Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPR Penuhi 6 Poin Tuntutan Rakyat, Masyarakat Tunggu Realisasi Lembaga Lain

DPR Penuhi 6 Poin Tuntutan Rakyat, Masyarakat Tunggu Realisasi Lembaga Lain

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Respons DPR Terhadap Tuntutan Rakyat dan Langkah-Langkah yang Diambil

DIAGRAMKOTA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia akhirnya merespons tuntutan rakyat yang diwujudkan dalam 17+8 Tuntutan Rakyat. Dalam rapat konsultasi pimpinan DPR bersama fraksi-fraksi, lembaga ini mengeluarkan enam poin keputusan yang menjadi langkah awal untuk menanggapi aspirasi masyarakat. Salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah gaji dan tunjangan anggota DPR yang selama ini menjadi sumber ketidakpuasan publik.

Masyarakat kini menantikan respons dari pemerintah, terutama dari institusi seperti TNI dan Polri, dalam menindaklanjuti tuntutan serupa. Pengamat komunikasi politik, Hairunnas, menyatakan bahwa gejolak sosial dan politik pasca-demonstrasi besar pada akhir Agustus 2025 telah memaksa negara untuk membuka ruang baru bagi dialog. Menurutnya, aspirasi publik dalam bentuk 17+8 Tuntutan Rakyat tidak bisa lagi diabaikan oleh para pemegang kekuasaan.

“Langkah DPR untuk menghentikan tunjangan perumahan anggota sejak 31 Agustus 2025 menjadi indikator paling nyata dari kesediaan lembaga legislatif untuk meredam ketidakpuasan publik,” ujar Hairunnas kepada wartawan, Minggu (7/9). Ia menilai keputusan DPR bukan sekadar administrasi teknis, melainkan gestur politik penting di tengah krisis kepercayaan.

Dalam kondisi normal, isu tunjangan mungkin dianggap sepele. Namun dalam konteks krisis legitimasi, keputusan tersebut punya bobot simbolik yang lebih besar. Hairunnas menilai, DPR yang selama ini identik dengan resistensi publik kini berusaha memberi sinyal perubahan. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa implementasi tersebut tetap menjadi ujian terberat.

“Tanpa mekanisme pengawasan publik yang ketat, langkah DPR berisiko menjadi performatif belaka. Bagaimanapun, eksekutif lah yang memegang peran sentral dalam menjalankan kebijakan,” ungkapnya. Ia menekankan, DPR tidak boleh berhenti pada respons simbolik. Sebab, tugas utama mereka adalah pengawasan dan legislasi.

DPR harus memastikan Polri menjalankan reformasi, menekan TNI kembali ke barak, serta mendorong pemerintah menuntaskan agenda reformasi ekonomi.

Enam Poin Keputusan DPR

Enam poin keputusan DPR diumumkan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Senayan, Jakarta, Jumat (5/9). Keputusan itu mencakup pemangkasan fasilitas, moratorium perjalanan dinas ke luar negeri, hingga langkah peningkatan transparansi anggaran parlemen.

Berikut adalah keenam poin keputusan DPR:

  1. DPR RI menyepakati menghentikan pemberian tunjangan perumahan anggota DPR RI terhitung sejak tanggal 31 Agustus 2025.
  2. DPR RI melakukan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri DPR RI terhitung sejak tanggal 1 September 2025, kecuali menghadiri undangan kenegaraan.
  3. DPR RI akan memangkas tunjangan dan fasilitas anggota DPR, setelah evaluasi meliputi biaya langganan;
    a. daya listrik dan
    b. jasa telepon, kemudian biaya komunikasi intensif dan biaya tunjangan transportasi.
  4. Anggota DPR RI yang telah dinonaktifkan oleh partai politiknya tidak dibayarkan hak-hak keuangannya.
  5. Pimpinan DPR menindaklanjuti penonaktifan beberapa anggota DPR RI yang telah dilakukan oleh partai politik melalui mahkamah partai politik masing-masing dengan meminta Mahkamah Kehormatan DPR RI untuk berkoordinasi dengan mahkamah partai politik masing-masing yang telah memulai pemeriksaan terhadap anggota DPR RI dimaksud.
  6. DPR RI akan memperkuat transparansi dan partisipasi publik yang bermakna dalam proses legislasi dan kebijakan lainnya. (*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Bulan Kelahiran Ini Bisa Jadi Sahabat yang Dibutuhkan

    4 Bulan Kelahiran Ini Bisa Jadi Sahabat yang Dibutuhkan

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 144
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setiap individu memiliki cara yang berbeda dalam membangun persahabatan, namun ada beberapa orang yang kehadirannya terasa luar biasa. Mereka bukan hanya teman yang bisa tertawa atau berbagi kisah, tetapi juga tempat kembali ketika dunia terasa terlalu ramai. Dalam ilmu astrologi, beberapa bulan kelahiran memiliki sifat alami yang membuat seseorang menjadi teman yang “dicari oleh […]

  • Jika Sering Menggunakan 8 Frasa Ini, Mereka Bukan Orang Baik Secara Psikologis

    Jika Sering Menggunakan 8 Frasa Ini, Mereka Bukan Orang Baik Secara Psikologis

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banyak orang terlihat ramah, sopan, dan selalu tersenyum. Namun psikologi modern mengingatkan kita akan satu hal penting: kebaikan yang sebenarnya tidak selalu terlihat dari sikap luar, tetapi dari pola bahasa yang konsisten. Kata-kata menjadi cerminan cara seseorang berpikir, melihat orang lain, dan—yang paling penting—bagaimana mereka bersikap terhadap sesama ketika tidak ada keuntungan pribadi. Ahli […]

  • Deklarasi Surabaya Bersatu! Negara Hadir, Premanisme Dinyatakan Musuh Bersama

    Deklarasi Surabaya Bersatu! Negara Hadir, Premanisme Dinyatakan Musuh Bersama

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan perang terbuka terhadap praktik premanisme melalui Doa Bersama Lintas Agama dan Deklarasi Surabaya Bersatu yang digelar di Halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (31/12/2025). Kegiatan yang dihadiri sekitar 2.500 peserta dari 76 organisasi kemasyarakatan, kelompok masyarakat, serta organisasi mahasiswa ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda dimulainya langkah struktural dan […]

  • Proyek Gorong-Gorong di Rangkah Diduga Asal-Asalan, Warga Minta Pemkot Turun Tangan

    Proyek Gorong-Gorong di Rangkah Diduga Asal-Asalan, Warga Minta Pemkot Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 174
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Warga Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, menyoroti kualitas proyek pembangunan gorong-gorong di Jalan Rangkah Gang 5 yang dikerjakan pada Senin (1/9/2025). Pekerjaan infrastruktur tersebut diduga tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang semestinya diterapkan. Sejumlah warga mengeluhkan hasil pekerjaan yang dianggap tidak rapi dan menggunakan material kurang berkualitas. Mereka menilai metode pemasangan […]

  • Pengumuman Kelulusan PPPK Paruh Waktu 2025 di Gorontalo 8 September 2025

    Pengumuman Kelulusan PPPK Paruh Waktu 2025 di Gorontalo 8 September 2025

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Pengumuman Kelulusan PPPK Paruh Waktu Tahun 2025 di Provinsi Gorontalo DIAGRAMKOTA.COM – Pengumuman kelulusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu tahun 2025 telah resmi diumumkan pada hari Senin, 8 September 2025. Sejumlah daerah di Provinsi Gorontalo sudah mulai mengumumkan hasil kelulusannya, salah satunya adalah Kabupaten Bangka Selatan. Pengumuman ini dilakukan secara serentak setelah tanggal […]

  • Hindari Risiko Buruk, Eks Presiden Prancis Dijaga Polisi Selama 5 Tahun di Rutan

    Hindari Risiko Buruk, Eks Presiden Prancis Dijaga Polisi Selama 5 Tahun di Rutan

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Nicolas Sarkozy Akan Dijaga Dua Petugas Kepolisian Selama Hukuman Penjara DIAGRAMKOTA.COM – Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy akan dijaga oleh dua petugas kepolisian selama menjalani hukuman penjara lima tahun di Penjara La Sante, Paris. Keputusan ini dibuat oleh Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nuñez, yang menyatakan bahwa pengamanan tersebut diperlukan untuk memastikan keselamatan mantan presiden yang […]

expand_less