Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Peran Ikrar Pelajar Indonesia dalam Membentuk Karakter Generasi Muda

Peran Ikrar Pelajar Indonesia dalam Membentuk Karakter Generasi Muda

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Ikrar Pelajar Indonesia menjadi salah satu alat penting dalam membentuk kepribadian dan semangat nasionalisme bagi pelajar di seluruh tanah air. Dalam konteks pendidikan, ikrar ini tidak hanya sekadar hafalan, tetapi juga menjadi panduan nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penguatan nilai-nilai seperti integritas, disiplin, dan tanggung jawab sosial sangat relevan untuk menghadapi tantangan era digital dan perubahan sosial yang terjadi secara cepat.

Nilai Dasar yang Diusung oleh Ikrar Pelajar

Ikrar Pelajar Indonesia mencakup komitmen pelajar untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menjunjung nilai moral, serta menjaga persatuan bangsa. Nilai-nilai ini sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila yang menjadi arahan kebijakan pendidikan nasional. Selain itu, ikrar ini juga bertujuan untuk mendorong pelajar agar berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Dengan demikian, ikrar bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga menjadi pedoman dalam membangun karakter yang kuat dan berintegritas.

Implementasi Ikrar Pelajar pada Tahun 2026

Pada tahun 2026, pemerintah dan lembaga pendidikan berupaya memperkuat implementasi Ikrar Pelajar Indonesia melalui berbagai program pembinaan. Sekolah-sekolah didorong untuk menjadikan ikrar sebagai bagian dari budaya belajar dan kegiatan kesiswaan, bukan hanya sebagai momen tertentu. Pendekatan ini bertujuan agar nilai-nilai ikrar dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya keseimbangan antara capaian akademik dan pembentukan kepribadian. Dalam hal ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyebut bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan literasi dan numerasi, tetapi juga dengan ketahanan karakter pelajar di tengah perkembangan teknologi dan informasi yang pesat.

Keterkaitan Ikrar Pelajar dengan Nilai Kebangsaan

Ikrar Pelajar Indonesia memiliki hubungan erat dengan nilai-nilai dasar negara Pancasila dan semangat persatuan yang diwariskan sejak Sumpah Pemuda. Dalam konteks pendidikan, ikrar ini menjadi bentuk aktualisasi nilai kebangsaan yang diharapkan mampu membangun daya tahan sosial generasi muda.

Pakar pendidikan menilai bahwa konsistensi dalam menanamkan nilai ikrar dan kebangsaan sangat penting untuk melindungi pelajar dari pengaruh negatif di dunia digital. Di tengah polarisasi informasi dan budaya instan, pelajar membutuhkan pijakan nilai yang kokoh agar tidak mudah terpengaruh oleh paham intoleran atau perilaku negatif.

Tantangan dalam Implementasi Ikrar

Meski terus diperkuat, implementasi Ikrar Pelajar Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah kecenderungan menjadikan ikrar sebagai kegiatan seremonial tanpa tindak lanjut yang nyata. Tanpa pembinaan berkelanjutan, nilai ikrar berisiko kehilangan makna praktis bagi pelajar.

Pengamat pendidikan menekankan perlunya evaluasi berkala terhadap metode implementasi ikrar di sekolah. Guru dan tenaga pendidik dipandang memiliki peran kunci sebagai teladan yang menerjemahkan nilai ikrar ke dalam praktik pembelajaran dan interaksi sehari-hari. Selain itu, keterlibatan orang tua dan lingkungan sosial dinilai krusial agar pesan ikrar selaras dengan pola asuh dan budaya di luar sekolah.

Dampak Jangka Panjang Ikrar Pelajar

Penguatan Ikrar Pelajar Indonesia 2026 diarahkan untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan kesadaran kebangsaan. Dalam jangka menengah, ikrar ini diharapkan berkontribusi pada terciptanya iklim pendidikan yang aman, inklusif, dan berorientasi pada nilai.

Ke depan, pemerintah dan pemangku kepentingan pendidikan membuka ruang pengembangan metode pembelajaran berbasis proyek sosial dan kegiatan kolaboratif yang selaras dengan nilai ikrar. Pendekatan tersebut dinilai mampu memperkuat relevansi ikrar dengan realitas kehidupan pelajar, sekaligus menjawab kebutuhan pembentukan karakter di era 2026 dan seterusnya.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Omah Sawah 2025: Ribuan Warga Rayakan Panjat Pinang dan Hiburan Rakyat

    Festival Omah Sawah 2025: Ribuan Warga Rayakan Panjat Pinang dan Hiburan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Puncak Perayaan Festival Omah Sawah 2025 berlangsung penuh semangat di Burengan, Kota Kediri, pada hari Minggu (24/8/2025). Ratusan warga berkumpul di lokasi untuk menyaksikan berbagai rangkaian kegiatan, dengan permainan panjat pinang menjadi daya tarik utama. Ada 10 tiang panjat pinang yang ditanam di tengah kolam lumpur. Ratusan peserta yang terbagi dalam puluhan kelompok turut […]

  • ‘Pojok Pengawasan’, Panwascam Sukomanunggal Ajak Semua Pihak Tolak Hoax dan Politik Uang

    ‘Pojok Pengawasan’, Panwascam Sukomanunggal Ajak Semua Pihak Tolak Hoax dan Politik Uang

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Sukomanunggal secara resmi meluncurkan program “Pojok Pengawasan” pada Kamis (24/10/2024), yang diselenggarakan di Warkop Bonek Store Simomulyo. Program ini bertujuan untuk mendorong pengawasan partisipatif dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024, dengan fokus utama pada penjagaan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam sambutannya, Ketua Panwascam Sukomanunggal, Dimas Sila Pamungkas, menekankan bahwa […]

  • Peningkatan Penggunaan Kereta Api Selama Musim Libur Nataru 2025/2026, Lebih dari 509 Ribu Penumpang

    Peningkatan Penggunaan Kereta Api Selama Musim Libur Nataru 2025/2026, Lebih dari 509 Ribu Penumpang

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Selama periode liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, layanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah penumpang. Hingga 28 Desember 2025, sebanyak 509.726 pelanggan telah dilayani oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api yang dinilai […]

  • Evakuasi Terkini Ponpes Sidoarjo: 108 Selamat, 5 Meninggal

    Evakuasi Terkini Ponpes Sidoarjo: 108 Selamat, 5 Meninggal

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Pencarian dan Evakuasi Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny Berlangsung Terus-Menerus DIAGRAMKOTA.COM – Hingga hari Kamis (2/10) pagi, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban yang tertimbun akibat ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (29/9) saat para santri sedang melaksanakan salat Ashar sekitar pukul 15.00 […]

  • Ketua KPU Sidoarjo Minta Maaf atas Pembatasan Media di Acara Penetapan Nomor Urut Cabup-Cawabup dalam Media Briefing

    Ketua KPU Sidoarjo Minta Maaf atas Pembatasan Media di Acara Penetapan Nomor Urut Cabup-Cawabup dalam Media Briefing

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo menyampaikan permintaan maaf atas pembatasan jumlah media yang dapat meliput acara penetapan nomor urut pasangan cabup dan cawabup pada Senin kemarin, 23 September 2024. Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa pembatasan ini bukanlah upaya untuk melarang rekan-rekan media, tetapi lebih karena keterbatasan kapasitas halaman kantor KPU Sidoarjo yang […]

  • Sambut HJKS Ke 732 ,DPD Golkar Gelar Lomba Kreativitas Oleh-oleh Khas Surabaya

    Sambut HJKS Ke 732 ,DPD Golkar Gelar Lomba Kreativitas Oleh-oleh Khas Surabaya

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 176
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DPD Partai Golkar Kota Surabaya menggelar lomba kreativitas pembuatan oleh-oleh khas Surabaya yang belum pernah dibuat sebelumnya dalam rangka menyongsong Hari Jadi ke-732 Kota Surabaya. Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni mengatakan oleh-oleh tersebut bisa berupa kue maupun kerajinan tangan yang dapat dijadikan oleh-oleh para pelancong.Kamis (1/5/2025) “Masyarakat harus difasilitasi untuk membuat […]

expand_less