Perubahan Masa Depan KBS Surabaya: Renovasi Tampilan Baru dan Strategi Peningkatan Wisatawan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 13 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kebun Binatang Surabaya (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang menjadi salah satu ikon wisata kota, kini tengah mengalami perubahan besar. Pemerintah Kota Surabaya berencana untuk merenovasi tampilan luar dan dalam KBS dengan desain baru yang lebih modern dan menarik. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisatawan dan menjadikan KBS sebagai destinasi utama bagi pengunjung.
Inisiatif Pemkot Surabaya dalam Merombak Tampilan KBS
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, menyampaikan bahwa renovasi KBS tidak hanya fokus pada penambahan satwa-satwa baru, tetapi juga pada perbaikan infrastruktur dan tata ruang. “Kita ada kerja sama dengan Jepang ya. Maka kita juga mendapatkan binatang-binatang satwa-satwa yang baru,” ujarnya saat meninjau KBS beberapa waktu lalu.
Ia menegaskan bahwa setelah renovasi, KBS akan memiliki tampilan yang lebih terbuka dan ramah lingkungan. Desain baru ini bertujuan untuk menciptakan ruang terbuka yang nyaman bagi pengunjung, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan.
Penataan Ruang Terbuka dan Pintu Masuk yang Lebih Ramah
Menurut Iman Krestian, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, tampilan luar KBS saat ini terlihat rimbun dan tidak beraturan. Nantinya, desain baru akan mengubah area tersebut menjadi lebih terbuka dan terstruktur.
“Kemarin kan ada pos polisi biasanya di depan itu, sudah kita minta untuk geser. Ini nanti area taman akan menyatu dengan area gerbang utamanya KBS ini,” jelasnya. Penataan ini dilakukan agar pengunjung dapat menikmati suasana yang lebih alami dan nyaman.
Selain itu, area depan KBS akan diperbaiki dengan memperhatikan tata letak fasad bangunan dan penempatan patung. Area ini akan dijadikan khusus untuk pejalan kaki, sehingga kendaraan tidak lagi melewati jalur tersebut.
Proses Renovasi yang Berlangsung Cepat
Renovasi minor yang melibatkan penataan taman dan perbaikan tampilan luar KBS akan segera dimulai. Proses pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar enam bulan. “Karena pekerjaannya relatif minor,” ungkap Iman Krestian.
Proyek ini akan dilakukan dengan menggandeng investor untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan. Selain itu, penambahan satwa-satwa baru juga akan dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk menarik minat wisatawan.
Dampak Positif terhadap Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Dengan adanya renovasi dan penambahan satwa-satwa baru, KBS diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif terhadap pariwisata dan ekonomi lokal, terutama di sekitar kawasan KBS.
Sebelumnya, KBS telah menargetkan jumlah pengunjung selama libur Lebaran 2026 sebesar 140 ribu orang. Dengan perubahan tampilan dan fasilitas yang lebih baik, target ini diharapkan bisa tercapai bahkan melebihi ekspektasi.
Tantangan dan Langkah Pengembangan Berkelanjutan
Meski proyek ini menawarkan peluang besar, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. Misalnya, pengelolaan lingkungan dan kesejahteraan hewan perlu diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan dalam proses pengembangan.
Selain itu, pengelolaan KBS sebagai perusahaan daerah (Perumda) juga menjadi perhatian penting. Dengan struktur yang lebih profesional, KBS diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian Kota Surabaya.
Renovasi KBS Surabaya merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan daya tarik wisatawan dan memperkuat posisi KBS sebagai salah satu ikon kota. Dengan desain baru yang lebih modern dan penambahan fasilitas yang lebih lengkap, KBS diharapkan mampu menjadi destinasi yang menarik bagi pengunjung dari berbagai kalangan.***

>

Saat ini belum ada komentar