Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Penjelasan Sederhana untuk Perilaku Hutan Saat Gerhana Matahari

Penjelasan Sederhana untuk Perilaku Hutan Saat Gerhana Matahari

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah fenomena yang mengejutkan terjadi di hutan pinus Norwegia saat gerhana matahari parsial terjadi. Para ilmuwan mengamati bahwa pohon-pohon ini tampaknya “berkoordinasi” dalam mengirimkan sinyal listrik sebelum gerhana. Namun, kini muncul teori baru yang mengungkapkan bahwa hal tersebut bisa jadi disebabkan oleh faktor-faktor alami yang lebih sederhana.

Para ilmuwan Ariel Novoplansky dan Hezi Yizhaq dari Universitas Ben-Gurion di Israel menawarkan penjelasan yang berbeda. Mereka percaya bahwa aktivitas listrik yang diamati pada pohon-pohon itu sebenarnya disebabkan oleh penurunan suhu, badai petir, dan beberapa sambaran petir lokal. Hal ini sudah diketahui sebelumnya dapat memicu respons serupa pada tanaman.

“Menurut saya, studi sebelumnya merupakan contoh dari pseudosains yang masuk ke inti penelitian biologis,” ujar Novoplansky. Ia menilai bahwa para peneliti sebelumnya terlalu cepat menyimpulkan bahwa pohon-pohon itu memprediksi gerhana, padahal ada faktor-faktor lingkungan yang lebih sederhana dan telah terbukti memengaruhi respons tanaman.

Pada Oktober 2022, sebuah hutan di Pegunungan Dolomite di Italia utara menunjukkan respons bioelektrik yang unik selama gerhana matahari. Pohon-pohon tua tampak lebih aktif dalam mengirimkan sinyal dibandingkan yang muda. Namun, para ilmuwan menegaskan bahwa respons ini tidak selalu berarti adanya komunikasi antar pohon.

Mereka berargumen bahwa aktivitas ini bisa menjadi tanda pengalaman pohon-pohon tua terhadap peristiwa sebelumnya yang ditransmisikan ke seluruh hutan. Dalam konteks ini, mereka mengusulkan bahwa pohon-pohon spruce merasakan perubahan lingkungan dan menyesuaikan diri dengan gerhana matahari.

Namun, Novoplansky dan Yizhaq menolak argumen tersebut. Mereka menilai bahwa perubahan lingkungan yang terjadi kemungkinan besar adalah badai petir, bukan gerhana. Ada beberapa alasan mengapa studi sebelumnya salah mengambil kesimpulan.

Pertama, gerhana matahari memiliki jalur, magnitudo, dan durasi yang unik, sehingga sulit bagi pohon-pohon tua untuk menggunakan pengetahuan lama untuk memprediksi gerhana berikutnya. Kedua, variasi gravitasi yang mungkin memberi informasi diperkirakan sangat kecil, mirip dengan fase bulan baru.

Selain itu, tidak ada kebutuhan nyata bagi pohon-pohon untuk berkoordinasi menghadapi gerhana. Gerhana ini hanya parsial, dengan penurunan cahaya sekitar 10,5 persen selama dua jam. Tingkat cahaya yang terjadi masih dua kali lipat dari yang bisa dimanfaatkan pohon-pohon.

“Gerhana hanya mengurangi cahaya sekitar 10,5 persen selama dua jam, dengan tingkat cahaya yang sekitar dua kali lipat dari yang bisa dimanfaatkan pohon,” kata Novoplansky. Ia menambahkan bahwa fluktuasi awan di lokasi penelitian mengubah kualitas dan jumlah cahaya secara lebih besar.

Para peneliti juga menyoroti bahwa studi sebelumnya hanya menganalisis tiga pohon dan lima batang kayu, sehingga data yang didapat tidak cukup lengkap. Mereka berargumen bahwa pengukuran yang dilakukan lebih mungkin disebabkan oleh respons individu pohon terhadap petir, bukan kolaborasi hutan secara keseluruhan.

Tanaman memang pernah menunjukkan kemampuan untuk “memprediksi” perubahan lingkungan, seperti bersiap menghadapi kekeringan jika ada tanda-tanda awal di tanah. Namun, ide bahwa hutan bisa memprediksi gerhana matahari tetap dipertanyakan.

Meskipun ada kontroversi, penelitian tentang elektromes pohon (molekul bermuatan yang melewati sel-sel mereka) terus berlanjut. Meski ada ketidaksepahaman terhadap fenomena tertentu, tidak diragukan lagi bahwa penemuan menarik akan segera muncul di bidang ini.

“Aktivitas listrik pohon adalah fenomena nyata, tetapi masih merupakan bidang penelitian yang baru,” ujar Novoplansky. “Ide bahwa variasi sinyal listrik, yang bahkan bisa diamati pada kayu mati, mungkin mencakup ingatan, antisipasi, atau respons kolektif memerlukan beberapa langkah luar biasa, yang belum didukung dalam studi ini.”

“Kehutan yang indah ini cukup menakjubkan tanpa perlu membuat klaim irasional yang tampak fantastis, berdasarkan korelasi semata.”***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batas waktu aktivasi Coretax DJP ASN hingga umum dan cara daftar untuk lapor SPT tahunan 2026

    Batas waktu aktivasi Coretax DJP ASN hingga umum dan cara daftar untuk lapor SPT tahunan 2026

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang pergantian tahun, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus mengingatkan wajib pajak agar segera mengaktifkan akun Coretax DJP. Imbauan ini bukan tanpa alasan. Mulai 2026, seluruh proses administrasi perpajakan—termasuk pelaporan SPT Tahunan orang pribadi dan badan—akan sepenuhnya dialihkan ke sistem Coretax. Banyak wajib pajak kemudian bertanya: apakah ada tenggat waktu aktivasi akun Coretax? DJP […]

  • Pagelaran BFest ke-4 dan HUT ke-41 Sanggar Bougenville Meriahkan Pekan Kebudayaan Daerah ke-5 di Pontianak

    Pagelaran BFest ke-4 dan HUT ke-41 Sanggar Bougenville Meriahkan Pekan Kebudayaan Daerah ke-5 di Pontianak

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Perayaan Bougenville Festival yang Sukses Mengangkat Budaya Lokal DIAGRAMKOTA.COM – Bougenville Festival (BFest) ke-4 yang digelar bersamaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-41 Sanggar Bougenville berlangsung sukses di Museum Kota Pontianak, Sabtu malam (18/10/2025). Acara ini menjadi bagian dari Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) ke-5 dan diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Acara […]

  • Perjalanan Jessie Buckley Menuju Penghargaan Oscar

    Perjalanan Jessie Buckley Menuju Penghargaan Oscar

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jessie Buckley, aktris berbakat asal Inggris, berhasil meraih penghargaan Best Actress dalam ajang Academy Awards 2026 untuk perannya sebagai Agnes dalam film Hamnet. Ini menjadi puncak dari perjalanan yang luar biasa selama musim penghargaan tahun ini. Film Hamnet, yang diarahkan oleh Chloé Zhao dan berdasarkan novel karya Maggie O’Farrell, menggambarkan kisah hidup Agnes, istri […]

  • Menguak Masa Depan: Gadget Canggih Wajib Dimiliki Tahun Ini untuk Transformasi Hidup Anda!

    Menguak Masa Depan: Gadget Canggih Wajib Dimiliki Tahun Ini untuk Transformasi Hidup Anda!

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 328
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menguak Masa Depan: Gadget Canggih Wajib Dimiliki Tahun Ini untuk Transformasi Hidup Anda! Dunia teknologi bergerak dengan kecepatan cahaya, menghadirkan inovasi demi inovasi yang tak hanya memukau, tetapi juga mengubah cara kita bekerja, bermain, dan berinteraksi. Setiap tahun, pasar dibanjiri dengan gadget-gadget baru yang menjanjikan kemudahan, efisiensi, dan pengalaman yang belum pernah ada […]

  • Sinergi Pemerintah dan Komunitas: Bayi Bima Surabaya Kini Punya Akta dan BPJS Aktif

    Sinergi Pemerintah dan Komunitas: Bayi Bima Surabaya Kini Punya Akta dan BPJS Aktif

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 532
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kecamatan Pabean Cantikan bergerak cepat menyelesaikan administrasi kependudukan seorang bayi yang sebelumnya tertahan di sebuah klinik bersalin di Asemrowo, Surabaya. Bayi bernama Bima Febriano kini telah memiliki akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), dan masuk dalam Kartu Keluarga (KK) ibunya setelah penyelesaian biaya persalinan pada Senin (3/2/2025). Camat Pabean Cantikan, Muhammad Januar Rizal, […]

  • Rahasia Ubi Cilembu Bermadu: Tips Simpan, Panggang, dan Jual

    Rahasia Ubi Cilembu Bermadu: Tips Simpan, Panggang, dan Jual

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Pemilihan Ubi Cilembu yang Berkualitas DIAGRAMKOTA.COM – Ubi Cilembu dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan yang memiliki cita rasa manis alami dan tekstur lembut ketika dipanggang. Keistimewaan utamanya terletak pada kemampuannya mengeluarkan madu saat dioven dengan cara yang tepat. Untuk memulai bisnis berbasis produk ini, pemahaman menyeluruh dari pemilihan hingga penjualan sangat penting. Berikut adalah panduan […]

expand_less