Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Penemuan dan Pengembalian Arca Shiva Mahadeva: Kembali ke Akar Budaya Nusantara

Penemuan dan Pengembalian Arca Shiva Mahadeva: Kembali ke Akar Budaya Nusantara

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Arca Shiva Mahadeva, salah satu benda bersejarah yang kini telah kembali ke Indonesia dari Belanda, menjadi bukti perjuangan panjang dalam upaya repatriasi warisan budaya yang hilang selama masa kolonial. Artefak ini tidak hanya memiliki nilai sejarah yang tinggi, tetapi juga menjadi simbol perjuangan bangsa untuk mengembalikan identitas dan kebudayaan yang sempat terpisah.

Sejarah Arca Shiva Mahadeva

Arca Shiva Mahadeva dibuat dari batu andesit dengan tinggi sekitar 123 cm. Bentuknya menampilkan Dewa Shiva dalam posisi berdiri dengan empat lengan. Dua tangan di belakang memegang atribut suci seperti camara dan aksamala, sementara dua tangan depan berada dalam posisi meditatif di depan dada. Di samping figur terdapat ornamen lotus yang menunjukkan gaya seni dari periode Singasari.

Berdasarkan penelitian, arca ini diperkirakan berasal dari abad ke-13 dan dikaitkan dengan Raja Anusapati, penguasa Kerajaan Singasari yang wafat sekitar tahun 1248. Namun, asal-usul pasti dari arca masih menjadi perdebatan antara para ahli. Beberapa teori menyebut bahwa arca ini mungkin berasal dari Candi Kidal atau situs Candi Gedung Putri di Lumajang.

Jejak Kepemilikan di Belanda

Jejak kepemilikan arca Shiva di Belanda bisa ditelusuri sejak 1851 ketika artefak ini disumbangkan oleh eks kapten kapal dagang, Isaac Gerard Veening, kepada perkumpulan Natura Artis Magistra di Amsterdam. Tidak ada bukti bagaimana Veening memperoleh arca tersebut. Komisi Koleksi Kolonial Belanda akhirnya menyimpulkan bahwa arca kemungkinan besar diambil dalam konteks kolonial dan termasuk dalam kategori kehilangan kepemilikan secara paksa.

Proses Pengembalian Arca Shiva

Permintaan resmi pengembalian diajukan oleh Indonesia pada 20 September 2023. Setelah melalui penelitian mendalam, Komisi Koleksi Kolonial Belanda pada 17 Oktober 2025 merekomendasikan pengembalian tanpa syarat. Keputusan ini menjadi dasar kesepakatan repatriasi antara kedua negara.

Berikut adalah garis waktu utama dalam proses pemulangan arca Shiva:

  • September 2023: Pemerintah Indonesia mengajukan permintaan resmi untuk repatriasi.
  • Februari 2024 – Februari 2025: Dilakukan penelitian mendalam terhadap asal-usul objek oleh tim ahli gabungan.
  • Oktober 2025: Komisi Belanda secara resmi menyarankan pengembalian tanpa syarat.
  • 31 Maret 2026: Penandatanganan kesepakatan penyerahan resmi dilakukan di Den Haag.
  • April 2026: Pengiriman artefak ke Indonesia dilakukan untuk diserahkan kepada Museum Nasional Indonesia.

Peran Penting dalam Upaya Repatriasi

Proses ini tidak hanya menjadi kemenangan bagi Indonesia dalam upaya mengembalikan warisan budaya, tetapi juga menjadi contoh penting dalam diplomasi internasional. Selain Arca Shiva, Belanda juga mengembalikan Prasasti Damalung dan sebuah Alquran koleksi Wereldmuseum Rotterdam yang didapat tentara Belanda saat terjadi penjarahan di rumah Teuku Umar.

Komentar dari Narasumber

Menurut narasumber dari Kementerian Kebudayaan RI, “Pengembalian arca ini merupakan langkah penting dalam menjaga kekayaan budaya Indonesia. Ini juga menunjukkan komitmen Indonesia untuk mengembalikan warisan yang hilang selama masa kolonial.”

Selain itu, narasumber lain menyatakan bahwa “proses ini membutuhkan kerja sama yang sangat baik antara Indonesia dan Belanda. Kami berharap ini menjadi awal dari banyak upaya serupa di masa depan.”

Kembalinya Arca Shiva Mahadeva ke Indonesia merupakan momen penting dalam sejarah repatriasi warisan budaya. Ini tidak hanya menjadi simbol perjuangan bangsa untuk mengembalikan identitasnya, tetapi juga menjadi contoh nyata dari diplomasi dan kerja sama internasional dalam menjaga kekayaan budaya global.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemain Bertahan Persebaya Surabaya Tampil Membawa Kekuatan yang Menjanjikan

    Pemain Bertahan Persebaya Surabaya Tampil Membawa Kekuatan yang Menjanjikan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertahanan Persebaya Surabaya kini menjadi salah satu lini paling tangguh di kompetisi sepak bola Indonesia. Dengan kehadiran duo bek tengah Leo Lelis dan Risto Mitrevski, Bajol Ijo kian memperkuat posisi mereka sebagai tim yang sulit dikalahkan. Kombinasi antara pengalaman dan kekompakan membuat lini belakang Persebaya terasa lebih solid dari sebelumnya. Keberhasilan dalam Lima Pertandingan […]

  • Millen Cyrus Trending Lagi, Tampil Berani Dengan Busana Transparan

    Millen Cyrus Trending Lagi, Tampil Berani Dengan Busana Transparan

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 267
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Selebgram transgender ini memang tak pernah lepas dari sorotan publik, baik karena prestasinya maupun kontroversi yang mengiringi. Kali ini, Millen kembali menjadi trending topik setelah tampil berani dengan busana transparan yang memamerkan lekuk tubuhnya. Penampilan Millen ini sontak memicu berbagai reaksi dari netizen. Sebagian memberikan pujian atas keberaniannya dalam mengekspresikan diri dan menunjukan […]

  • Pelayanan Kesehatan di Desa Pakisrejo, Prioritas Utama untuk Kesejahteraan Warga

    Pelayanan Kesehatan di Desa Pakisrejo, Prioritas Utama untuk Kesejahteraan Warga

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 196
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Desa Pakisrejo, yang terletak di Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warganya. Kepala Desa Pakisrejo, Barno S.Pd, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan melalui Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) pada Kamis (6/3/2025) lalu di Balai Desa telah diberikan secara maksimal. “Layanan ini mencakup berbagai kelompok, […]

  • Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Setujui Mengubah Ranperda Menjadi Perda di APBD Tahun 2024

    Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Setujui Mengubah Ranperda Menjadi Perda di APBD Tahun 2024

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 240
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rapat paripurna yang diadakan di Gedung Wicaksono, DPRD Tulungagung telah mencapai kesepakatan bersama mengenai Ranperda perubahan menjadi Perda di APBD Tahun Anggaran 2024. Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, S.Sos, menyampaikan pandangan akhir seluruh fraksi, termasuk fraksi PAN, PDI-P, PKB, Golkar, Gerindra, dan fraksi gabungan Demokrat, Nasdem, PBB, serta fraksi Hanura. Mereka sepakat untuk mengubah […]

  • BBCA , Pasar Modal Indonesia

    BBCA Aliran Dana Asing Mengalir Keluar Pasar Modal Indonesia

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam tiga hari terakhir, pasar modal Indonesia mengalami aliran dana asing yang signifikan. Data menunjukkan bahwa sekitar Rp 2,71 triliun dana asing keluar dari pasar modal Tanah Air pada periode 19–21 Januari 2026. Pergerakan ini memicu penurunan harga saham sejumlah perusahaan besar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bank Central Asia (BBCA) menjadi salah […]

  • Dortmund

    Krisis Kemanusiaan, Kebutuhan Darurat untuk Penyelamatan Hidup di Kota Dortmund

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Krisis kemanusiaan yang terjadi di kota Dortmund, Jerman, telah memicu perhatian luas dari masyarakat dan lembaga bantuan. Dalam beberapa bulan terakhir, tiga orang tanpa tempat tinggal (ttn) meninggal dunia akibat cuaca ekstrem yang sangat dingin. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya langkah-langkah darurat yang cepat dan efektif dalam menghadapi kondisi seperti ini. Peran Rumah Sementara […]

expand_less