Pemkot Surabaya Percepat Digitalisasi Parkir dengan Pemasangan Foto Jukir di 819 Titik
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat implementasi program digitalisasi parkir. Salah satu langkah utamanya adalah pemasangan foto juru parkir (jukir) pada rambu kawasan parkir digital di seluruh wilayah kota. Proses ini dilakukan oleh lima tim yang diterjunkan untuk menyelesaikan pemasangan di 819 titik parkir tepi jalan umum (TJU).
Proses Pemasangan Foto Jukir yang Terstruktur
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Trio Wahyu Bowo menjelaskan bahwa setiap tim melakukan pendataan, pemotretan, pencetakan, hingga pemasangan foto jukir secara langsung di lokasi parkir. Proses ini dimulai dari identifikasi jukir, pengambilan foto, dan penempelan di rambu kawasan parkir digital.
“Kami membagi petugas ke lima wilayah, yaitu Surabaya timur, utara, pusat, selatan, serta barat. Setiap tim melakukan tahapan mulai dari identifikasi, pemotretan, pencetakan, laminasi, hingga pemasangan,” ujarnya saat meninjau pemasangan foto jukir di kawasan Taman Apsari.
Tujuan Digitalisasi Parkir yang Lebih Efisien
Menurut Trio, pemasangan foto petugas parkir menjadi salah satu elemen penting dalam sistem parkir digital yang sedang dikembangkan. Tujuannya adalah memberikan identitas lengkap bagi petugas parkir, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengenali dan berinteraksi dengan jukir yang bertugas.
Selain itu, digitalisasi parkir juga bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan parkir. Dengan adanya foto jukir di rambu digital, warga dapat memastikan bahwa petugas yang bertugas adalah benar-benar anggota resmi Dishub Surabaya.
Peran Warga dalam Proses Digitalisasi
Meski proses pemasangan berjalan cepat, Trio menekankan pentingnya peran warga dalam memastikan bahwa foto jukir yang dipasang sesuai dengan data yang ada. Masyarakat diminta untuk menolak jika menemukan foto yang tidak sesuai atau tidak memiliki identitas jelas.
“Warga diminta untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemukan foto jukir yang tidak sesuai dengan petugas yang sebenarnya,” katanya.
Langkah Berkelanjutan Menuju Sistem Parkir yang Lebih Baik
Digitalisasi parkir di Surabaya bukan hanya sekadar pemasangan foto jukir, tetapi merupakan bagian dari upaya lebih luas dalam meningkatkan kualitas layanan parkir. Dalam waktu dekat, Pemkot Surabaya juga akan meluncurkan sistem pembayaran digital yang akan memudahkan pengguna kendaraan.
Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan pengelolaan parkir di Surabaya semakin terorganisir dan ramah terhadap pengguna jalan.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Digitalisasi Parkir di Surabaya
Apa tujuan pemasangan foto jukir di rambu digital?
Tujuannya adalah untuk memberikan identitas jelas kepada petugas parkir dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan parkir.Bagaimana proses pemasangan foto jukir dilakukan?
Petugas dibagi ke lima wilayah dan melakukan pendataan, pemotretan, pencetakan, laminasi, dan pemasangan secara langsung di lokasi parkir.Bagaimana peran warga dalam proses ini?
Warga diminta untuk memastikan bahwa foto jukir yang dipasang sesuai dengan data yang ada dan melaporkan jika menemukan ketidaksesuaian.***

>

Saat ini belum ada komentar