KPU Jawa Timur Mengapresiasi Peran Pers dalam Proses Demokrasi
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi (infokom)
DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur terus memperkuat hubungan dengan mitra kerjanya, termasuk kalangan media. Salah satu contohnya adalah kunjungan Plh. Ketua KPU Jawa Timur, Miftahur Rozaq, ke kantor Jawa Pos Radar Madura (JPRM). Pertemuan ini menjadi bukti bahwa KPU menjunjung tinggi sinergisitas dengan media sebagai bagian dari proses demokrasi yang transparan dan akuntabel.
Hubungan Jangka Panjang antara KPU dan Media Lokal
Pertemuan antara Miftahur Rozaq dengan jajaran JPRM berlangsung sangat akrab. Hal ini tidak terlepas dari hubungan yang sudah terjalin sejak lama antara komisioner KPU tersebut dengan insan pers. Menurutnya, kedekatan ini telah berlangsung sejak ia masih aktif sebagai dosen di Institut Agama Islam (IAI) Nazhatut Thullab (Nata) Sampang.
“Kebetulan saya merupakan salah satu dari tiga santri yang dipercaya untuk mendampingi pengasuh Ponpes Nata Prajjan Camplong, Sampang, kesembilan, yakni almarhum KH. Mua’afi A. Zaini,” ujar Miftahur Rozaq.
Setiap ada kegiatan di pondok pesantren, JPRM selalu diundang untuk melakukan peliputan. Terutama saat tokoh nasional berkunjung ke ponpes tersebut. “Saat itu saya menjadi komunikator. Karena itu, hubungan dengan rekan-rekan jurnalis semakin dekat,” tambahnya.
Sinergi yang Memperkuat Komunikasi Publik
Selama masa jabatannya sebagai komisioner KPU Sampang, Miftahur Rozaq terus menjaga hubungan baik dengan media. Ia menilai pers sebagai mitra strategis yang penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada rekan-rekan wartawan,” katanya.
Menurutnya, peran media sangat vital dalam memastikan partisipasi masyarakat dalam pemilu. Dengan adanya kerja sama yang baik, informasi tentang tahapan pemilu dapat disampaikan secara cepat dan akurat.
Harapan untuk Kemitraan yang Berkelanjutan
Meski telah bergeser tugas ke tingkat provinsi, Miftahur Rozaq tetap berharap agar hubungan dengan media tetap terjalin. Ia menegaskan bahwa pers akan terus menjadi mitra utama KPU dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya partisipasi dalam pesta demokrasi.
“Kami berharap pers tetap menjadi mitra strategis KPU. Dengan begitu, komunikasi publik bisa lebih efektif dan saling mendukung,” ujarnya.
Tantangan dan Peluang di Tengah Perkembangan Media
Di tengah perkembangan media digital, KPU Jawa Timur juga menghadapi tantangan dalam memastikan akurasi informasi. Miftahur Rozaq menilai bahwa kolaborasi dengan media lokal seperti JPRM menjadi langkah penting untuk menjaga kredibilitas dan keandalan data pemilu.
“Media memiliki peran besar dalam menyebarkan informasi yang benar. Kami berharap mereka tetap objektif dan profesional dalam meliput proses pemilu,” imbuhnya.
Dengan peningkatan peran media, KPU Jawa Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan transparansi dalam setiap tahapan pemilu. Melalui kerja sama yang kuat dengan media, harapan besar tercipta sistem pemilu yang lebih baik dan lebih mudah dipahami oleh masyarakat.***





Saat ini belum ada komentar