Ringkasan Berita:
- Pemkot Surabaya terus memperkuat komitmen ruang publik ramah anak lewat fasilitas gratis dan terintegrasi di Taman Prestasi, tepian Kalimas.
- Pengurus LPA Jatim Isa Ansori mengapresiasi keberhasilan Pemkot Surabaya menciptakan oase tumbuh kembang anak yang inklusif dan edukatif.
- Integrasi Mobil Perpustakaan Keliling di area bermain menjadi solusi strategis Pemkot Surabaya menekan ketergantungan gawai pada anak.
Surabaya, Ikijatim.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempertegas komitmennya dalam menghadirkan ruang publik yang inklusif, ramah anak, dan berorientasi pada ketahanan keluarga. Keberadaan Taman Prestasi di kawasan Jalan Ketabang Kali dan tepian Sungai Kalimas kini menjadi bukti nyata keberhasilan Pemkot Surabaya dalam menyediakan sarana rekreasi yang murah, sehat, dan sarat muatan edukasi di tengah dinamika pembangunan metropolis.
Suasana asri dan teduh pada Minggu pagi (30/8/2026) memperlihatkan antusiasme warga memanfaatkan aneka fasilitas permainan dan ruang edukasi yang dapat diakses secara cuma-cuma. Anak-anak tampak leluasa bereksplorasi di wahana terbuka, sementara para orang tua menikmati waktu berkualitas bersama keluarga dengan rasa aman dan nyaman.
Apresiasi LPA Jatim: Bukti Nyata Kepedulian Ekosistem Tumbuh Kembang Anak
Inisiatif Pemkot Surabaya dalam menyediakan ruang terbuka hijau terintegrasi menuai apresiasi tinggi dari Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur, M. Isa Ansori. Menurutnya, keberadaan Taman Prestasi bukan sekadar hamparan taman kota, melainkan manifestasi perlindungan dan pemenuhan hak-hak dasar anak.
“Kota yang baik tidak hanya diukur dari infrastruktur dan gedungnya, tetapi sejauh mana kota tersebut menyediakan ruang yang memungkinkan anak-anak tumbuh sehat dan bahagia. Pemkot Surabaya berhasil membuktikan hal itu melalui Taman Prestasi, sebuah oase nyata bagi anak dan keluarga,” tegas Isa Ansori.
Isa menambahkan bahwa ketersediaan fasilitas publik gratis memberikan dampak positif yang luar biasa bagi pembentukan karakter sosial generasi muda. Di ruang publik yang aman ini, anak-anak terlatih untuk saling berbagi, berinteraksi langsung, dan mengasah kepekaan sosial secara alami di luar lingkungan sekolah atau rumah.
Inovasi Perpustakaan Keliling: Pendekatan Literasi Asyik Lawan Kecanduan Gawai
Dukungan Pemkot Surabaya terhadap tumbuh kembang anak tidak hanya terpaku pada aktivitas fisik semata. Secara konsisten, armada Mobil Perpustakaan Keliling dihadirkan langsung di jantung keramaian Taman Prestasi sebagai langkah responsif menghadapi tantangan digitalisasi dan fenomena ketergantungan gawai (gadget) pada anak usia dini.
“Inovasi Pemkot Surabaya sangat tepat. Menghadirkan perpustakaan keliling di tempat bermain membuat pendekatan literasi terasa lebih menyenangkan. Rekreasi dan pendidikan bertemu langsung di tengah masyarakat tanpa membebani anak,” lanjut Isa.
Melalui perpaduan wahana bermain gratis, bentang alam yang teduh, serta fasilitas edukasi literasi yang mudah diakses, Pemkot Surabaya membuktikan komitmennya bahwa indeks kebahagiaan dan kesejahteraan warga merupakan pilar utama pembangunan kota masa depan.
Komitmen Keberlanjutan: Menjaga Kenyamanan dan Keamanan Ruang Publik
Menatap masa depan, Pemkot Surabaya menegaskan komitmen berkelanjutan untuk merawat sarana prasarana, menjaga tingkat kebersihan secara berkala, meningkatkan kenyamanan pengunjung, serta memperketat sistem keamanan di kawasan Taman Prestasi.
Langkah preventif dan pemeliharaan rutin ini dilakukan agar ruang publik di bantaran Kalimas tersebut tetap menjadi destinasi rekreasi edukatif yang hidup, aman, serta membahagiakan bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Surabaya.



















