Kasus Nenek Elina Menggema, Ketua DPC Gerindra Surabaya Koordinasi Polda Jatim
- account_circle Shinta ms
- calendar_month Jumat, 26 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kasus dugaan pengusiran paksa terhadap Nenek Elina Wijayanti (80) di Dukuh Kuwukan, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, menjadi sorotan luas publik.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu, 6 Agustus 2025 itu viral di media sosial dan memantik keprihatinan banyak pihak.
Nenek Elina yang telah menempati rumah tersebut selama belasan tahun mendadak didatangi sekitar 50 orang yang mengklaim rumah itu telah dibeli.
Namun, klaim tersebut tidak disertai bukti kepemilikan sah maupun putusan pengadilan. Kehadiran puluhan orang itu membuat Nenek Elina dan keluarganya tertekan hingga harus menghadapi situasi mencekam di usia senja.
“Saya sudah tinggal di sini sejak 2011. Tidak pernah menjual, tidak pernah transaksi, tidak ada proses hukum apa pun,” kata Nenek Elina, dengan suara bergetar.
Kasus ini pun menarik perhatian Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso. Ia menyatakan telah melakukan langkah awal dengan berkoordinasi bersama aparat penegak hukum.
“Saya sudah berkoordinasi awal melalui sambungan telepon dengan pimpinan Polda Jawa Timur,” ujar Cahyo Harjo Prakoso melalui Instagram @cahyoharjo.
Cahyo menambahkan, pihaknya akan menindaklanjuti persoalan tersebut dengan koordinasi lanjutan agar kasus ini dapat ditangani secara menyeluruh.
“Segera ada koordinasi lanjutan untuk memperhatikan permasalahan ini secara utuh dan terbaik,” kata Anggota DPRD Jatim ini.
Meski demikian, publik masih menanti perkembangan konkret dari proses koordinasi tersebut.
Kasus yang menimpa seorang lansia ini dinilai bukan sekadar persoalan sengketa rumah, melainkan menyangkut perlindungan hukum terhadap warga rentan serta penegakan hukum atas dugaan tindakan penguasaan paksa.
Hingga kini, Nenek Elina masih berharap adanya kejelasan hukum dan perlindungan agar ia dapat kembali hidup tenang di rumah yang telah ditempatinya selama bertahun-tahun.
Kasus ini pun terus menjadi perhatian masyarakat, sembari menunggu langkah nyata dari aparat dan pihak-pihak terkait. (sms)
- Penulis: Shinta ms

>
>