Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Kapan Tersangka Kasus Kuota Haji Diumumkan? PBNU: KPK Minta Didoakan

Kapan Tersangka Kasus Kuota Haji Diumumkan? PBNU: KPK Minta Didoakan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KPK Diminta Segera Tetapkan Tersangka dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

DIAGRAMKOTA.COM – Masih belum adanya penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi penentuan kuota haji tambahan 2023-2024 membuat masyarakat mulai mempertanyakan langkah yang diambil oleh lembaga antikorupsi. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengharapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menetapkan sosok tersangka dalam kasus ini.

A’wan PBNU, Abdul Muhaimin, menyampaikan bahwa KPK saat ini justru meminta doa dari para kiai agar bisa segera menetapkan tersangka terkait dugaan korupsi dalam jual beli kuota tambahan haji tahun 2023-2024. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu saat dirinya bersama dua kiai lainnya mengunjungi lembaga antirasuah tersebut pada 26 September 2025.

“Pak Asep minta doa para kiai supaya bisa segera menetapkan tersangka dugaan korupsi terkait jual beli kuota tambahan haji tahun 2023-2024,” ujar Abdul Muhaimin dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Selain itu, Asep Guntur juga meminta kepada PBNU untuk bersabar. Menurutnya, kasus dugaan korupsi jual beli kuota tambahan melibatkan lebih dari 400 travel (biro perjalanan haji), serta aliran dana yang menyebar ke berbagai pihak. Oleh karena itu, tidak semua pihak bisa diperiksa secara langsung. Namun, konstruksi peristiwa tindak pidana dan bukti-bukti yang ada dinilai cukup kuat.

Sebelumnya, KPK telah mengumumkan dimulainya penyidikan perkara dugaan korupsi dalam penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji pada Kementerian Agama (Kemenag) RI periode 2023–2024. Penyidikan ini dimulai sejak 9 Agustus 2025.

Pengumuman dilakukan setelah KPK meminta keterangan mantan Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas, pada 7 Agustus 2025. Selain itu, KPK juga sedang berkomunikasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk menghitung kerugian keuangan negara dalam kasus kuota haji tersebut.

Pada 11 Agustus 2025, KPK mengumumkan penghitungan awal kerugian negara dalam kasus tersebut, yaitu mencapai lebih dari Rp1 triliun. Pihaknya juga mencegah tiga orang untuk bepergian ke luar negeri. Salah satu yang dibatasi adalah Yaqut Cholil Qoumas.

Selain ditangani oleh KPK, Pansus Angket Haji DPR RI sebelumnya juga menyatakan telah menemukan sejumlah kejanggalan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2024. Poin utama yang disoroti oleh Pansus adalah pembagian kuota 50 berbanding 50 dari alokasi sebanyak 20 ribu kuota tambahan yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Saat itu, Kemenag RI membagi kuota tambahan sebagai berikut: sebanyak 10 ribu untuk haji reguler dan 10 ribu sisanya untuk haji khusus. Hal ini ternyata tidak sesuai dengan Pasal 64 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Aturan ini mengatur bahwa kuota haji khusus sebesar 8 persen, sedangkan 92 persen untuk kuota haji reguler.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Gizi Anak Madiun, Polres Bangun SPPG Ke-3 di Balarejo, Ini Pesan AKBP Kemas

    Tingkatkan Gizi Anak Madiun, Polres Bangun SPPG Ke-3 di Balarejo, Ini Pesan AKBP Kemas

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jumlah Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Madiun secara resmi bertambah. Bersamaan dengan upaya Polres Madiun membangun SPPG ketiga di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo. Pembangunan ini dilakukan guna mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa dan mengurangi tingkat stunting di daerah tersebut. Kepala Kepolisian Resor Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan bahwa […]

  • Menjelang Pilkada 2024, Kapolda Jatim Kunjungi Ponpes di Sampang

    Menjelang Pilkada 2024, Kapolda Jatim Kunjungi Ponpes di Sampang

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si mengadakan kunjungan silaturahmi dengan sejumlah tokoh ulama dan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Sampang, Madura, pada Rabu, 14 Agustus 2024. Kunjungan ini dilakukan setelah Kapolda memimpin apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Semeru 2024 di Sampang. […]

  • Pemkot Surabaya Mediasi, Konflik RSUD Soewandhie dan Keluarga Pasien Tuntas

    Pemkot Surabaya Mediasi, Konflik RSUD Soewandhie dan Keluarga Pasien Tuntas

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 215
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Konflik antara RSUD Dr. Mohamad Soewandhie dan keluarga pasien berinisial RM (68) yang terjadi pada Jumat (1/11/2024) dini hari telah diselesaikan dengan damai. Audiensi yang difasilitasi Pemerintah Kota Surabaya mempertemukan kedua pihak di Balai Kota pada Senin (4/11/2024), menghasilkan kesepakatan damai dan saling permohonan maaf. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang Sekretaris Daerah […]

  • Kapan Pendaftaran PIP 2026, Bantuan Pendidikan THR Aparatur Negara 2026

    Kapan Pendaftaran PIP 2026, Bantuan Pendidikan Dibuka untuk Siswa PAUD, SMA dan SMK?

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 121
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program Indonesia Pintar (PIP) adalah salah satu inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk mendukung akses pendidikan bagi siswa dari keluarga tidak mampu. Dengan bantuan ini, anak-anak berusia enam hingga 21 tahun dapat melanjutkan pendidikan mereka tanpa terganggu oleh kendala ekonomi. PIP dirancang untuk mencegah putusnya proses belajar dan memastikan setiap anak memiliki kesempatan sama dalam […]

  • Ucapan Inara Rusli Soal Suami Mapan yang Disangka Insanul Fahmi

    Ucapan Inara Rusli Soal Suami Mapan yang Disangka Insanul Fahmi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laporan selebgram Wardatina Mawa ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025 menjadi awal munculnya isu perselingkuhan antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Wardatina menuduh Inara memiliki hubungan terlarang dengan suaminya. Banyak orang tidak menyangka, situasi semacam ini kembali muncul dalam kehidupan Inara yang baru saja pulih dari masa sulit. Masih terasa hebohnya laporan […]

  • BGN Tidak Menyerap Anggaran MBG

    BGN Tidak Menyerap Anggaran MBG

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Pengembalian Dana Program Makan Bergizi Gratis DIAGRAMKOTA.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengembalikan dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 70 triliun kepada pemerintah. Keputusan ini diambil karena khawatir dana tersebut tidak dapat terserap secara maksimal dalam tahun ini. Tahun ini, BGN menerima alokasi anggaran sebesar Rp 71 triliun serta dana standby senilai Rp […]

expand_less