AKP Adik Agus Putrawan Ambil Alih Kasat Narkoba Tanjung Perak, Bandar Siap-siap!
- account_circle Teguh Priyono
- calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Angin segar berembus di tubuh Polres Pelabuhan Tanjung Perak. AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H. resmi dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Promosi tersebut menandai kenaikan jenjang karier setingkat lebih tinggi dalam pengabdian AKP Adik Agus Putrawan di institusi Kepolisian Republik Indonesia. Ia menggantikan AKP Suparlan dan resmi mulai bertugas pada Kamis, 25 Januari 2025.
Sebelum menempati jabatan barunya, AKP Adik Agus Putrawan dikenal sebagai sosok perwira yang tegas dan berkarakter saat menjabat Kanit Reserse Kriminal Polsek Waru, Polresta Sidoarjo. Di bawah kepemimpinannya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Waru terjaga kondusif, dengan penegakan hukum yang konsisten dan profesional.
Dedikasi serta kinerja tersebut menjadi salah satu dasar pimpinan Polri memberikan kepercayaan lebih besar kepadanya. Kini, tantangan yang dihadapi pun tidak ringan. Wilayah Pelabuhan Tanjung Perak dikenal sebagai kawasan strategis sekaligus pintu gerbang aktivitas distribusi barang dan manusia, yang rawan dimanfaatkan jaringan peredaran narkotika, baik skala lokal, nasional, hingga internasional.
Dibutuhkan kepemimpinan yang tegas, pengalaman lapangan yang matang, serta kemampuan membangun sinergi lintas sektor untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut. Dengan rekam jejak yang dimiliki, AKP Adik Agus Putrawan diharapkan mampu membawa Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak semakin optimal dalam memberantas kejahatan narkotika.
Penunjukan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polri dalam menempatkan personel terbaiknya pada posisi strategis demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah pelabuhan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.(Dk/tgh)
- Penulis: Teguh Priyono

>
>
>
