Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Klarifikasi Ormas Madas Mengenai Kasus Pengusiran Nenek Elina

Klarifikasi Ormas Madas Mengenai Kasus Pengusiran Nenek Elina

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sab, 27 Des 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Organisasi masyarakat (ormas) Madura Asli (Madas) memberikan penjelasan terkait dugaan keterlibatan anggotanya dalam kasus pengusiran dan pembongkaran rumah nenek 80 tahun, Elina Wijayanti. Video yang beredar menunjukkan sekelompok orang yang mengusir keluarga Elina dari rumahnya, yang memicu reaksi keras dari masyarakat dan pihak berwajib.

Penjelasan Ketua Umum Ormas Madas

Ketua Umum DPP MADAS, Moh Taufik, menegaskan bahwa empat dari lima orang yang terlibat dalam kejadian tersebut bukanlah anggota ormas Madas. Hanya satu orang bernama Muhammad Yasin yang baru bergabung pada Oktober 2025. “Yang pak Yasin itu baru gabung Oktober, yang lainnya kami tidak kenal, silahkan dicek KTA (Kartu Tanda Anggota), identitasnya dicek,” ujarnya.

Taufik juga menyatakan bahwa dalam video yang viral, tidak ada satupun orang yang menggunakan seragam Madas. “Pada saat itu dia (Yasin) belum menjadi anggota kita dan bisa dicek itu (bajunya) bukan (seragam) Madas, tapi tulisan ‘Gong Xi Fa Cai 2025’,” tambahnya.

Konfirmasi dengan Pihak Pembeli Rumah

Taufik telah mengonfirmasi dengan pihak pembeli rumah Elina, Samuel, bahwa aksi pengusiran dilakukan oleh kuasa hukum Samuel, Yasin, beserta empat temannya. “Sudah saya datangkan ke kantor, saya tanya, apakah pakai ormas Madas, kami mengeluarkan surat enggak? Tidak ada sama sekali. Tidak ada ormas apapun pada saat itu,” jelasnya.

Menurut Taufik, proses penggusuran rumah hingga pembongkaran rumah Elina dilakukan sepenuhnya atas perintah Samuel. “Dan kejadian itu bukan sehari langsung digusur, beberapa minggu setelahnya itu baru dilakukan penggusuran oleh Samuel sendiri, bukan Madas, lagi-lagi bukan Madas,” tegasnya.

Peran Muhammad Yasin

Taufik juga mengonfirmasi bahwa Yasin terlibat dalam kasus tersebut. “Dia dihubungi oleh Pak Samuel sebagai kawan karena kenal kawan untuk mendampingi bersama pengacaranya Samuel, itu saja,” ujarnya.

Ia berharap proses penegakkan hukum secara adil dapat dilakukan antara kedua belah pihak. “Silakan lakukan upaya-upaya hukum, tetapi dengan sesuai dengan hukum dan berkeadilan,” tuturnya.

Reaksi Masyarakat dan Pihak Berwajib

Video yang berisi pengusiran dan berlanjut terhadap pembongkaran rumah secara paksa milik nenek Elina membuat geram banyak pihak. Arek-arek Suroboyo melakukan aksi unjuk rasa pada Jumat (26/12/2025) agar Polrestabes Surabaya menindak aksi premanisme di Surabaya.

Nenek Elina dan kuasa hukumnya telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Polrestabes Surabaya akan meminta keterangan Nenek Elina pada Minggu (28/12/2025). Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan.

Penyelidikan oleh Pihak Berwajib

Polrestabes Surabaya mengungkapkan bahwa kasus pembongkaran rumah Nenek Elina masuk penyidikan. Enam saksi telah diperiksa. Selain itu, pihak kepolisian akan meminta keterangan Nenek Elina yang masih ketakutan.

Tanggapan dari Tokoh Masyarakat

Armujii, tokoh masyarakat Surabaya, menyampaikan kekecewaannya terhadap RT/RW yang tidak menghalangi aksi pengusiran. Ia menilai hal ini sangat ironis. “Ini sangat ironis,” ujarnya.

Dengan adanya klarifikasi dari Ormas Madas dan penyelidikan oleh pihak berwajib, diharapkan kasus ini dapat diselesaikan secara adil dan transparan. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jabar

    Efisiensi Anggaran, Pemprov Jabar Uji Coba WFH Terbatas Mulai November dan Desember 2025

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemprov Jawa Barat mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH) secara terbatas pada bulan November dan Desember 2025. Kebijakan ini merupakan bagian dari uji coba penghematan anggaran menjelang tahun 2026, sesuai petunjuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat, Dedi Supandi, mengatakan bahwa sosialisasi program WFH telah dilakukan pada […]

  • Menteri Luar Negeri Jepang Tunda Pengakuan atas Negara Palestina

    Menteri Luar Negeri Jepang Tunda Pengakuan atas Negara Palestina

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Jepang Tidak Akan Mengakui Negara Palestina di Sidang Umum PBB DIAGRAMKOTA.COM – Pada minggu depan, sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York akan menjadi tempat utama untuk membahas isu genoida Israel di Jalur Gaza. Namun, Jepang menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak akan digunakan sebagai kesempatan untuk mengakui negara Palestina. Menteri Luar Negeri Jepang, Takeshi Iwaya, […]

  • Wisata Malam Surabaya: Dari Kuliner Sampai Spot Foto Kekinian

    Wisata Malam Surabaya: Dari Kuliner Sampai Spot Foto Kekinian

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wisata malam Surabaya bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga pengalaman yang kaya akan budaya, kuliner, dan keindahan visual. Dari hiruk pikuk pasar malam hingga spot foto kekinian yang memanjakan mata, Surabaya di malam hari siap memikat hati setiap pengunjung. Sensasi Kuliner yang Menggoda di Tengah Gemerlap Malam Petualangan wisata malam di Surabaya tak […]

  • Polres Blitar Gelar Khitan Massal Salurkan Bansos untuk Anak Yatim Piatu dan Difabel di Hari Bhayangkara ke – 79

    Polres Blitar Gelar Khitan Massal Salurkan Bansos untuk Anak Yatim Piatu dan Difabel di Hari Bhayangkara ke – 79

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Blitar Polda Jatim menggelar kegiatan sosial berupa santunan anak yatim piatu dan khitanan massal, Sabtu (21/6). Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polri dalam hal ini Polres Blitar Polda Jatim terhadap masyarakat. Untuk mensukseskan kegiatan ini, Polres Blitar Polda Jatim juga menggandeng berbagai pihak, seperti Owner Wantech […]

  • Hadiri Syukuran HUT ke-80 Brimob, Kapolri Apresiasi Peran Brimob dukung Program Pemerintah

    Hadiri Syukuran HUT ke-80 Brimob, Kapolri Apresiasi Peran Brimob dukung Program Pemerintah

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengapresiasi kontribusi besar Korps Brimob Polri dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah, terutama di bidang ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur konversi energi bersih. Hal tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan sambutan pada acara Syukuran HUT ke-80 Korps Brimob Polri yang digelar di Gedung Satya Haprabu, Korbrimob […]

  • Jadwal Tayang Drama Korea Taxi Driver 3, Sinopsis, dan Cara Menontonnya

    Jadwal Tayang Drama Korea Taxi Driver 3, Sinopsis, dan Cara Menontonnya

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 234
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Taxi Driver 3adalah drama Korea terbaru yang menjadi pra-sequel dari Taxi Driver season 2(2023). Drama yang ditulis oleh Oh Sang Ho ini melanjutkan kisah tim Rainbow Taxi. Lee Je Hoon tetap berperan sebagai Kim Do Ki yang akan melakukan tugas balas dendam untuk para korban. Ingin tahu bagaimana alur cerita dari drama yang bergenrethriller […]

expand_less