Reses DPRD Surabaya, Warga Kaliasin Teriak Soal BPJS dan Beasiswa
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafi'i saat reses di Kaliasin, Sabtu (7/2/2026)(dk)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Selain itu, ada pasien BPJS yang dipulangkan setelah dirawat tiga hari meski kondisi kesehatannya belum pulih sepenuhnya.
Imam Syafi’i meminta warga tidak ragu melapor ke Komisi D DPRD Surabaya jika mengalami pelayanan yang tidak semestinya, khususnya bagi peserta BPJS PBI yang iurannya ditanggung Pemkot Surabaya.
“Sampeyan ini tidak gratis. Pemerintah Kota Surabaya mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 miliar hingga Rp500 miliar per tahun untuk membayar BPJS warga. Jadi kalau ada pelayanan yang tidak adil, harus dilawan,” tegasnya.
Komitmen Kawal Aspirasi Warga
Menutup kegiatan reses, Imam Syafi’i menegaskan komitmen Komisi D DPRD Surabaya untuk mengawal seluruh aspirasi warga Kaliasin, khususnya di sektor pendidikan, sosial, dan kesehatan.
“Reses bukan sekadar formalitas. Semua aspirasi warga akan kami sampaikan ke OPD terkait agar ada solusi nyata dan berkelanjutan,” pungkasnya. ***

>
