Kunjungan Menteri Pangan ke Sekolah Menengah Negeri di Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan ke SMAN 15 Surabaya. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik. Dalam kunjungannya, ia berinteraksi langsung dengan siswa dan guru di sekolah tersebut. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk memantau implementasi program yang menjadi prioritas pemerintah.
Tujuan dan Manfaat Program MBG
Program Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi siswa di tingkat pendidikan menengah. Dengan adanya program ini, siswa akan mendapatkan makanan bergizi secara gratis, sehingga dapat fokus pada pembelajaran tanpa khawatir tentang kebutuhan nutrisi. Program ini juga diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengurangi angka kekurangan gizi di kalangan remaja.
Interaksi Langsung dengan Siswa
Selama kunjungan, Zulhas berdialog dengan para siswa dan guru. Ia menanyakan seberapa besar dampak program MBG terhadap kehidupan sehari-hari mereka. Beberapa siswa menyampaikan bahwa mereka merasa lebih sehat dan bertenaga setelah mengikuti program ini. Hal ini menunjukkan bahwa program telah memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
Peran Pemerintah dalam Peningkatan Gizi
Zulhas menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan distribusi makanan bergizi merata dan tepat sasaran. Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat dan organisasi lokal, untuk memastikan keberlanjutan program ini. Selain itu, pemerintah juga sedang memperluas cakupan program agar mencakup lebih banyak sekolah di berbagai daerah.
Tanggapan dari Narasumber
“Program MBG sangat penting bagi anak-anak kita,” ujar Zulhas. “Kita harus memastikan bahwa setiap siswa memiliki akses yang sama terhadap makanan bergizi.”
Sementara itu, beberapa guru di SMAN 15 menyambut baik kebijakan ini. Mereka berharap program ini dapat terus berkelanjutan dan diperluas agar lebih banyak siswa yang mendapat manfaat.
Tantangan dalam Implementasi Program
Meski program MBG menunjukkan hasil positif, masih ada tantangan yang dihadapi. Salah satunya adalah ketersediaan bahan baku yang cukup dan distribusi yang merata. Selain itu, perlu adanya pengawasan yang ketat untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam pemanfaatan dana program.
Kunjungan Menteri Pangan ke SMAN 15 Surabaya menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan gizi siswa. Program MBG menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya pemerintah untuk membangun generasi muda yang sehat dan berkualitas. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, diharapkan program ini dapat terus berjalan efektif dan berkelanjutan.***

>

Saat ini belum ada komentar