Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Sejarah Jumat Agung: Dari Penyaliban di Golgota Hingga Tradisi di Indonesia

Sejarah Jumat Agung: Dari Penyaliban di Golgota Hingga Tradisi di Indonesia

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sejarah dan Makna Jumat Agung dalam Tradisi Kristen

Jumat Agung adalah hari yang penuh makna bagi umat Kristen di seluruh dunia. Hari ini menjadi momen penting dalam perayaan Paskah, yang mengingatkan umat akan kematian Yesus Kristus. Peristiwa ini tidak hanya memiliki arti spiritual tetapi juga memengaruhi perkembangan tradisi keagamaan di berbagai budaya.

Asal Usul Jumat Agung dari Yerusalem Abad Pertama

Sejarah Jumat Agung bermula dari peristiwa dramatis di Yerusalem sekitar tahun 30–33 Masehi. Menurut Injil, Yesus Kristus disalibkan setelah melalui proses penangkapan, pengadilan, dan penyiksaan. Ia wafat di kayu salib pada hari Jumat, menjelang perayaan Sabat Yahudi. Peristiwa ini terjadi saat Paskah (Pesach) sedang dirayakan, yang merupakan peringatan pembebasan bangsa Israel dari Mesir.

Dalam konteks teologis, kematian Yesus dipandang sebagai penggenapan simbol “anak domba Paskah” dalam Kitab Keluaran 12. Yesus sendiri merayakan Perjamuan Terakhir bersama murid-murid-Nya pada Kamis malam sebelum penyaliban. Keesokan harinya, Ia disalibkan dan wafat sekitar pukul tiga sore. Momen ini kemudian dikenang sebagai Jumat Agung—hari kematian Kristus yang diyakini membawa penebusan dosa manusia.

Perkembangan Tradisi Jumat Agung di Gereja Awal

Peringatan Jumat Agung sudah dikenal sejak masa gereja mula-mula. Catatan menunjukkan bahwa pada abad ke-2, umat Kristen awal mulai memperingati kematian Yesus secara khusus. Tradisi ini semakin berkembang pada abad ke-4, ketika Kekristenan mulai diakui secara resmi di Kekaisaran Romawi.

Salah satu sumber penting berasal dari Egeria, peziarah asal Spanyol, yang mendokumentasikan liturgi di Yerusalem. Ia mencatat adanya penghormatan terhadap salib sebagai bagian utama ibadah Jumat Agung. Dalam perkembangannya, Jumat Agung menjadi bagian dari Trihari Suci (Triduum Paschal), bersama Kamis Putih dan Sabtu Suci.

Menurut Pondaag (2023), liturgi Jumat Agung memiliki ciri khas: tidak ada perayaan Ekaristi penuh, melainkan Liturgi Sabda, pembacaan Kisah Sengsara, penghormatan salib, dan komuni dari hosti yang telah dikonsekrasi sebelumnya.

Tradisi Jumat Agung di Indonesia

Di Indonesia, tradisi Jumat Agung sangat beragam dan dipengaruhi oleh budaya lokal. Beberapa daerah memiliki ritual khusus seperti perayaan dengan doa-doa, pembacaan kitab suci, dan upacara penghormatan terhadap salib. Di beberapa wilayah, seperti Jawa dan Bali, umat Kristen juga melakukan perjalanan ke tempat-tempat suci untuk berdoa dan merenung.

Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap Yesus Kristus tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat iman dan kebersamaan antar umat beriman. Banyak keluarga dan komunitas memanfaatkan hari ini untuk berkumpul dan berbagi cerita tentang makna Jumat Agung dalam kehidupan mereka.

Pengaruh Budaya dan Kepercayaan Lokal

Pengaruh budaya dan kepercayaan lokal sangat kuat dalam membangun tradisi Jumat Agung di Indonesia. Misalnya, di daerah-daerah dengan keberagaman agama, umat Kristen sering kali menggabungkan ritual Jumat Agung dengan praktik-praktik lokal yang sudah ada. Hal ini menunjukkan betapa fleksibel dan adaptifnya tradisi keagamaan dalam menghadapi dinamika sosial dan budaya.

Selain itu, banyak komunitas Kristen di Indonesia juga menggunakan Jumat Agung sebagai kesempatan untuk berbagi kepedulian terhadap sesama. Berbagai kegiatan sosial dan amal dilakukan sebagai bentuk ekspresi kasih dan pengorbanan yang diteladani dari Yesus Kristus.

Penutup

Jumat Agung bukan hanya sekadar hari peringatan, tetapi juga menjadi momen penting dalam memahami nilai-nilai keimanan dan kerja sama antar umat beragama. Dari Yerusalem abad pertama hingga tradisi di Indonesia, peristiwa ini terus hidup dan berkembang, memberikan makna mendalam bagi setiap generasi.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertandingan Sengit di King Cup 2025: Shi Yu Qi Hadapi Kento Momota

    Pertandingan Sengit di King Cup 2025: Shi Yu Qi Hadapi Kento Momota

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara pebulu tangkis tunggal putra peringkat satu dunia, Shi Yu Qi, dan mantan bintang bulu tangkis, Kento Momota, menjadi salah satu momen paling menarik dalam ajang King Cup 2025. Turnamen yang digelar di Shenzhen Bay Sports Center, China, menjadi panggung bagi pertemuan antara atlet muda berbakat dan legenda yang kembali tampil setelah pensiun. […]

  • Waseso Segoro: Lima Weton yang Dijaga Khodam dan Diprediksi Berlimpah Rezeki

    Waseso Segoro: Lima Weton yang Dijaga Khodam dan Diprediksi Berlimpah Rezeki

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 204
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam dunia spiritual Jawa, terdapat kepercayaan kuat bahwa setiap manusia memiliki aura, garis hidup, dan energi batin yang mengalir sejak hari kelahirannya. Weton bukan hanya perhitungan pasar dan hari, tetapi merupakan jembatan spiritual yang diyakini menghubungkan manusia dengan alam, leluhur, serta kekuatan gaib yang menjaga jalannya kehidupan. Di antara berbagai jenis weton yang dianggap […]

  • Pemain Sepak Bola Eduardo Alami Cedera Saat Berhadapan dengan Mantan Klubnya Mirassol vs Cruzeiro

    Pemain Sepak Bola Eduardo Alami Cedera Saat Berhadapan dengan Mantan Klubnya Mirassol vs Cruzeiro

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang pemain sepak bola yang sebelumnya pernah membela klub Cruzeiro, yaitu Eduardo, mengalami cedera serius saat berlaga dalam pertandingan melawan mantan timnya tersebut. Peristiwa ini terjadi pada pertandingan antara Mirassol melawan Cruzeiro di Liga 1 Brasil. Eduardo menjadi salah satu pemain kunci dalam laga tersebut, namun cedera yang dialaminya memicu kekhawatiran tentang masa depannya […]

  • Penipuan Wedding Organizer

    Penipuan Wedding Organizer: Ratusan Pasangan Kehilangan Dana hingga Miliaran Rupiah, Warga Serbu Rumah Pemilik WO

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus penipuan yang melibatkan jasa wedding organizer (WO) kembali menggemparkan masyarakat Jakarta. Sejumlah korban mengeluhkan kerugian besar akibat tindakan tidak terpuji dari pemilik WO yang diduga menipu ratusan pasangan calon pengantin. Kejadian ini memicu aksi warga yang memboikot rumah pemilik WO tersebut dan membawanya ke kantor polisi. Kerugian Besar yang Dialami Korban Berdasarkan laporan […]

  • Suhu Surabaya 36 Derajat Terasa seperti 41 Derajat, Ini Penjelasan BMKG

    Suhu Surabaya 36 Derajat Terasa seperti 41 Derajat, Ini Penjelasan BMKG

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Suhu di Surabaya Terasa Lebih Panas, Ini Penjelasan Ahli Cuaca DIAGRAMKOTA.COM – Beberapa waktu terakhir, masyarakat di Surabaya merasakan suhu yang terasa lebih panas dibandingkan biasanya. Hal ini menjadi perhatian khusus dari para ahli cuaca, terutama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Mereka mengungkapkan berbagai faktor yang menyebabkan kondisi tersebut. Menurut Prakirawan Cuaca BMKG Kelas I […]

  • Aturan Terbaru Penggunaan Batik Korpri untuk Pegawai Negeri Sipil

    Aturan Terbaru Penggunaan Batik Korpri untuk Pegawai Negeri Sipil

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penggunaan batik Korpri sebagai bagian dari seragam resmi bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) kini mengalami perubahan signifikan. Aturan ini dikeluarkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 yang berlaku mulai tahun ini. Pemakaian Batik Korpri di Berbagai Kesempatan Aturan baru […]

expand_less