Surabaya Pasang Foto Petugas Parkir di Layar Digital, Warga Bisa Menolak Bayar!
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya terus memperkuat sistem parkir digital sebagai bagian dari upaya modernisasi layanan publik. Salah satu inisiatif terbaru adalah pemasangan foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di kawasan Tepi Jalan Umum (TJU). Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan parkir resmi.
Identitas Petugas Terpampang Jelas
Dengan adanya foto jukir pada rambu digital, warga dapat langsung mengenali petugas resmi yang bertugas di lapangan. Proses pemasangan dilakukan secara bertahap oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Setiap jukir yang bertugas di lokasi parkir akan difoto dan data tersebut kemudian dicetak serta dilaminasi sebelum dipasang pada rambu kawasan parkir digital.
Plt Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menjelaskan bahwa setiap petugas yang diterjunkan melakukan verifikasi identitas jukir sebelum foto dipasang. “Petugas kami disebar ke berbagai wilayah kota, termasuk Surabaya Timur, Utara, Pusat, Selatan, dan Barat. Kami datang, identifikasi jukirnya, lalu foto dan tempel,” ujarnya.
Masyarakat Bisa Mengawasi Layanan Parkir
Melalui sistem ini, masyarakat memiliki peran aktif dalam pengawasan layanan parkir. Warga yang memarkir kendaraan dapat memeriksa apakah petugas yang melayani sesuai dengan foto yang tertera pada rambu digital. Jika tidak sesuai, warga berhak menolak layanan yang diberikan.
Tujuan Meningkatkan Kepercayaan dan Transparansi
Program ini juga diharapkan dapat mengurangi konflik antara petugas parkir dan pengguna jasa. Dengan adanya identitas jelas, penipuan atau tindakan tidak profesional dapat diminimalkan. Selain itu, sistem ini mendukung kebijakan pemerintah untuk meminimalisir praktik premanisme di area parkir.
Langkah Lanjutan dari Digitalisasi Parkir
Pemkot Surabaya telah membentuk lima tim untuk mempercepat pelaksanaan program ini. Dengan pendekatan yang terstruktur, pihak dinas berharap seluruh kawasan parkir digital di kota akan memiliki identitas jukir yang jelas.
Konteks yang Lebih Luas
Inisiatif ini juga sejalan dengan kebijakan lain yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Seperti yang disampaikan oleh Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, digitalisasi parkir menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun sistem yang lebih efisien dan inklusif.
Manfaat bagi Masyarakat dan Pengusaha
Selain memberikan kepastian kepada pengguna jasa, program ini juga bermanfaat bagi para pengusaha yang mengandalkan layanan parkir. Dengan sistem yang lebih terstruktur, risiko penipuan atau pemalsuan layanan dapat dikurangi, sehingga membangun lingkungan bisnis yang lebih aman dan profesional.
Pemasangan foto jukir di rambu digital merupakan langkah penting dalam memperkuat transparansi dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan parkir di Surabaya. Dengan partisipasi aktif warga, sistem ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan parkir yang lebih baik dan ramah pengguna.***

>

Saat ini belum ada komentar