Wisma Karanggayam Jadi Pusat Kebanggaan Sepak Bola Surabaya, Wali Kota Eri Libatkan Bonek dan Persebaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Wisma Karanggayam, yang dulu sempat dianggap sebagai tempat yang terabaikan, kini menjadi pusat perhatian dalam upaya pemerintah kota Surabaya untuk mengembangkan sepak bola lokal. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa kawasan ini akan diubah menjadi ikon sepak bola yang tak terpisahkan dari klub Persebaya dan suporter setia mereka, Bonek.
Pengembangan Wisma Karanggayam tidak hanya berfokus pada pembinaan atlet muda, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan bagi warga Surabaya. Eri menjelaskan bahwa proyek ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan bakat sepak bola sejak usia dini.
Fasilitas Terintegrasi untuk Pembinaan Sepak Bola
Salah satu aspek utama dari proyek ini adalah pengembangan fasilitas pelatihan yang lengkap. Mulai dari coaching clinic hingga program pembentukan fisik pemain muda, semua akan tersedia di kawasan tersebut. Selain itu, pihak pemerintah kota juga berencana membangun tribun penonton portable yang bisa dipasang dan dilepas sesuai kebutuhan.
“Nantinya ada tribun portable yang bisa dipasang dan dilepas saat latihan, sehingga masyarakat bisa menyaksikan proses pembinaan tanpa mengganggu aktivitas di lapangan,” ujarnya.
Ruang Sejarah dan Budaya Sepak Bola
Selain menjadi pusat pelatihan, Wisma Karanggayam juga akan dilengkapi dengan ruang dokumentasi sejarah Persebaya dan Bonek. Di sini, masyarakat akan dapat melihat perjalanan klub Persebaya meraih prestasi serta kisah perjuangan dan loyalitas Bonek dari masa ke masa.
Eri menyatakan bahwa proyek ini bertujuan untuk menjaga warisan budaya sepak bola Surabaya, sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya tradisi dan komunitas dalam olahraga.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Selain sebagai pusat olahraga, Wisma Karanggayam juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal. Dengan adanya fasilitas yang lengkap dan atraksi budaya, kawasan ini diharapkan dapat menarik wisatawan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.
Eri menegaskan bahwa proyek ini bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan ruang yang bisa menjadi bagian dari identitas masyarakat Surabaya. “Wisma Karanggayam akan diproyeksikan menjadi ikon sepak bola dan ekonomi warga Surabaya,” tambahnya.
Kolaborasi dengan Komunitas Sepak Bola
Pemkot Surabaya berkomitmen untuk melibatkan Persebaya dan Bonek dalam proses pengembangan Wisma Karanggayam. Eri menilai bahwa kolaborasi ini sangat penting agar proyek ini benar-benar mewakili semangat dan kebanggaan masyarakat Surabaya.
“Mess Karanggayam ini bukan lagi tempat yang tidak terawat, tetapi akan menjadi tempat pembinaan arek-arek Surabaya sekaligus ikonnya Persebaya dan Bonek,” katanya.
Dengan konsep yang terintegrasi dan kolaborasi yang kuat, Wisma Karanggayam diharapkan menjadi contoh nyata dari bagaimana olahraga dapat menjadi sarana pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.***





Saat ini belum ada komentar