Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Perseteruan Ferry Irwandi dan Gusti Ayu Dewi Berlanjut, Ada Pistol Hingga Singgung FPI

Perseteruan Ferry Irwandi dan Gusti Ayu Dewi Berlanjut, Ada Pistol Hingga Singgung FPI

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perseteruan Ferry Irwandi dan Gusti Ayu Dewi Kian Memanas

DIAGRAMKOTA.COM – Perseteruan antara Ferry Irwandi, seorang konten kreator sekaligus CEO Malaka Project, dengan Gusti Ayu Dewi, grafolog ternama yang juga pengamat perilaku, terus memanas. Dalam beberapa waktu terakhir, kasus ini menjadi sorotan publik, terutama setelah Ferry mengunggah foto pistol yang bersanding dengan kotak rokok di akun Instagram miliknya.

Foto tersebut disebut berasal dari percakapan grup WhatsApp yang diduga merupakan bagian dari upaya menjatuhkan Ferry Irwandi. Dalam narasinya, ia menyatakan bahwa ada sebuah percakapan di grup WA yang membahas dirinya. Grup tersebut diyakini berisi sejumlah “orang besar” dan menunjukkan adanya indikasi manipulasi atau upaya merusak reputasi Ferry.

Ferry Irwandi kemudian memilih untuk membuka isu ini secara langsung di media sosial, alih-alih menunggu stasiun TV untuk membuka dialog. Ia menyatakan bahwa ia akan segera menjelaskan masalah ini kepada publik, karena sudah diberikan izin untuk membahasnya.

“Karena sudah diizinkan membahas, daripada lama nunggu stasiun tv, kita mulai dari sini dulu aja ya, karena yang pertama mau diklarifikasi foto ini hahaha, mau bilang ai? Mau bilang foto palsu? @gustiajudewi anda dan partner anda hairi yang selalu make akun @anakjaksel.ai udah ketebak kok movenya, udah kita analisis dari sumbernya,” tulis Ferry Irwandi dalam unggahannya.

Sebelumnya, ada tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga membahas Ferry Irwandi. Dalam percakapan tersebut, juga muncul pembicaraan tentang FPI. Salah satu peserta grup mengatakan: “Kalau anak-anak FPI mah sohib ma I wkwwk.” Sementara itu, Gusti Ayu Dewi menyampaikan pendapatnya dengan menyebutkan bahwa “di setiap negara yang setengah kacau, selalu ada versi Ferry Irwandinya.”

Ferry Irwandi mengklaim bahwa masih banyak ratusan chat lain di grup WhatsApp yang berisi Gusti Ayu Dewi dan ingin menjatuhkannya. Dalam unggahannya, ia juga meminta pihak berwenang untuk memeriksa apakah senjata api yang dipamerkan di grup tersebut benar-benar asli.

“Apabila aparat bisa memeriksa apakah senjata api tersebut asli atau tidak, coba tanya @gustiajudewi dan pak Hairi. Bapak-bapak bernama Hairi ini dari Strange ternyata, mana nyatut nama kelompok FPI seenaknya lagi,” tambah Ferry.

Ia juga menegaskan bahwa masih banyak chat lain di dua grup yang berbeda, termasuk chat video AI DPR, chat editor, dan chat soal operasi jilbab pink. Semua ini menunjukkan bahwa perseteruan ini bukanlah sekadar isu kecil, melainkan keterlibatan banyak pihak.

Ferry Menantang Gusti Ayu Dewi

Dalam postingan sebelumnya, Ferry juga tampak gerah dengan Gusti Ayu Dewi. Ia menanyakan apakah ia harus membuka isi grup WhatsApp tersebut. Ia menegaskan bahwa rencana framing yang gagal tidak membuatnya takut.

“Sekarang giliran saya yang nanya @gustiajudewi tolong dijawab, bisa anda sebutkan nama grup dan isi grup tempat anda berkoar-koar ingin menjatuhkan saya dan para komisaris serta pejabat di dalamnya? Saya tunggu responnya secepatnya,” kata Ferry.

Ia juga menegaskan bahwa semua chat grup masih ia pegang dan siap membuka semuanya jika diperlukan. Dalam unggahan gambar, Ferry menyatakan bahwa ia tidak takut sama sekali, bahkan siap menghadapi ancaman dari pihak berwenang.

“Lu tahu kalau nama grup, isi grup dan chat grup itu dilihat jutaan orang, apa yang bakal terjadi. Lu ganggu hidup gw berhari-hari, kali ini lu jual, gw beli,” ujar Ferry.

Di kolom komentar, terjadi perdebatan antara Ferry dan Gusti Ayu Dewi. Ferry menantang Gusti untuk bertemu dan membicarakan masalah ini secara terbuka. Ia juga menyatakan bahwa ia siap membuka semua isi chat yang ada di grup tersebut.

Gusti Ayu Dewi merespons dengan meminta Ferry tidak memelintir masalah. Ia menegaskan bahwa ia hanya menyoroti narasi provokatif Ferry Irwandi. “Silakan, saya tidak lari. Tapi jangan diplintir seolah-olah saya menyerang pribadi Anda. Yang saya soroti adalah narasi provokatif Anda di ruang publik, karena itu bisa memicu keresahan,” katanya.

Profil Gusti Ayu Dewi

Gusti Ayu Dewi adalah seorang grafolog ternama yang telah berkecimpung dalam dunia grafologi lebih dari 13 tahun. Grafologi adalah ilmu yang mempelajari kepribadian seseorang melalui analisis tulisan tangan, termasuk bentuk huruf, ukuran, spasi, dan tekanan pena.

Ia telah menganalisis ribuan tulisan tangan dari berbagai kalangan, termasuk tokoh nasional seperti Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan beberapa selebritas Indonesia. Selain itu, ia aktif berkontribusi di tingkat internasional dengan menjadi pembicara di konferensi-forensik dan grafologi, seperti di kampus La Universidad Interamericana para el Desarrollo di Meksiko pada September 2024.

Saat ini, Gusti Ayu Dewi sedang menempuh studi Magister Informatika (Master AI) di School of Computer Science Universitas Nusa Putra, menggabungkan keahliannya antara grafologi dengan perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Selain sebagai praktisi grafologi, ia juga terlibat dalam pembinaan dan pelatihan, termasuk memberikan kuliah umum kepada aparat kepolisian (Polwan) untuk mengoptimalkan analisis tulisan tangan dalam tugas penegakan hukum. Ia juga mendirikan Indonesian School of Graphologist (ISOG) untuk memfasilitasi pendidikan profesional di bidang grafologi.

Awal Perseteruan

Perseteruan awal antara Ferry Irwandi dan Gusti Ayu Dewi bermula dari tuduhan Gusti Ayu Dewi yang menuduh Ferry Irwandi memanipulasi video viral terkait penangkapan anggota TNI oleh Brimob dalam insiden demonstrasi rusuh di Palembang. Gusti mengklaim bahwa Ferry menambahkan narasi yang tidak ada dalam video aslinya, sehingga menciptakan kesan provokasi terhadap TNI dan berpotensi memicu perpecahan di masyarakat.

Merasa dituduh tidak benar, Ferry Irwandi membuka bukti komunikasi dalam WhatsApp Grup (WAG) yang diduga melibatkan Gusti Ayu Dewi dan para pejabat atau komisaris, yang menurut Ferry adalah upaya sistematis untuk menjatuhkan dirinya. Ia bahkan menunjukkan tangkapan layar isi grup yang berisi postingan foto senjata api, menegaskan tidak takut dan siap membuka semuanya jika diperlukan.

Konflik ini berkembang menjadi sengketa publik yang memanas di media sosial, dengan Ferry menantang Gusti untuk bertemu dan membicarakan masalah ini secara terbuka, sementara Gusti menolak tuduhan manipulasi tersebut dan meminta Ferry untuk tidak menyerangnya secara pribadi.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi B DPRD Surabaya Dukung KKN Mahasiswa Kembangkan SWK

    Komisi B DPRD Surabaya Dukung KKN Mahasiswa Kembangkan SWK

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 175
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya masih menghadapi tantangan serius dalam menarik minat pengunjung. Merespon hal ini, Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Surabaya Agoeng Prasodjo menyarankan pemkot surabaya melibatkan mahasiswa melaksanaan kuliah kerja nyata (KKN) khususnya untuk mengembangkan Sentra Wisata Kuliner (SWK) di berbagai wilayah Surabaya. “Kalau adik-adik […]

  • Informasi Terkini tentang Kematian Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal, Salat Jenazah Diadakan di Masjid As-Syarif

    Informasi Terkini tentang Kematian Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal, Salat Jenazah Diadakan di Masjid As-Syarif

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar telah meninggal dunia. Kabar ini disampaikan oleh Boyamin Saiman, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). Ia mengkonfirmasi bahwa salat jenazah akan dilaksanakan setelah waktu Ashar di Masjid As-Syarif. Boyamin Saiman menyampaikan kabar duka tersebut melalui wawancara dengan media. Ia juga meminta doa bagi kepergian Antasari Azhar. […]

  • Warga Semper Jakut Menang! Gugatan Class Action LBH Jakarta Dikabulkan Setelah 16 Tahun

    Warga Semper Jakut Menang! Gugatan Class Action LBH Jakarta Dikabulkan Setelah 16 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Perjuangan Panjang Warga Kampung Semper Berakhir dengan Kemenangan Hukum DIAGRAMKOTA.COM – Setelah 16 tahun berjuang, warga Kampung Semper di Cilincing, Jakarta Utara akhirnya mendapatkan kemenangan dalam gugatan terhadap penggusuran paksa yang terjadi pada tahun 2009. Kemenangan ini menjadi tanda berakhirnya perjuangan panjang yang dilakukan warga bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dalam menuntut keadilan. Direktur LBH […]

  • Kemenperin Umumkan Kinerja Industri Manufaktur, Ini Rincian Sub-Sektorannya

    Kemenperin Umumkan Kinerja Industri Manufaktur, Ini Rincian Sub-Sektorannya

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Kinerja Industri Manufaktur Indonesia dalam Evaluasi Satu Tahun Pemerintahan DIAGRAMKOTA.COM – Dalam evaluasi kinerja pemerintahan selama satu tahun terakhir, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyampaikan data mengenai pertumbuhan sektor manufaktur. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari penilaian terhadap berbagai aspek kebijakan dan program yang diterapkan. Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan bahwa industri manufaktur menghadapi dinamika perdagangan global yang […]

  • Harga Emas di Pegadaian, UBS ,Galeri24 Kasus Pencurian Emas, Lumajang

    Perubahan Harga Emas di Pegadaian: UBS dan Galeri24 Naik Lagi

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DIDAGRAMKOTA.COM – Harga emas batangan yang ditawarkan oleh dua merek utama, yaitu UBS dan Galeri24, kembali mengalami kenaikan pada hari Rabu, 11 Februari 2026. Kenaikan ini terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, dengan harga masing-masing produk meningkat dari harga sebelumnya. Peningkatan Harga Emas UBS dan Galeri24 Emas UBS kini berada di angka Rp3.002.000 per […]

  • Antasari Azhar

    Berita Duka: Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal di Usia 72 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 323
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Berita duka datang dari dunia hukum Indonesia. Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, meninggal pada hari Sabtu, 8 November 2025, di usia 72 tahun. Data yang diperoleh DIAGRAMKOTA.COM menyampaikan bahwa Antasari Azhar meninggal dunia setelah beberapa tahun terakhir mengalami gangguan kesehatan. Ia pernah dirawat di rumah sakit akibat kenaikan kadar gula darahnya. […]

expand_less