Transparansi dan Keamanan dalam Sistem Parkir Digital di Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan parkir dengan menerapkan inovasi digital. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan foto jukir resmi di rambu kawasan parkir digital. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan identitas petugas parkir tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Program Digitalisasi Parkir Mengutamakan Transparansi
Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya menginisiasi program digitalisasi parkir yang mencakup pemasangan foto jukir resmi pada rambu kawasan parkir digital. Proses ini dilakukan dengan mengambil foto langsung dari petugas di lokasi, kemudian dicetak dan ditempel pada rambu.
Plt Kepala Dishub Surabaya Trio Qahyu Bowo menjelaskan bahwa penggunaan foto jukir di rambu kawasan parkir merupakan bagian dari upaya membangun transparansi. Dengan adanya foto tersebut, masyarakat dapat memverifikasi identitas petugas saat memarkir kendaraan.
Masyarakat Diimbau Menjaga Keamanan Bersama
Trio menegaskan bahwa masyarakat diharapkan aktif dalam memantau keberadaan petugas parkir. Jika ditemukan perbedaan antara foto di rambu dan petugas di lapangan, warga diminta segera melaporkannya melalui saluran pengaduan resmi Pemkot Surabaya.
“Kami akan merespons cepat setiap laporan yang masuk terkait pelanggaran jukir,” ujar Trio.
Langkah Pencegahan Penyalahgunaan Atribut Petugas
Pemasangan foto jukir juga menjadi upaya mencegah penyalahgunaan atribut petugas oleh pihak yang tidak berwenang. Program ini ditujukan untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi pengguna jasa parkir.
Warga Diminta Tidak Ragu Menolak Pembayaran
Selain itu, Trio meminta masyarakat tidak ragu menolak pembayaran parkir jika identitas petugas di lapangan tidak sesuai dengan foto yang terpampang di rambu.
“Jika fotonya tidak sesuai atau tidak sama dengan petugas parkirnya, silakan saya wajibkan warga kota untuk menolak,” tegasnya.
Penyebaran Bertahap di 819 Titik Lokasi
Pemasangan foto jukir resmi dilakukan secara bertahap dan menyasar 819 titik lokasi parkir digital TJU. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan keamanan sistem parkir di kota Surabaya.
Program digitalisasi parkir yang dijalankan Pemkot Surabaya tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat transparansi dan keamanan. Dengan pemasangan foto jukir resmi di rambu kawasan parkir digital, masyarakat kini memiliki alat kontrol yang lebih baik dalam menggunakan layanan parkir.***

>

Saat ini belum ada komentar