Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Penyelidikan Kasus Manipulasi Pasar Modal di PT Narada Asset Management

Penyelidikan Kasus Manipulasi Pasar Modal di PT Narada Asset Management

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Penyidik Bareskrim Polri berhasil mengungkap dugaan praktik ilegal dalam pasar modal yang melibatkan PT Narada Asset Management. Dalam penyelidikan ini, dua orang ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat dalam tindakan manipulasi harga saham. Peristiwa ini menunjukkan adanya upaya untuk menciptakan gambaran semu terhadap kinerja pasar modal, yang berpotensi merugikan investor.

Mekanisme Manipulasi Harga Saham

Menurut pengakuan dari Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak, pola transaksi jual beli saham yang dilakukan oleh perusahaan tersebut diduga sengaja dirancang untuk membentuk gambaran semu terhadap harga saham di pasar. Hal ini dilakukan melalui penggunaan underlying asset yang dikendalikan secara internal oleh pihak-pihak terafiliasi.

“Underlying product reksadana yang berasal dari saham-saham proyek yang dikendalikan oleh pihak internal melalui jaringan afiliasi maupun nominee,” ujar Ade Safri. Dengan demikian, harga saham yang terbentuk tidak mencerminkan nilai fundamental sebenarnya, sehingga menimbulkan distorsi harga dan persepsi kinerja portofolio yang tidak riil.

Dampak Terhadap Investor

Praktik manipulasi pasar ini berdampak langsung terhadap pergerakan harga saham dan berpotensi menyesatkan investor dalam mengambil keputusan investasi. Menurut Ade Safri, tindakan ini mengarah pada penciptaan permintaan semu atau artificial demand, yang menyebabkan distorsi harga serta persepsi kinerja portofolio yang tidak riil.

“Jadi demand yang semu, distorsi harga, serta persepsi kinerja portofolio yang tidak riil,” papar Ade Safri. Dengan adanya praktik ini, investor mungkin mengambil keputusan investasi yang tidak sesuai dengan realitas pasar, sehingga memperbesar risiko kerugian finansial.

Tersangka yang Ditetapkan

Dalam kasus ini, penyidik Bareskrim menetapkan dua orang sebagai tersangka. Mereka adalah MAW selaku Komisaris Utama PT Narada Asset Management dan DV selaku Direktur Utama PT Narada Adikara Indonesia. Kedua tersangka ini diduga terlibat langsung dalam tindakan manipulasi harga saham.

Selain itu, penyidik juga melakukan pemblokiran dan penyitaan terhadap sejumlah aset yang diduga terkait dengan tindak pidana tersebut. “Serta melakukan pemblokiran dan penyitaan sub rekening efek dengan total nilai kurang lebih Rp 207 miliar,” tambah Ade Safri.

Langkah yang Diambil oleh Penyidik

Penyidik Bareskrim Polri telah melakukan serangkaian langkah untuk mengungkap dugaan tindak pidana ini. Mulai dari pemeriksaan saksi, pengumpulan bukti, hingga penyitaan aset yang diduga terkait dengan kejahatan tersebut. Proses penyelidikan ini dilakukan dengan mengacu pada regulasi yang berlaku di pasar modal.

Pemblokiran dan penyitaan aset merupakan bagian dari upaya untuk mencegah penyelewengan dana dan menjaga kestabilan pasar. Selain itu, langkah-langkah ini juga bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi para investor yang terkena dampak dari praktik manipulasi pasar.

Pentingnya Regulasi Pasar Modal

Kasus ini menunjukkan pentingnya regulasi pasar modal dalam menjaga keadilan dan kepercayaan investor. Praktik manipulasi harga saham tidak hanya merugikan investor tetapi juga dapat merusak reputasi pasar modal secara keseluruhan. Oleh karena itu, pemerintah dan lembaga pengawas pasar modal harus terus meningkatkan pengawasan dan penerapan aturan yang ketat.

Regulasi yang baik akan membantu mencegah tindakan ilegal seperti insider trading dan manipulasi harga saham. Selain itu, edukasi kepada investor tentang risiko investasi dan cara mengenali tanda-tanda praktik ilegal juga sangat penting.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Liburan ke Solo? Cicipi Es Dawet Telasih Bu Dermi, Favorit Jokowi di Pasar Gede

    Liburan ke Solo? Cicipi Es Dawet Telasih Bu Dermi, Favorit Jokowi di Pasar Gede

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Berkunjung ke Kota Solo terasa belum lengkap tanpa mencicipi salah satu kuliner legendarisnya, Es Dawet Telasih. Minuman tradisional ini mudah ditemukan di berbagai penjuru kota dan telah menjadi pilihan yang disukai oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Salah satu pedagang Es Dawet Telasih yang sering dikunjungi Presiden […]

  • Kearifan Lokal Dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan

    Kearifan Lokal Dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 393
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kearifan lokal dalam menjaga kelestarian lingkunganJauh sebelum konsep konservasi modern dikenal luas, masyarakat adat telah mengembangkan kearifan lokal yang terbukti efektif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kearifan lokal ini, yang terpatri dalam sistem nilai, pengetahuan tradisional, dan praktik turun-temurun, merupakan benteng pertahanan terakhir dalam menghadapi ancaman kerusakan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan. Salah satu contoh […]

  • Libur Usai! Persebaya Siap Lawan Persija dengan Kondisi Fisik Terbaik

    Libur Usai! Persebaya Siap Lawan Persija dengan Kondisi Fisik Terbaik

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Persiapan Persebaya Surabaya Menghadapi Laga Kontra Persija Jakarta DIAGRAMKOTA.COM – Setelah beberapa hari libur, skuad Persebaya Surabaya kembali menjalani latihan pada Jumat (3/10/2025) dengan fokus utama pada pemulihan kondisi fisik para pemain. Latihan berlangsung di gym dan Lapangan C yang lokasinya sangat dekat satu sama lain, semua berada di kompleks Gelora Bung Tomo. Pelatih dan staf […]

  • Acara Stand Up Comedy yang Menghibur Penonton Jember, Marshel Widianto Open Mic di Caffe Kolong

    Acara Stand Up Comedy yang Menghibur Penonton Jember, Marshel Widianto Open Mic di Caffe Kolong

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Acara stand up comedy di Caffe Kolong, Jember, menjadi perhatian besar dari masyarakat setempat. Kali ini, komunitas Stand Up Indo Jember mengajak Marshel Widianto, salah satu komika nasional, untuk tampil dalam acara Open Mic. Acara ini menarik banyak pengunjung yang ingin menyaksikan pertunjukan lucu dan kreatif. Komika Lokal Memperkenalkan Bakat Mereka Sebelum Marshel Widianto […]

  • Rakornas Percepatan Hilirisasi Komoditas Perkebunan Digelar di Kementerian Pertanian: Lampung Siap Jadi Penggerak

    Rakornas Percepatan Hilirisasi Komoditas Perkebunan Digelar di Kementerian Pertanian: Lampung Siap Jadi Penggerak

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Rakornas Percepatan Hilirisasi Komoditas Perkebunan DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan yang diselenggarakan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. Acara ini berlangsung pada Senin (22/9/2025), dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Rakornas […]

  • Fenomena Bediding di Jatim Mencapai 8,9 Derajad Celsius Wilayah Bromo Probolinggo

    Fenomena Bediding di Jatim Mencapai 8,9 Derajad Celsius Wilayah Bromo Probolinggo

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Diagram Kota Surabaya – Fenomena bediding telah melanda beberapa daerah di Jawa Timur, menciptakan suhu udara yang terasa lebih dingin terutama pada pagi hari. Dilansir dari Instagram BMKG Jatim, bediding adalah kondisi dengan suhu lingkungan yang dirasakan lebih dingin dibandingkan normalnya. Hal ini disebabkan oleh aktifnya angin monsum timuran yang bersifat kering-dingin, kurang adanya tutupan […]

expand_less