Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Film “Agak Lain: Menyala Pantiku” Tampil Beda dengan Gaya Komedi yang Menghibur

Film “Agak Lain: Menyala Pantiku” Tampil Beda dengan Gaya Komedi yang Menghibur

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

DIAGRAMKOTA.COM – Sukses mendulang lebih dari 9 juta penonton, film “Agak Laen” kembali dengan kisah anyar. Bukan sekuel atau prekuel, “Agak Laen” betul-betul me­nyajikan cerita baru dalam tajuk “Menyala Pantiku!”. Kelucuan kuartet Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga dalam “Agak Laen: Menyala Pantiku!” hadir di bioskop mulai Kamis 27 November 2025.

Film “Agak Laen: Menyala Pantiku!” yang diproduksi Imajinari berkisah tentang Detektif Bene, Boris, Jegel, dan Oki yang berulang kali gagal menjalankan misi. Mereka mendapat kesempatan terakhir, yaitu menyamar dan me­nyusup ke sebuah panti jompo. Di panti jompo tersebut, mereka harus mencari buronan kasus pembunuhan anak wali kota. Apakah mereka berhasil menemukan pelaku?

Selain Bene, Boris, Jegel, dan Oki, “Agak Laen: Menyala Pantiku!” juga menampilkan Tissa Biani, Ariyo Wahab, Gita Bhebhita, Chew Kin Wah, Jajang C Noer, Tika Panggabean, Jarwo Kwat, Egi Fedly, Priska Baru Segu, Boah Sartika, Ayushita, dan Surya Saputra.

Muhadkly Acho yang kembali menjabat sebagai sutradara sekaligus penulis mengungkapkan, terdapat perbedaan nuansa komedi dalam “Menyala Pantiku!”. Jika di film “Agak Laen” (2024) terdapat kegembiraan dan ketegangan dari latar pasar malam serta rumah hantu, di film berikutnya, gaya komedinya berubah.

“Pada ‘Agak Laen: Menyala Pantiku!’, kami melibatkan para lansia di banyak adegan. Akan tetapi, kami memikir­kan dengan matang agar komedi di film ini tetap mudah dinikmati dan ditertawakan,” kata Acho.

Menurutnya, panti jompo sebagai latar utama dalam film ini memberikan perbedaan yang menonjol dan menampilkan sisi lain yang belum pernah muncul sebelumnya dalam perfilman Indonesia. Mulai dari komedi hingga kehangatan yang muncul dari dinamika karakternya.

Indra Jegel mengaku, baik di film pertama maupun kedua, dia tetap bermain di ranah komedi yang tetap seru untuk diikuti. Jegel membocorkan, ada petunjuk-petunjuk baru di film kedua ini. “Dengan komedi yang bertabrakan dengan situasi, pe­nonton bakal tetap merasakan keseruan komedi ala Agak Laen,” ucap Jegel.

Sementara itu, Boris Bokir mengungkapkan, Acho telah dengan jeli memilih cerita-cerita dan inside joke yang te­pat. Sehingga, meski bukan pendengar Podcast Agak Laen, kisah dan komedinya juga akan terasa universal bagi semua penonton.

“Acho adalah pendengar Podcast Agak Laen, jadi secara cerita dan komedi, memang dia yang menentukan sejak awal. Bagian mana saja dalam kehidupan kami berempat yang ikut dimasukkan ke dalam film. Tentunya, sebagai pemeran, saya mengikuti naskah yang sudah ditulis oleh Acho dan memainkannya dengan sepenuh hati untuk membuat penonton tertawa,” tutur Boris.

Terkesan

Salah satu yang spesial di film “Agak Laen: Menyala Pantiku!” adalah istri Oki Rengga yang turut bermain. Di film ini, kata Oki, ada adegan yang sangat membuatnya terkesan hingga berbunga-bunga.

“Di film ini, aku bermain dengan istriku yang memang jadi pasangan suami istri dan sedang menunggu kelahiran anak kami. Nah, ada satu adegan yang membuatku berbunga-bunga selama dua minggu setelahnya dan membuat pandanganku berbeda saat menjalani syuting. Itu golden scene yang patut ditunggu di film ini,” ujar Oki.

Bene Dion, yang turut mensupervisi ide cerita dan nas­kah bersama Ernest Prakasa menyebutkan, di film “Agak Laen: Menyala Pantiku!” ada perbaikan sisi komedi dan naskah. Namun, bukan berarti membatasi komedinya.

“Pastinya, dalam setiap proses, terdapat evaluasi agar karya menjadi lebih baik. Namun, evaluasi tidak langsung berarti mengubah komedi agar selalu terasa aman. Dalam film ‘Agak Laen: Menyala Pantiku!’ komedi-komedi yang berada di ambang batas tetap ditampilkan dengan pertimbangan yang matang, lucu, dan aman,” kata Bene.

Produser Ernest Prakasa mengatakan, “Agak Laen: Menyala Pantiku!” menyajikan kisah yang segar. Dengan latar panti jompo, film ini menunjukkan bahwa genre komedi Indonesia semakin beragam.

“Rumah penanggungan sering dianggap sebagai tempat di mana lansia ditinggalkan oleh keluarganya. Dalam film ini, rumah penanggungan digambarkan sebagai tempat yang hangat dan penuh kebahagiaan. Semoga penonton juga merasakan kebahagiaan itu dan tertawa,” kata Ernest. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Futsal Putri Indonesia Capai Final SEA Games 2025, Kritik terhadap Pengelolaan Sepakbola Putri Muncul

    Timnas Futsal Putri Indonesia Capai Final SEA Games 2025, Kritik terhadap Pengelolaan Sepakbola Putri Muncul

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 239
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Timnas Futsal Putri Indonesia berhasil menciptakan sejarah dengan melaju ke babak final SEA Games 2025. Perjalanan tim ini menunjukkan perjuangan dan dedikasi yang luar biasa, namun di balik keberhasilan tersebut muncul kritik terhadap pengelolaan sepakbola putri di Tanah Air. Pencapaian Bersejarah Timnas Futsal Putri Di Bangkokthonburi University Gymnasium, Bangkok, Thailand, Timnas Futsal Putri Indonesia […]

  • Pemerintah Daerah, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa,

    Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat untuk Mewujudkan Visi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah. Hal ini disampaikan dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 yang bertujuan untuk mendorong tercapainya Astacita dan pemerataan pembangunan nasional. “Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX tahun ini tentu jadi momentum […]

  • Babinsa Trenggalek Dampingi Launching Desa Imunisasi Mantap  Trenggalek – TNI melalui

    Babinsa Trenggalek Dampingi Launching Desa Imunisasi Mantap Trenggalek – TNI melalui

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 164
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – TNI melalui satuan teritorial kewilayahan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Babinsa Rejowinangun, Pelda Moh. Tajib dari Koramil 0806-01/Trenggalek, yang terjun langsung mendampingi kegiatan Launching Desa Imunisasi Mantap (Desa Iman) di Desa Rejowinangun, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi […]

  • Surabaya

    Langkah Kongkrit Surabaya Perkuat UMKM Sertifikasi Halal, Targetkan 550 Tahun Ini

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 422
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemkot Surabaya menggelar sosialisasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di lantai 2 Gedung Siola pada Rabu, 18 September 2024. Acara ini merupakan inisiatif untuk memastikan produk UMKM binaan Pemkot memenuhi standar kehalalan yang di tetapkan. Dan dengan menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Surabaya. Sosialisasi ini di hadiri oleh […]

  • Kehadiran dan Kontribusi Megawati dalam Timnas Voli Indonesia

    Kehadiran dan Kontribusi Megawati dalam Timnas Voli Indonesia

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Megawati Hangestri Pertiwi, seorang atlet voli yang dikenal sebagai bagian penting dari lini serang Tim Nasional (Timnas) Indonesia, resmi mengundurkan diri dari tim. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi kesehatan serta rencana karier dan kehidupan pribadi di masa depan. Pengumuman tersebut disampaikan melalui surat resmi kepada Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli […]

  • Jadwal Pelayaran Kapal Pelni Kapal Feri Lintas Lombok-Bali

    Jadwal dan Harga Tiket Kapal Feri Lintas Lombok-Bali pada 29 Januari 2026

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 122
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelayanan kapal penyeberangan antara Pelabuhan Lembar di Lombok Barat dan Pelabuhan Padangbai di Karangasem, Bali, beroperasi selama 24 jam setiap hari. Rute ini dilayani oleh sebanyak 13 kapal feri yang masing-masing melakukan perjalanan sejauh 38 mil laut dengan durasi sekitar 4 jam 30 menit. Berikut rincian jadwal pelayanan kapal penyeberangan lintas Lombok-Bali pada Kamis, 29 […]

expand_less