Koramil, Dishub, hingga Satpol PP,” kata Nahroni.

Ia mengakui bahwa lalu lintas dan parkir menjadi tantangan utama KBS karena lokasinya berada di pusat kota. Untuk itu, manajemen bersama instansi terkait telah menyepakati optimalisasi parkir resmi di sisi utara KBS dan kawasan TIJ.

Jika kapasitas masih kurang, Dishub akan membuka kantong parkir residensial di kawasan Alfa dan Marmoyo, serta berkoordinasi dengan kepolisian untuk memanfaatkan area parkir Surabaya Town Square (SUTOS).

Terkait tudingan kondisi satwa, khususnya monyet yang disebut kurus, Nahroni menegaskan bahwa animal welfare di KBS berjalan dengan baik dan terus diawasi oleh tim medis serta keeper.

“Alhamdulillah tidak ada kendala berarti. Program kesejahteraan satwa dan breeding berjalan. Contohnya kapibara, dari sepasang kini berkembang menjadi enam ekor,” ujarnya.

Ia juga menepis kritik pengamat terkait satwa komodo yang disebut overload.
Menurutnya, hingga kini belum ada standar resmi dari kementerian terkait batas overload, bahkan saat kunjungan Menteri Kehutanan, kondisi komodo di KBS mendapat apresiasi.

“Satwa-satwa lain juga dalam kondisi aman,” tegas Nahroni.

Di sisi lain, KBS justru menargetkan peningkatan jumlah kunjungan pada libur Nataru 2025 menuju 2026.

Jika tahun 2024 mencapai sekitar 190 ribu pengunjung dalam sembilan hari, tahun ini ditargetkan 200 ribu pengunjung atau naik sekitar 10 persen, dengan puncak kunjungan diperkirakan pada 28 Desember dan 1 Januari.

Untuk menarik minat wisatawan, KBS menyiapkan berbagai atraksi baru, mulai dari feeding pelikan, feeding capibara, spot foto kuda poni, hingga pembukaan wahana go-kart dan kereta sawah.

Sejumlah hiburan seperti kuda lumping, reog, hingga penampilan artis alumni KDI juga dijadwalkan meramaikan liburan.
Meski demikian, kritik pengunjung soal parkir dan visual kondisi satwa menjadi catatan penting bagi KBS.

Di tengah target kunjungan yang terus meningkat, publik berharap peningkatan kuantitas wisatawan juga diimbangi dengan perbaikan akses, kenyamanan, dan transparansi pengelolaan satwa, agar KBS tak hanya ramai, tetapi juga benar-benar ramah bagi pengunjung dan hewan konservasi. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Baru Surabaya: Mantan Suami yang Tidak Nafkahi Anak-Istri Dibatasi Layanan Kependudukan

    Kebijakan Baru Surabaya: Mantan Suami yang Tidak Nafkahi Anak-Istri Dibatasi Layanan Kependudukan

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya kini menerapkan kebijakan baru untuk memastikan bahwa mantan suami yang tidak melunasi kewajiban nafkah setelah perceraian tidak bisa menikmati layanan kependudukan. Kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk melindungi hak istri dan anak pasca-perceraian. Data Menunjukkan 8.180 Mantan Suami Belum Melunasi Kewajiban Nafkah Berdasarkan catatan Pengadilan Agama (PA) Kota Surabaya, terdapat sebanyak 8.180 mantan […]

  • Diduga Jadi Sarana Distribusi Timah Ilegal, Kapal di Bangka Selatan Diamankan Bareskrim Polri

    Diduga Jadi Sarana Distribusi Timah Ilegal, Kapal di Bangka Selatan Diamankan Bareskrim Polri

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri terus mendalami kasus dugaan penyelundupan pasir timah ilegal ke Malaysia. Dalam pengembangan terbaru, penyidik menyita satu unit kapal berikut mesin tempel yang diduga digunakan sebagai sarana pengangkutan pasir timah dari wilayah Bangka Selatan. Penyitaan dilakukan di kawasan Dermaga Kubu, Toboali, Kabupaten […]

  • Terlapor Kasus Dokter Gigi Spesialis Orthodonti Asal Surabaya Beku 9 Bulan, “SDM Unit Tipidter Patut Dipertayakan

    Terlapor Kasus Dokter Gigi Spesialis Orthodonti Asal Surabaya Beku 9 Bulan, “SDM Unit Tipidter Patut Dipertayakan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kuasa Hukum I Made Raden Mozart Assakhoya Putra Sitichai alias Jero Mozart mempertanyakan proses pengaduan tentang dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik yang dilakukan oleh seorang wanita asal Surabaya berinisial S yang diketahui berprofesi sebagai dokter gigi spesialis orthodonti. Pasalnya, pengaduan yang sudah dilakukan sejak tanggal 23 Mei […]

  • Perang Iran Israel, Pasar Keuangan Indonesia IHSG Menghadapi Tekanan Eksternal dan Internal

    Perang Iran Israel, Pasar Keuangan Indonesia IHSG Menghadapi Tekanan Eksternal dan Internal

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pasar keuangan Indonesia mengalami tekanan signifikan dalam beberapa hari terakhir, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun tajam hingga kembali ke level 7.500-an. Penurunan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan perubahan outlook dari lembaga pemeringkat global Fitch Ratings. Rupiah juga melemah terhadap dolar AS, mencatat pelemahan sebesar […]

  • Sampah ,Kabupaten Malang

    Masalah Sampah di Kabupaten Malang: Tantangan dan Solusi yang Terus Berkembang

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 125
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kabupaten Malang, yang dikenal sebagai kota pendidikan dan pariwisata, kini menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Jumlah produksi sampah terus meningkat setiap tahun, mencerminkan pertumbuhan populasi dan perubahan gaya hidup masyarakat. Pada tahun 2024 dan 2025, total produksi sampah mencapai sekitar 80 ribu ton. Angka ini menunjukkan bahwa masalah sampah tidak hanya menjadi isu […]

  • Orang Suka Sendiri Ternyata Ikuti 8 Aturan Kuat Ini, Ini Penjelasannya Menurut Psikologi

    Orang Suka Sendiri Ternyata Ikuti 8 Aturan Kuat Ini, Ini Penjelasannya Menurut Psikologi

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 229
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah dunia yang semakin penuh dan bising, tidak semua orang menyukai kegembiraan sosial. Beberapa orang justru merasa tenang di tengah keheningan. Mereka tidak bersifat anti-sosial; mereka hanya mengatur energinya dengan cara yang berbeda. Dikutip dari Geediting pada hari Minggu (9/11), berdasarkan psikologi, orang yang menyukai kesendirian tidak hanya menikmati waktu sendirian, tetapi juga […]

expand_less