Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Lembaga Konsumen Kritik Penundaan Cukai MBDK, Ini Catatan YLKI dan FKBI

Lembaga Konsumen Kritik Penundaan Cukai MBDK, Ini Catatan YLKI dan FKBI

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) mengkritik tindakan pemerintah yang kembali menunda penerapan cukai terhadap produk Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK). Penerapan cukai untuk produk MBDK sebelumnya dijadwalkan berlaku pada tahun 2026.

Namun, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pajak MBDK baru akan diberlakukan oleh pemerintah jika pertumbuhan ekonomi melebihi 6%. Padahal, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, pemerintah telah menetapkan target penerimaan pajak MBDK sebesar Rp 7 triliun.

Lembaga konsumen memberikan kritik terhadap penundaan cukai MBDK. Ketua Harian YLKI Rafika Zulfa mengungkapkan kekecewaannya terhadap tindakan pemerintah yang terus-menerus menunda penerapan cukai MBDK.

Meskipun demikian, menurut YLKI, penerapan pajak akan mengurangi kebiasaan konsumsi produk MBDK serta akan memberikan dampak positif terhadap pendapatan negara.

Berdasarkan survei yang dilakukan YLKI pada tahun 2023, sekitar 26% dari konsumen berusia anak dan remaja sering mengonsumsi produk MBDK setiap hari.

“Konsumen dapat dengan mudah menemukan produk MBDK. Selain itu, harga menjadi faktor penting saat konsumen membeli produk, di Indonesia banyak produk MBDK ditawarkan dengan harga yang cukup terjangkau, namun di balik hal tersebut ditemukan kandungan gula yang tinggi pada setiap produk,” ujar Rafika kepada DIAGRAMKOTA.COM.co.id, Senin (15/12/2025).

Penelitian YLKI menunjukkan sekitar 85% konsumen setuju jika cukai diberlakukan terhadap MBDK. Konsumen bahkan mengusulkan tarif cukai yang besar, yaitu lebih dari 20% dari harga produk, agar cukai MBDK memiliki dampak yang nyata.

“YLKI menganggap ini sebagai bom waktu yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular di masa depan, khususnya bagi konsumen usia muda,” jelas Rafika.

YLKI mengajukan permintaan kepada pemerintah untuk meninjau kembali keputusan penundaan cukai MBDK. Di sisi lain, YLKI juga meminta pemerintah untuk memenuhi komitmennya dalam menerapkan cukai MBDK tanpa penundaan lagi, dengan tarif minimal 20% sebagai bentuk pengendalian terhadap konsumsi produk MBDK oleh masyarakat.

“Penilaian menyeluruh terhadap proses penyusunan kebijakan serta perencanaan penerapan cukai MBDK. Penundaan cukai MBDK menunjukkan bahwa pemerintah kurang serius dalam mengatasi isu kesehatan, khususnya terkait pengendalian konsumsi MBDK,” kata Rafika.

Ketua FKBI Tulus Abadi bahkan mengajukan permintaan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membatalkan kebijakan Menteri Keuangan Purbaya terkait penghapusan cukai MBDK.

Menurut Tulus, penerapan cukai merupakan alat yang tepat, terlebih ketika pemerintah membutuhkan dana besar untuk pemulihan bencana lingkungan, khususnya yang menimpa Sumatra.

Tulus menyoroti beberapa hal yang menyebabkan penundaan pajak MBDK menjadi kesalahan dari sudut pandang kesehatan masyarakat.Pertama, penundaan penerapan cukai MBDK akan semakin mempermudah akses anak-anak dan remaja dalam mengonsumsi MBDK. Padahal, saat ini lebih dari 25% anak di Indonesia telah mengonsumsi MBDK setiap hari.

Peningkatan penggunaan MBDK lebih disebabkan oleh harga yang terjangkau dan kemudahan dalam membelinya. Fenomena ini menjadi faktor utama yang menyebabkan kegemukan dan obesitas pada anak-anak, serta berpotensi memicu ancaman diabetes pada anak, yang tingkat kejadiannya semakin meningkat,” ujar Tulus.

Kedua, penundaan pajak MBDK juga akan meningkatkan tingginya angka konsumsi produk MBDK di kalangan orang dewasa, yang telah naik 14 kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir.

“Polahidup konsumsi demikian juga dapat memicu berbagai penyakit degeneratif, seperti jantung koroner, kanker, stroke, tekanan darah tinggi, dan yang paling utama adalah diabetes melitus,” kata Tulus.

KetigaTulus memperingatkan pemerintah agar tidak melakukan “pertukaran” kesehatan masyarakat dan kesehatan anak-anak dengan kepentingan ekonomi, terutama bagi sektor industri MBDK. Menurut Tulus, penerapan pajak pada MBDK tidak akan menghancurkan industri MBDK.

Keempat, penundaan penerapan cukai MBDK dalam konteks regulasi merupakan pelanggaran yang jelas terhadap Undang-Undang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah mengenai Kesehatan, yang menugaskan pengendalian dari segi fiskal maupun non-fiskal.

“Penundaan penerapan cukai MBDK juga menjadi ancaman besar bagi upaya pemerintah yang memiliki tujuan mewujudkan bonus demografi dan bahkan generasi emas,” tegas Tulus. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Titik Banjir di Jakarta

    Jakarta Kembali Terendam Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jakarta kembali menghadapi situasi darurat banjir setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (7/3/2026) hingga Minggu (8/3/2026). Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta menunjukkan bahwa sebanyak 148 RT di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat terendam air. Selain itu, 20 ruas jalan utama juga tergenang, dengan ketinggian air mencapai 1,5 […]

  • Gunakan Nusantara Standar Test, SMA Kemala Taruna Bhayangkara Saring 14.582 Peserta Jadi 180 Siswa Terpilih

    Gunakan Nusantara Standar Test, SMA Kemala Taruna Bhayangkara Saring 14.582 Peserta Jadi 180 Siswa Terpilih

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proses seleksi penerimaan calon siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara tahun ajaran terbaru berlangsung ketat dan kompetitif. Sebanyak 14.582 pelajar dari seluruh Indonesia mengikuti seleksi yang digelar Polri bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) di Gedung Bhakti Dharma Waspada, STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Minggu (11/1/2026). Dari ribuan peserta tersebut, hanya 180 siswa terbaik […]

  • Informasi Terkini tentang Jadwal Kapal Pelni Rute Biak ke Manokwari Tahun 2026

    Informasi Terkini tentang Jadwal Kapal Pelni Rute Biak ke Manokwari Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengguna jasa transportasi laut khususnya di wilayah Papua dan sekitarnya kini memiliki kesempatan untuk memperoleh informasi terbaru mengenai jadwal kapal pelni yang akan melintasi rute Biak ke Manokwari pada bulan Maret 2026. Dalam rangka menyambut perayaan Lebaran, PT Pelabuhan Indonesia (Pelni) memberikan penawaran menarik berupa diskon tiket yang bisa menjadi pilihan bagi masyarakat. Daftar Kapal […]

  • Politisi PSI Serukan Perombakan Taman Bungkul Untuk Menarik Lebih Banyak Wisatawan

    Politisi PSI Serukan Perombakan Taman Bungkul Untuk Menarik Lebih Banyak Wisatawan

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 266
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi D DPRD Surabaya meminta wisata Makam Taman Bungkul ditata lebih rapi agar menjadi destinasi wisata religi yang lebih nyaman bagi peziarah. Sebab, taman Bungkul mempunyai potensi lebih untuk dikembangkan. “Taman bungkul ini sekarang meskipun sudah ramai, kita lihat masih ada potensi lagi untuk menjadi tempat wisata religi yang benar-benar bagus. Jadi kalau […]

  • Ansor Cup Sidoarjo 2024: Sportivitas dan Kebersamaan Pemuda, Cetak Bakat Baru di GOR Delta

    Ansor Cup Sidoarjo 2024: Sportivitas dan Kebersamaan Pemuda, Cetak Bakat Baru di GOR Delta

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Ansor Cup Sidoarjo 2024 kembali hadir sebagai ajang prestisius yang mempertemukan para pemuda dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Digelar di GOR Delta Sidoarjo pada Senin (14/10/2024), turnamen futsal dan tarik tambang ini bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi juga sarana untuk mempererat silaturahmi serta menyalurkan bakat dan potensi para pemuda.   Dengan diikuti […]

  • Polsek Krian Apresiasi Program Ketahanan Pangan Pertanian Jagung

    Polsek Krian Apresiasi Program Ketahanan Pangan Pertanian Jagung

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bhabinkamtibmas Desa Gamping, Polsek Krian, Aipda Abdoel Gopoer bersama anggota Polsek Krian Polresta Sidoarjo, memberikan apresiasi terhadap optimalnya pelaksanaan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di tingkat desa, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan. Apresiasi tersebut disampaikan saat meninjau langsung lahan pertanian jagung milik Jiono, warga Dusun Gamping Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, pada […]

expand_less