Surabaya, Diagramkota.com – Pemerintah pusat berencana membangun tiga jalan layang (flyover) baru di Kota Surabaya untuk mendukung operasional kereta komuter listrik di kawasan Surabaya Raya. Proyek ini merupakan bagian dari rencana pengembangan sistem transportasi massal yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan keamanan lalu lintas di kota pesisir utara Jawa.
Tiga Titik Flyover yang Direncanakan
Tiga titik flyover yang akan dibangun adalah Flyover Ambengan, Flyover Pahlawan, dan Flyover Bung Tomo. Pembangunan proyek ini akan dimulai pada 2027 bersamaan dengan pelaksanaan proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL), dan ditargetkan selesai pada 2029. Seluruh dana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Menjelaskan Rencana Proyek
Nyono, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, menjelaskan bahwa pembangunan ketiga flyover akan berjalan secara simultan dengan SRRL. “Pembangunan ketiga flyover tersebut akan berjalan secara simultan dengan pengerjaan fisik SRRL dalam rentang waktu 2027 hingga 2029,” ujar Nyono saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Ia menambahkan bahwa target dari pemerintah pusat proyek SRRL fase pertama bisa selesai pada 2029, dan sudah bisa digunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat di kawasan aglomerasi. “Mulainya awal 2027, mudah-mudahan semua lancar sesuai linimasa yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Peran Pemkot Surabaya dalam Proyek
Meskipun Pemkot Surabaya telah menerima informasi awal mengenai rencana pembangunan ketiga jalur layang baru, hingga saat ini belum ada pembahasan detail mengenai cetak biru proyek fisik ketiga flyover tersebut. Maria Theresia Ekawati Rahayu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Surabaya, menyatakan bahwa masterplan-nya belum dibahas secara detail.
“Untuk masterplan-nya [rencana pembangunan Flyover Ambengan, Pahlawan, dan Bung Tomo] belum dibahas secara detail,” ujar Maria saat dikonfirmasi Bisnis, Kamis (16/7/2026). Ia juga menyatakan bahwa Pemkot Surabaya tetap mengikuti kebijakan dan arahan dari pemerintah pusat terkait proyek SRRL.
Langkah Mitigasi atas Dampak Pembangunan
Mengenai langkah mitigasi atas dampak pembangunan, seperti potensi pembebasan lahan di sekitar Jalan Ambengan, Jalan Pahlawan, dan Jalan Bung Tomo, Maria menyatakan pihaknya akan tetap menyelaraskan peran pemerintah daerah dengan keputusan operasional yang diambil pemerintah pusat. Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Surabaya akan tetap menjadi pendukung kebijakan pembangunan infrastruktur penunjang moda kereta komuter di kawasan Gerbangkertosusila.
Kesimpulan
Proyek KRL Surabaya Raya dengan pembangunan tiga flyover baru diharapkan dapat meningkatkan kualitas transportasi massal di kawasan Surabaya. Dengan dukungan APBN dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, proyek ini menjadi langkah penting dalam mempercepat pengembangan infrastruktur transportasi di Jawa Timur.
FAQ
Apa tujuan pembangunan tiga flyover di Surabaya?
Tujuan utamanya adalah untuk mendukung operasional kereta komuter listrik di kawasan Surabaya Raya, meningkatkan efisiensi dan keamanan lalu lintas.
Kapan proyek ini akan dimulai dan selesai?
Pembangunan proyek akan dimulai pada 2027 dan ditargetkan selesai pada 2029.
Dari mana sumber dana proyek ini?
Seluruh dana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Apa peran Pemkot Surabaya dalam proyek ini?
Pemkot Surabaya akan tetap menyelaraskan peran pemerintah daerah dengan keputusan operasional yang diambil pemerintah pusat.

















