Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Perekonomian Jawa Timur: Tantangan dan Strategi untuk Membangun Keseimbangan Dominasi Industri

Perekonomian Jawa Timur: Tantangan dan Strategi untuk Membangun Keseimbangan Dominasi Industri

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Perekonomian Jawa Timur (Jatim) terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, namun di balik capaian tersebut masih terdapat tantangan yang perlu segera diatasi. Salah satunya adalah kesenjangan ekonomi antara wilayah utara dan selatan Jatim. Hal ini menjadi fokus utama dalam berbagai diskusi dan kebijakan pemerintah provinsi setempat.

Struktur Ekonomi yang Dominan pada Sektor Industri

Menurut data yang disampaikan oleh Perencana Ahli Muda Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur, Ari Basuki, struktur perekonomian Jatim selama sepuluh tahun terakhir didominasi oleh tiga sektor utama, yaitu industri, perdagangan, dan pertanian. Sektor industri memberikan kontribusi terbesar, sekitar 30% terhadap perekonomian daerah. Sementara itu, perdagangan berkontribusi sekitar 18%, dan pertanian sekitar 10-11% setiap tahunnya.

Namun, distribusi kontribusi ekonomi ini tidak merata. Wilayah utara Jatim, khususnya yang berada di sekitar Gerbangkertasusila atau Surabaya, menjadi pusat utama dari aktivitas industri. Di sisi lain, wilayah selatan hanya memberikan kontribusi sebesar 20%. Hal ini mencerminkan ketimpangan yang cukup besar antara dua wilayah tersebut.

Potensi Pertanian sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Selatan

Meski industri mendominasi perekonomian Jatim, sektor pertanian tetap memiliki peran penting, terutama di wilayah selatan. Jatim dikenal sebagai lumbung pangan nasional dengan produksi terbesar dari berbagai komoditas seperti padi, susu, daging, dan kedelai. Wilayah Banyuwangi, Jember, dan Malang menjadi sentra utama dari produksi pertanian tersebut.

Ari Basuki menjelaskan bahwa potensi pertanian di wilayah selatan bisa menjadi penggerak utama perekonomian jika dikelola secara optimal. Namun, saat ini, minat generasi muda untuk terjun di bidang pertanian masih rendah. Untuk mengatasi hal ini, Pemprov Jatim telah melakukan berbagai upaya, termasuk edukasi dan sosialisasi tentang manfaat serta peluang di sektor pertanian.

Investasi dan Pengembangan Kawasan Industri

Selain sektor pertanian, investasi juga menjadi salah satu fokus utama dalam memperkuat perekonomian Jatim. Dalam periode Januari hingga September 2025, realisasi investasi mencapai Rp105,1 triliun, atau sekitar 75% dari target tahunan sebesar Rp147 triliun.

Selain itu, Jatim memiliki 13 kawasan industri yang beroperasi dengan total luas 4.649 hektare, yang sebagian besar tersebar di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Pemprov Jatim juga sedang mempersiapkan rencana pembangunan kawasan industri Ngawi, yang diharapkan dapat menjadi lokomotif baru bagi perekonomian wilayah tengah dan selatan Jatim.

Infrastruktur Pendukung untuk Konektivitas Wilayah

Untuk meningkatkan daya saing dan memicu pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan, Pemprov Jatim telah menyusun strategi infrastruktur pendukung. Salah satu proyek utama adalah Jalan Lintas Selatan (Pansela), yang akan menghubungkan wilayah utara dan selatan Jatim.

Proyek ini melibatkan delapan kabupaten pesisir selatan, termasuk Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi. Saat ini, jalur ini masih dalam tahapan pembebasan lahan oleh pemerintah daerah masing-masing. Pemerintah pusat akan bertanggung jawab atas pembangunan jalan, sehingga diperlukan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Ari Basuki optimis bahwa dalam lima tahun ke depan, jalur ini akan selesai dibangun dan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian wilayah selatan.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meskipun ada banyak upaya yang dilakukan, tantangan seperti kesenjangan ekonomi dan kurangnya minat generasi muda di sektor pertanian tetap menjadi isu yang harus diperhatikan. Pemprov Jatim berkomitmen untuk terus memperkuat sektor-sektor ekonomi yang berpotensi, baik melalui investasi, pengembangan infrastruktur, maupun penguatan sektor pertanian.

Dengan langkah-langkah strategis yang diambil, diharapkan perekonomian Jatim dapat lebih seimbang dan berkelanjutan di masa depan. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Infrastruktur Berkembang Pesat, Presiden Prabowo Targetkan IKN Jadi Ibu Kota 2028

    Infrastruktur Berkembang Pesat, Presiden Prabowo Targetkan IKN Jadi Ibu Kota 2028

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terus Berjalan Sesuai Rencana DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia terus memastikan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kawasan ini akan secara resmi berfungsi sebagai pusat politik negara pada tahun 2028. Hal ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang […]

  • Surabaya dan Utang yang Tak Terucap

    Rp1,5 Triliun Surabaya dan Utang yang Tak Terucap: Saat “Pembiayaan Alternatif” Jadi Bahasa Baru Fiskal Kota

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 297
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tampaknya sedang gemar berinovasi—bukan hanya pada proyek infrastruktur, tapi juga dalam diksi fiskal. Surabaya dan utang yang tak terucap. Alih-alih menggunakan istilah utang daerah, kini muncul frasa baru yang terdengar lebih lembut dan modern: pembiayaan alternatif. Namun di balik permainan kata yang halus itu, esensinya tetap sama: ada kewajiban […]

  • Kapolda Jatim Tinjau Pos Pengamanan di Malang Raya Pastikan Nataru Aman

    Kapolda Jatim Tinjau Pos Pengamanan di Malang Raya Pastikan Nataru Aman

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Menjelang malam pergantian Tahun Baru, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., melakukan peninjauan pos pelayanan terpadu (posyan) di wilayah Malang Raya,Selasa (30/12/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas. Adapun posyan yang ditinjau meliputi Posyan Terpadu Karanglo, Kabupaten […]

  • Pelantikan DPC PWDPI Sidoarjo: Komitmen Baru Untuk Jurnalisme yang Berintegritas dan Humanis

    Pelantikan DPC PWDPI Sidoarjo: Komitmen Baru Untuk Jurnalisme yang Berintegritas dan Humanis

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Sebuah babak baru dalam dunia jurnalistik di Kabupaten Sidoarjo resmi dimulai dengan dilantiknya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI). Pelantikan ini digelar dalam suasana khidmat di Fave Hotel Sidoarjo, Jumat (25/04), dan menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi jurnalis sebagai garda depan informasi publik yang bermartabat. Prosesi pelantikan dipimpin […]

  • Komisi C DPRD Surabaya Achmad Nurdjayanto

    Politisi Golkar Sarankan Pemkot Bangun Bozem Vertikal Untuk Atasi Banjir

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Golkar, Achmad Nurdjayanto, S.Pd. angkat bicara terkait penanganan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. Ia mengatakan, ada solusi untuk mengantisipasi banjir salah satunya, bagaimana jika dibuatkan bozem vertikal. Karena selama ini yang ada hanya bozem horizontal, sehingga ketika musim hujan maka bozem inipun tak […]

  • Buku “Rasa Bhayangkara Nusantara” Versi Bahasa Inggris Hadir di WEF Swiss 2026, Perkuat Diplomasi Presiden

    Buku “Rasa Bhayangkara Nusantara” Versi Bahasa Inggris Hadir di WEF Swiss 2026, Perkuat Diplomasi Presiden

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Buku Rasa Bhayangkara Nusantara karya bersama Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan resmi diperkenalkan di ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, sebagai bagian dari penguatan diplomasi Indonesia di panggung global. Buku versi Bahasa Inggris ini memuat 80 menu pilihan […]

expand_less