Perang Kekuasaan Narkoba di Meksiko Pasca Pembunuhan El Mencho
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 3 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pembunuhan Nemesio Oseguera, yang dikenal sebagai “El Mencho,” pendiri Jalisco New Generation Cartel (CJNG), telah memicu kekhawatiran tentang potensi perang kekuasaan antara kelompok-kelompok penyelundup narkoba di Meksiko. Analis mengatakan bahwa tindakan ini bisa memicu konflik yang lebih luas, termasuk ancaman terorisme narkoba.
CJNG, yang disebut oleh Departemen Luar Negeri AS sebagai salah satu organisasi kriminal paling berbahaya di dunia, telah menjalin hubungan dengan Sinaloa cartel, yang juga merupakan salah satu kelompok narkoba besar di Meksiko. Kedua kelompok ini bersaing untuk dominasi pasar narkoba ilegal, termasuk perdagangan kokain, heroin, dan fentanyl, serta pengendalian alur migrasi ilegal menuju Amerika Serikat.
Sementara itu, Sinaloa cartel sedang dalam situasi ketegangan internal akibat persaingan kekuasaan setelah penangkapan mantan pemimpinnya, Joaquin “El Chapo” Guzman dan Ismael “El Mayo” Zambada. Dua tokoh penting ini kini ditahan di Amerika Serikat, menyebabkan perang saudara antara anak-anak Guzman dan faksi yang setia pada Zambada.
Pemimpin CJNG Tidak Terancam Lagi
Sebelum pembunuhan El Mencho, CJNG memiliki struktur kepemimpinan yang stabil. Namun, ada isu bahwa ia sakit, yang memicu beberapa anggota untuk meninggalkan kelompok tersebut. Salah satu kelompok pecah, Mezcales, pernah menyatakan bahwa mereka tidak lagi berada di bawah CJNG karena percaya bahwa El Mencho sudah mati. Hal ini memicu kekerasan antar kelompok selama beberapa minggu.
El Mencho sendiri saat ini tidak lagi menjadi ancaman bagi CJNG, tetapi situasi di dalam kelompok tersebut masih tidak jelas. David Saucedo, ahli keamanan dari Kota Meksiko, mengatakan bahwa jalur suksesi CJNG telah terputus. Hanya satu saudara El Mencho yang tersisa, dan seorang menantu yang belum memiliki pengaruh signifikan di kalangan pemimpin kartel lainnya.
Persaingan Antara CJNG dan Sinaloa
Perang antara CJNG dan Sinaloa mencakup beberapa negara bagian Meksiko, termasuk Mexicali dan Chiapas, yang berbatasan dengan AS dan Guatemala. Di Mexicali, jalan raya diblokir oleh kelompok-kelompok narkoba setelah pembunuhan El Mencho. Di Chiapas, kedua kelompok sedang bersaing untuk kontrol atas perdagangan manusia.
Analis memperingatkan bahwa konflik ini bisa memicu kekerasan yang lebih luas, termasuk serangan terhadap pasukan keamanan dan pertempuran antar kelompok. CJNG diketahui hadir di lebih dari 20 negara bagian Meksiko, sehingga risiko kekerasan bisa meluas.
Ancaman Terorisme Narkoba
Ada kekhawatiran bahwa CJNG atau faksi-faksinya mungkin melakukan terorisme narkoba, seperti yang terjadi di Kolombia pada 1980-an. Saucedo mengatakan bahwa respons kekerasan CJNG terhadap pihak berwenang menunjukkan tanda-tanda terorisme narkoba, termasuk blokade jalan raya dan pembakaran toko kelontong.
“Perang total terhadap negara Meksiko tetap mungkin,” kata Saucedo. CJNG pernah mencoba membunuh Menteri Keamanan Publik Omar Garcia Harfuch enam tahun lalu, yang menyebabkan cedera dan kematian dua anggota badan perlindungan serta seorang saksi.
Peluang bagi Pemerintah Meksiko
Meskipun situasi ini menimbulkan kekhawatiran, pembunuhan El Mencho juga memberi peluang bagi pemerintah Meksiko untuk memperkuat operasi keamanan dan menjaga kelompok-kelompok narkoba tetap tidak stabil. Saat ini, pasukan keamanan sedang fokus pada pemulihan ketertiban setelah CJNG membangun ratusan blokade jalan raya dan menyerang properti komersial.
Christopher Landau, Wakil Sekretaris Negara AS, mengatakan: “Tidak mengherankan jika para penjahat merespons dengan teror. Tapi kita tidak boleh kehilangan semangat.”***

>
>
>
