Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Pendapat Ulama tentang Zakat Fitrah dalam Konteks Modern

Pendapat Ulama tentang Zakat Fitrah dalam Konteks Modern

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Zakat fitrah merupakan salah satu bentuk ibadah yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim pada bulan Ramadan. Dalam konteks hukum dan praktik, zakat fitrah memiliki berbagai pandangan dari para ulama. Salah satu tokoh yang sering disebut dalam diskusi ini adalah Gus Baha, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ia memberikan penjelasan terkait hukum zakat fitrah menggunakan uang, yang menarik perhatian banyak pihak.

Hukum Zakat Fitrah dengan Uang

Gus Baha menjelaskan bahwa zakat fitrah boleh dibayarkan menggunakan uang selama nilainya setara dengan takaran zakat yang telah ditentukan dalam syariat. Menurutnya, ukuran zakat fitrah dalam fiqih adalah satu sha’ atau setara empat mud bahan makanan pokok, yang di Indonesia umumnya berupa beras. Namun, ia juga menyebutkan bahwa dalam beberapa kitab fiqih klasik seperti I’anah ath-Thalibin Syarh Fathul Mu’in dan Tarsyihul Mustafidin, terdapat penjelasan yang kurang relevan jika diterapkan secara kaku dalam konteks masyarakat Indonesia saat ini.

Perbedaan Mazhab dan Fleksibilitas

Dalam tayangan di kanal YouTube NU Online, Gus Baha menjelaskan bahwa dalam mazhab tertentu, zakat fitrah memang dianjurkan berupa bahan makanan pokok seperti beras. Namun, ulama dari mazhab Hanafi memiliki pandangan yang lebih fleksibel. Menurut Abu Hanifah, zakat fitrah boleh dibayarkan menggunakan dinar atau uang, selama nilainya setara dengan takaran yang diwajibkan.

“Zakat itu biasanya berupa beras, tetapi Abu Hanifah membolehkan memakai dinar. Pendapat ini relatif fleksibel mengikuti perubahan zaman,” ujar Gus Baha. Ia menilai bahwa pendekatan ini lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

Manfaat Uang dalam Zakat Fitrah

Gus Baha menekankan bahwa dalam kondisi sekarang, uang sering kali lebih bermanfaat bagi penerima zakat dibandingkan beras. Hal ini karena kebutuhan masyarakat tidak hanya makanan pokok, tetapi juga kebutuhan lain yang memerlukan uang. Ia mencontohkan, banyak orang yang sebenarnya sudah memiliki beras, tetapi membutuhkan uang untuk membeli kebutuhan lain.

“Syarah dalam kitab juga menyebutkan bahwa uang bisa lebih bermanfaat bagi orang-orang. Kalau orang ingin belanja tapi dikasih beras, tentu kebutuhannya belum tentu terpenuhi,” jelas Gus Baha.

Praktik Gus Baha dalam Zakat Fitrah

Dalam praktiknya, Gus Baha mengaku sering menambah jumlah beras yang ia keluarkan untuk zakat fitrah. Ia menilai takaran minimal 2,5 kilogram terkadang terlalu pas-pasan bagi penerima. Ia berpendapat bahwa zakat harus diberikan dengan cara yang benar-benar bermanfaat bagi penerima, bukan sekadar memenuhi kewajiban formal.

Perspektif Ulama Lain

Selain pandangan Gus Baha, terdapat juga pendapat ulama lain yang mendukung penggunaan uang dalam zakat fitrah. Beberapa ulama memandang bahwa zakat fitrah adalah bentuk kepedulian sosial yang harus disesuaikan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Dengan demikian, uang menjadi alternatif yang lebih efektif dalam membantu penerima zakat.

Pendapat Gus Baha tentang zakat fitrah menggunakan uang mencerminkan kebijaksanaan dalam menghadapi perubahan zaman. Ia menegaskan bahwa zakat tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga bentuk kepedulian yang harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan yang lebih fleksibel, zakat fitrah dapat lebih efektif dalam membantu sesama.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Jadi ke-76, Polwan Polres Madiun Kibarkan Merah Putih dan Bendera Polwan di Puncak Bukit Mongkrang

    Hari Jadi ke-76, Polwan Polres Madiun Kibarkan Merah Putih dan Bendera Polwan di Puncak Bukit Mongkrang

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 317
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan ke-76, personel Polwan Polres Madiun menggelar kegiatan pengibaran bendera Merah Putih dan bendera Polwan di puncak Mongkrang, yang terletak di ketinggian 2.194 meter di atas permukaan laut. Bukit Mongkrang yang berada di Tlogodringo, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, ini dipilih sebagai lokasi bersejarah […]

  • Polri Prihatin Tragedi NTT, Wakapolri Perintahkan Jajaran Turun Langsung Kawal Program Apbn 2026 Agar Bantuan Tepat Sasaran

    Polri Prihatin Tragedi NTT, Wakapolri Perintahkan Jajaran Turun Langsung Kawal Program Apbn 2026 Agar Bantuan Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tragis yang terjadi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, di mana seorang anak diduga mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi keluarga dan tidak mampu membeli alat tulis sekolah. Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi di NTT dan menegaskan […]

  • Tiga Bayi Lahir di Hari Bhayangkara, Kapolres Mojokerto Berikan Hadiah Istimewa

    Tiga Bayi Lahir di Hari Bhayangkara, Kapolres Mojokerto Berikan Hadiah Istimewa

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 191
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kebahagiaan luar biasa dirasakan oleh tiga keluarga di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ketika bayi mereka lahir pada tanggal 1 Juli 2024, bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-78. Untuk memperingati momen istimewa ini, Kapolres Mojokerto, AKBP Dr. Ihram Kustarto, memberikan kejutan spesial kepada bayi-bayi yang lahir pada hari tersebut. Dua bayi lahir melalui operasi caesar […]

  • Relawan Merah Putih dan Bintang Sembilan Deklarasi Dukungan untuk Paslon Bupati ON MA di Pilkada Madina

    Relawan Merah Putih dan Bintang Sembilan Deklarasi Dukungan untuk Paslon Bupati ON MA di Pilkada Madina

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 277
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana penuh semangat mewarnai kediaman KH. Mustafa Bakri Nasution, abang kandung H. Harun Mustafa, Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara, pada Jumat 18 Oktober 2024. Di sana, Relawan Merah Putih dan Bintang Sembilan dari Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), secara resmi mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Madina […]

  • Kapolsek Sedati Optimalkan Peran Bhabinkamtibmas untuk Dukung Ketahanan Pangan Polresta Sidoarjo

    Kapolsek Sedati Optimalkan Peran Bhabinkamtibmas untuk Dukung Ketahanan Pangan Polresta Sidoarjo

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 210
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolsek Sedati Polresta Sidoarjo, Iptu Masyita Dian Sugianto, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Pada Kamis (15/5/2025), beliau mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas Desa Buncitan dalam upaya mendorong implementasi program ketahanan pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Langkah ini dilakukan melalui koordinasi aktif antara pihak kepolisian dan […]

  • Polres Jember Berhasil Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Tiga Karyawan SPBU Diamankan

    Polres Jember Berhasil Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Tiga Karyawan SPBU Diamankan

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 365
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Jember Polda Jatim berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di wilayah Kabupaten Jember. Tiga karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) diamankan karena diduga kuat terlibat dalam praktik ilegal tersebut. Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi, didampingi Wakapolres Kompol Ferry Dharmawan, mengungkapkan dalam konferensi pers […]

expand_less