Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kebijakan Beasiswa yang Mengancam Mahasiswa Kurang Mampu, Pemkot Surabaya Kurangi Bantuan

Kebijakan Beasiswa yang Mengancam Mahasiswa Kurang Mampu, Pemkot Surabaya Kurangi Bantuan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Beasiswa Pemuda Tangguh, yang dulu menjadi harapan bagi banyak mahasiswa kurang mampu di Surabaya, kini menjadi sumber kekhawatiran setelah pemerintah kota mengumumkan rencana pemangkasan bantuan. Kebijakan ini berpotensi memperparah kesulitan ekonomi keluarga dan mengganggu proses pendidikan para mahasiswa.

Perubahan Signifikan dalam Bantuan Beasiswa

Pemkot Surabaya merencanakan pengurangan tiga komponen utama dari bantuan beasiswa. Pertama, pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sebelumnya sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah kini dibatasi maksimal sebesar Rp2,5 juta per semester. Kedua, uang saku bulanan yang awalnya sebesar Rp500 ribu dipotong menjadi hanya Rp300 ribu. Terakhir, bantuan biaya semester senilai Rp750 ribu juga akan dihapuskan.

Perubahan ini datang secara mendadak dan tanpa pemberitahuan yang cukup. Salah satu penerima beasiswa, RN, mengungkapkan rasa kecewa atas ketidakjelasan informasi. Ia menuturkan bahwa informasi tentang perubahan bantuan baru disampaikan melalui grup WhatsApp pada November 2025, meskipun ia telah lolos seleksi sejak September 2025.

Dampak terhadap Keluarga Mahasiswa

RN, yang merupakan anak yatim tinggal di Kenjeran, harus menghadapi tekanan finansial yang berat. Ia mengatakan bahwa UKT per semester mencapai Rp7,7 juta, dan hingga saat ini belum ada dana yang bisa ia gunakan. Akibatnya, ia terpaksa membuat perjanjian dengan ibunya untuk tetap kuliah sambil bekerja serabutan.

“Saya sangat senang mendapatkan beasiswa, karena meskipun saya kerja serabutan, ibu tidak mengizinkan saya,” katanya. “Namun, kondisi sekarang memaksa saya untuk tetap kuliah sambil bekerja.”

Kondisi seperti ini bukan hanya terjadi pada RN. Di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), lebih dari 450 mahasiswa penerima beasiswa Pemuda Tangguh mengalami kegelisahan serupa. Banyak dari mereka bahkan memiliki kondisi yang lebih sulit.

Penjelasan dari DPRD Surabaya

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafii, menyatakan bahwa akar masalah terletak pada perubahan regulasi di APBD 2026. Pemkot Surabaya nekat menyamaratakan bantuan UKT menjadi Rp2,5 juta demi memperbanyak kuota beasiswa hingga 24 ribu mahasiswa.

“Kami bahas keras karena UKT termurah yang kami temukan rata-rata Rp4 juta. Tapi Pemkot ngotot demi memperbanyak penerima,” ujar Imam Syafii.

Ia menilai solusi yang diberikan Pemkot, yaitu meminta mahasiswa membayar UKT terlebih dahulu kemudian di-reimburse, tidak tepat. Menurutnya, langkah ini terlalu meremehkan kesulitan ekonomi keluarga miskin.

Langkah yang Diambil oleh DPRD

DPRD Surabaya menegaskan akan segera memanggil dinas terkait untuk mencari solusi bersama. Tujuannya adalah agar mahasiswa dari keluarga tidak mampu tetap dapat mendapatkan jaminan pendidikan.

“Kami wanti-wanti jangan sampai mahasiswa kesulitan. Biarkan UKT mereka tetap bisa ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah kota,” pungkas Imam Syafii.

Solusi Jangka Panjang

Komisi D DPRD Surabaya berharap dapat menemukan solusi yang adil dan layak bagi seluruh mahasiswa. Mereka juga berharap Pemkot Surabaya dapat mempertimbangkan kembali kebijakan yang diambil agar tidak memberatkan mahasiswa kurang mampu.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Rekomendasi Film Ekososial yang Bisa Bikin Kamu Tobat

    5 Rekomendasi Film Ekososial yang Bisa Bikin Kamu Tobat

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bencana banjir bandang yang melanda Sumatra sejak akhir November 2025 adalah sebuah pertanda kalau alam sedang tak baik-baik saja. Ini sekaligus jadi tamparan keras untuk pihak-pihak yang masih menyangkal kalau perubahan iklim itu nyata. Namun, kecenderungan manusia mengabaikan isu lingkungan itu ternyata adalah problem universal. Art Markman dari University of Texas at Austin dalam […]

  • Prospek Cuan JPFA vs CPIN di Tengah Sentimen MBG Prabowo

    Prospek Cuan JPFA vs CPIN di Tengah Sentimen MBG Prabowo

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Ekspektasi Tinggi untuk Saham JPFA dan CPIN di Tengah Program Makan Bergizi Gratis DIAGRAMKOTA.COM – Dalam beberapa bulan terakhir, saham perusahaan unggas seperti PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) menarik perhatian investor. Hal ini didorong oleh berbagai kebijakan pemerintah yang mendukung sektor industri unggas, termasuk program Makan Bergizi Gratis […]

  • Apa Itu Data Presisi Nasional? Penjelasan Rieke Diah Pitaloka tentang UU Sistem Pendataan Presisi

    Apa Itu Data Presisi Nasional? Penjelasan Rieke Diah Pitaloka tentang UU Sistem Pendataan Presisi

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Pentingnya Pendataan Presisi Nasional dalam Pembangunan Indonesia DIAGRAMKOTA.COM – Pendataan presisi nasional kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan para pemangku kebijakan. Isu ini muncul setelah anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, menyampaikan gagasannya terkait urgensi Undang-Undang Sistem Pendataan Presisi Nasional (UU SPN). Ia menekankan bahwa data yang akurat sangat penting […]

  • Polsek Kenjeran Amankan Pelaku Pembobolan Toko Madura di Kenjeran Surabaya

    Polsek Kenjeran Amankan Pelaku Pembobolan Toko Madura di Kenjeran Surabaya

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 177
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelaku pembobolan toko yang biasa beraksi di wilayah Surabaya akhirnya berhasil diringkus Polsek Kenjeran. Tersangka MR, 41, warga Sidotopo Jaya, Surabaya, diringkus polisi usai membobol toko Madura di Jalan Kyai Tambak Deres, Surabaya. Tersangka MR diketahui beraksi menggunakan mobil bersama dua rekannya yang masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), pada 7 April lalu. […]

  • Kapolda Jatim Kunjungi Pulau Bawean Resmikan Pembangunan Mapolsek Tambak

    Kapolda Jatim Kunjungi Pulau Bawean Resmikan Pembangunan Mapolsek Tambak

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 244
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Nanang Avianto,M.Si melakukan kunjungan kerja sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Tambak di Pulau Bawean pada Rabu (23/04/2025). Acara yang digelar di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Gresik ini menjadi wujud komitmen Polri dalam meningkatkan pelayanan dan keamanan di wilayah kepulauan tersebut. Kedatangan Kapolda Jatim […]

  • Distribusi bantuan pangan Garut belum capai 50%

    Distribusi bantuan pangan Garut belum capai 50%

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Distribusi bantuan pangan di Kabupaten Garut hingga awal Desember 2025 masih tercatat di bawah 50%. Capaian ini berbeda dengan wilayah lain dalam cakupan kerja Perum Bulog Ciamis, seperti Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, dan Kabupaten Ciamis, yang pencapaiannya telah melebihi 50%. Kepala Cabang Bulog Ciamis Johan Wahyudi mengungkapkan bahwa rendahnya pencapaian distribusi bantuan pangan di […]

expand_less